Latest Post

Rotasikepri.com, Batam - Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat mengatakan kedua tersangka berinisial AF (32) dan NS (32). Keduanya diduga sudah menjalankan tugas menjemput dan mengantarkan narkotika selama sekitar satu tahun.


"Selama periode tersebut, mereka disebut telah melakukan sekitar 15 kali penjemputan narkotika," kata Arman.


Menurut Arman, narkotika tersebut bukan untuk diedarkan di Riau. Barang haram itu rencananya dibawa ke luar daerah.


Polisi juga mendalami dugaan aliran dana dari bisnis narkotika tersebut. Penyidik membuka kemungkinan menerapkan pasal tindak pidana pencucian uang (TPPU).


Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira menjelaskan, kasus ini terungkap setelah tim gabungan menerima informasi mengenai rencana penyelundupan narkotika dalam jumlah besar melalui Dumai.


Petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga mengetahui kedua tersangka sudah berada di Pekanbaru.


"Informasi tersebut kemudian dikembangkan oleh petugas, dan mengetahui pelaku sudah berada di Kota Pekanbaru," ujar Putu.


Polisi lalu menghentikan dan menggeledah kendaraan yang digunakan kedua tersangka. Hasilnya, petugas menemukan empat tas besar berisi 47 bungkus narkotika. Total barang bukti yang disita mencapai 46,9 kilogram.


Dari pemeriksaan sementara, kedua tersangka mengaku menjalankan perintah seseorang yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).


Keduanya disebut dijanjikan upah Rp50 juta untuk pengiriman kali ini. Adapun bayaran untuk setiap perjalanan disebut berkisar Rp50 juta hingga Rp100 juta.


"Narkotika tersebut dijemput dari Dumai untuk dibawa ke Pekanbaru. Selanjutnya, barang tersebut rencananya akan diteruskan ke Medan setelah ada instruksi lebih lanjut," jelas Putu.


Polisi masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap sosok yang memerintahkan pengiriman serta jaringan yang terlibat.


Terpisah, Danpomdam XIX/Tuanku Tambusai Kolonel Cpm Yudi Wahyudi menegaskan pihaknya akan menindak tegas prajurit yang terbukti terlibat dalam peredaran narkotika.


"Tidak ada toleransi terhadap anggota TNI yang terbukti terlibat dalam jaringan peredaran narkoba. Penanganan perkara akan dilakukan secara profesional, transparan, dan objektif sesuai ketentuan hukum yang berlaku," kata Yudi.


Yudi menyebut oknum prajurit yang terbukti melanggar hukum dapat dijatuhi sanksi hingga pemecatan. Meski demikian, proses hukum tetap harus berjalan sesuai prosedur.


Saat ini, AF telah ditahan di sel Pomdam untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.


"Saat ini, oknum anggota TNI AF (Babinsa di Langkat) tersebut telah ditahan di sel Pomdam untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.(Red*)



Rotasikepri.com
, Batam -  Kapolda Kepulauan Riau, Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM., melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama tokoh masyarakat Kecamatan Galang di Restoran Kelong Indah Jaya, Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Kota Batam. 

Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antara Polri, pemerintah, dan tokoh masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif. Pada Rabu, (21/10/2026). Pukul 12.00 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolda Kepri, Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., para pejabat utama Polda Kepri dan Polresta Barelang, Kapolsek Galang, Iptu Hendrizal, S.Pd.I., M.Pd., Camat Galang, Danang Prilasandi, Ketua LAM Galang, Bakri, Staf KUA Galang, Daman, serta sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi masyarakat di Kecamatan Galang.

Turut hadir Tokoh Masyarakat Sembulang, Siti Hawa alias Nek Awe, Ketua IKRAL, Sopian, Lang Laut, Amir, Ketua Gapoktan Argo Makmur, Eka Susanto, Staf Kelurahan Sijantung, Adi, Tokoh Masyarakat Dapur Tiga, Fandi, Tokoh Masyarakat Pulau Panjang, Abu Bakar, Ketua LPM Kelurahan Sembulang, Sukri, Tokoh Pemuda Dapur Tiga, Aslan, Ketua RW Pulau Nguan, Ghafur, para Ketua RT dan RW Sijantung, serta personel Polda Kepri, Polresta Barelang, dan Polsek Galang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Kapolda Kepri bersama rombongan pejabat utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang beserta rombongan pejabat utama Polresta Barelang, Bhayangkari Polda Kepri, dan para tokoh masyarakat Kecamatan Galang sekitar pukul 12.15 WIB. 

Selanjutnya, seluruh peserta melaksanakan makan siang bersama sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang akrab dan mempererat hubungan antara jajaran kepolisian dengan masyarakat.

Dalam sambutannya Kapolda Kepri, Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat yang telah hadir dalam kegiatan silaturahmi tersebut. 

Ia berharap pertemuan ini menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat Kecamatan Galang, sekaligus membuka ruang komunikasi yang baik dalam menyampaikan aspirasi, masukan, maupun permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Kapolda Kepri juga menegaskan bahwa Polri siap menjadi pihak yang netral dalam membantu masyarakat mencari penyelesaian permasalahan secara adil. 

Ia berharap masyarakat tidak ragu menjadikan Polri sebagai tempat untuk menyampaikan keluh kesah dan persoalan yang membutuhkan perhatian. 

Menurutnya, komunikasi dan kerja sama yang baik antara kepolisian dan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Galang.

“Terima kasih kepada para tokoh masyarakat yang telah hadir dalam kegiatan silaturahmi siang ini. Semoga kegiatan ini dapat menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi antara Polri dan masyarakat Kecamatan Galang. 

Kami berharap masyarakat dapat menjadikan kami sebagai tempat untuk menyampaikan keluh kesah, dan kami siap menjadi pihak yang netral demi mencapai hasil yang adil untuk kenyamanan masyarakat, khususnya di Kecamatan Galang. Semoga silaturahmi ini dapat selalu kita jaga demi menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolda Kepri.

Sebagai bentuk penghormatan dan penguatan hubungan antara kepolisian dengan masyarakat setempat, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan tanjak dari Aliansi Kelompok Ikatan Besar Rempang Galang (IKRAL) kepada Kapolda Kepri. 

Momen tersebut menjadi bagian dari rangkaian silaturahmi yang mencerminkan semangat kebersamaan serta pentingnya menjaga hubungan harmonis antara Polri dan elemen masyarakat di Kecamatan Galang.

Sekitar pukul 13.10 WIB, Kapolda Kepri bersama rombongan meninggalkan Restoran Kelong Indah Jaya untuk melanjutkan perjalanan menuju Sekolah Rakyat Terintegrasi Merah Putih guna melakukan pengecekan. 

Seluruh rangkaian kegiatan silaturahmi selesai sekitar pukul 13.20 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman serta kondusif.

Melalui kegiatan ini, Polda Kepri bersama Polresta Barelang berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di Kecamatan Galang. 

Polri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat persatuan, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis. 

Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin menyampaikan laporan dan pengaduan dapat menghubungi layanan Polisi 110 yang siap menjadi sarana komunikasi masyarakat dengan Polri.(Red)



Rotasikepei.com, Batam — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam di bawah naungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau melaksanakan apel pagi yang dirangkaikan dengan kenaikan pangkat Pegawai Negeri Sipil (PNS) Golongan III serta pemberian penghargaan kepada pegawai dengan kategori disiplin dan pelayanan terbaik. Kegiatan berlangsung di Lapangan Depan Lapas Batam, Senin (19/10), dengan Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, bertindak sebagai pembina apel.


Apel pagi berlangsung dengan tertib dan khidmat, diikuti oleh jajaran petugas Lapas Batam. Rangkaian kegiatan meliputi pembacaan teks Pancasila, Tri Dharma Petugas Pemasyarakatan, Ikrar Petugas Pemasyarakatan, serta enam bidang perubahan Zona Integritas sebagai bentuk penguatan komitmen seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan menjaga integritas.


Pada kesempatan tersebut, dilakukan penyematan tanda kenaikan pangkat dan menyampaikan surat keputusan kepada pegawai PNS Golongan III. 

Kenaikan pangkat ini menjadi bentuk atas pengabdian sekaligus amanah untuk terus meningkatkan kinerja, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas sebagai aparatur negara.


Apel pagi juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada pegawai dengan kategori disiplin dan pelayanan terbaik. 

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi pegawai dalam menjaga kedisiplinan serta memberikan pelayanan yang optimal. 

Diharapkan, penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk meningkatkan kinerja dan menjadikan disiplinan serta pelayanan prima sebagai budaya kerja


Dalam amanatnya, Kalapas Batam Yosafat Rizanto menegaskan agar seluruh jajaran tidak main-main dalam menjalankan tugas dan tidak lagi melakukan pelanggaran tata tertib. 

Ia mengingatkan bahwa setiap petugas harus serius dalam menjalankan tanggung jawab, mematuhi aturan yang berlaku, serta menjaga sikap dan perilaku sebagai aparatur pemasyarakatan. 


Kedisiplinan dan kepatuhan terhadap tata tertib merupakan hal mendasar yang harus diterapkan secara konsisten oleh setiap pegawai.

Kalapas juga pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tugas. 


Seluruh jajaran diharapkan mampu menjadi teladan, menghindari tindakan yang bertentangan dengan aturan, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada maupun warga masyarakat binaan dengan mengedepankan sikap humanis, responsif, dan bertanggung jawab.


Melalui apel pagi yang dirangkaikan dengan kenaikan pangkat dan pemberian penghargaan ini, Lapas Batam berkomitmen untuk memperkuat budaya kerja yang disiplin, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan prima. 

Momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh jajaran agar senantiasa mematuhi tata tertib, melaksanakan tugas secara profesional, serta memberikan pelayanan terbaik demi terwujudnya masyarakat yang akuntabel dan humanis.(*)



Rotasikepri.com, Batam - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menjemput peluang investasi baru dari Korea Selatan melalui South Korea Aero Summit 2026 dan pertemuan dengan KBRI Seoul, pada Rabu (21/10/2026).


Langkah ini memperkuat momentum lonjakan investasi Korea Selatan di Batam, terutama pada infrastruktur dan konektivitas.


Agenda tersebut dihadiri oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, didampingi Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, serta Direktur Badan Usaha Kawasan Bandara BP Batam, Kurnia Budi.


Berdasarkan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI, realisasi investasi Korea Selatan di Kota Batam pada semester I 2026 mencapai Rp1,175 triliun atau sekitar USD65,1 juta.


Nilai tersebut mencapai 34,1 kali realisasi sepanjang 2025 sebesar Rp34,41 miliar, serta tumbuh 4.169,8 persen dibandingkan semester I 2025.


Capaian itu menempatkan Korea Selatan sebagai investor asing terbesar ketiga di Batam, dengan kontribusi 6,60 persen terhadap total penanaman modal asing.


Profil investasinya juga mengalami pergeseran. Pada 2025, investasi Korea Selatan tersebar pada sektor perikanan, alat transportasi, mesin dan elektronik, serta kimia dan farmasi.


Pada semester I 2026, sekitar Rp1,170 triliun atau 99,6 persen terkonsentrasi pada sektor transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi, terutama melalui PT Bandara Internasional Batam.


Momentum tersebut menjadi bekal Anggota/Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, saat menjadi pembicara dalam South Korea Aero Summit pada 21–22 Oktober 2026.


Ia memperkenalkan peluang industri penerbangan, perawatan dan perbaikan pesawat (maintenance, repair, and overhaul/MRO), kargo udara, serta industri pendukung Bandara Internasional Hang Nadim.


“Landasan pacu harus menjadi landasan tumbuhnya investasi dan kesejahteraan,” ujar Fary.


Menurutnya, pengembangan Hang Nadim perlu terhubung dengan kawasan industri dan rantai pasok global, yang didukung dengan kepastian regulasi, kemudahan berusaha, dan kepercayaan investor menjadi fondasi untuk menarik investasi berkelanjutan.


Pada kesempatan tersebut, delegasi BP Batam juga bertemu dengan KBRI Seoul dan diterima Wakil Duta Besar RI, Ali Andika Wardhana.


Pertemuan ini dikhususkan untuk mengidentifikasi perusahaan Korea yang berpotensi berekspansi, memfasilitasi pertemuan bisnis, serta mendorong kunjungan calon investor ke Batam.


Peluang tersebut didorong untuk memaksimalkan status Batam sebagai kawasan perdagangan bebas, yang juga memiliki empat Kawasan Ekonomi Khusus, dan 31 kawasan industri.


Sektor yang dibidik juga tidak main-main, yakni mencakup elektronik dan semikonduktor, komponen kendaraan listrik, rekayasa presisi, penerbangan, logistik, serta teknologi digital.


Rangkaian kunjungan pada 20–24 Oktober 2026 juga mencakup pembelajaran pengelolaan bandar udara dan kawasan ekonomi di Incheon, dengan tujuan untuk memperkuat ekosistem Hang Nadim sekaligus mengubah jejaring internasional menjadi proyek konkret, penguatan industri, dan peluang kerja bagi masyarakat Batam.(Red*)



Rotasikepri.com
, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Biro Sumber Daya Manusia bekerja sama dengan LPK Bhakti Tidar Nusantara menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi BNSP K3 Konstruksi, K3 Lingkungan, dan K3 Listrik di Hotel Santika, Senin (19/10/2026).

Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala Bagian Perencanaan, Pengembangan dan Administrasi SDM, Santo Prastowo, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pegawai dalam penerapan keselamatan dan kesehatan kerja.

Dalam sambutannya, Santo menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat pemahaman pegawai terhadap prinsip K3 serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam pelaksanaan tugas.

Menurutnya, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh di lingkungan kerja masing-masing.

“Seluruh materi yang diperoleh selama pelatihan ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas dan fungsi masing-masing. Dengan demikian, manfaat pelatihan tidak hanya dirasakan oleh peserta, tetapi juga mendukung peningkatan kinerja organisasi,” ujar Santo.

Pelatihan ini membekali peserta dengan pemahaman mengenai risiko pekerjaan, penerapan standar keselamatan kerja, serta penggunaan alat pelindung diri untuk mendukung pelaksanaan pekerjaan yang aman dan efektif.

Melalui pembelajaran pada bidang konstruksi, lingkungan, dan listrik, peserta diharapkan semakin mampu mengenali potensi bahaya serta melakukan langkah pencegahan sesuai karakteristik pekerjaannya.

Santo juga berharap pengetahuan dan pengalaman yang dibagikan para narasumber dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas kerja sekaligus meminimalkan risiko yang berpotensi mengganggu kelancaran pelaksanaan tugas.

Upaya pengembangan kompetensi tersebut sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan profesionalisme pegawai untuk mendukung kinerja serta pelayanan BP Batam.

Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, BP Batam terus mendorong penerapan budaya kerja yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan, sehingga manfaat pengembangan kompetensi pegawai dapat berkontribusi terhadap peningkatan kinerja organisasi. (Red*)




Rotaskepei.com, Batam -  Petugas Pelayanan Masyarakat SPKT Polresta Barelang melaksanakan pelayanan kepada masyarakat yang datang untuk menyampaikan laporan dan pengaduan, khususnya terkait kehilangan dokumen penting. 


Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polresta Barelang dalam memberikan pelayanan kepolisian yang profesional, responsif, ramah, dan humanis, sekaligus mendukung pelaksanaan Program 4 Quick Wins Kapolri. Kegiatan berlangsung di Gedung Parama Satwika, Ruang Pelayanan SPKT Polresta Barelang, pada Rabu, (21/10/2026). Pukul 09.00 WIB hingga selesai.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut berada di bawah tanggung jawab Ka SPKT, AKP Djulmi Aswirman, dengan didukung oleh personel pelaksana, yaitu Banit SPKT, Aiptu Ferry Apriyon,  Aipda Khairul, Brigadir Irvan Marudut Simanjuntak. 


Para personel melaksanakan tugas pelayanan secara langsung dengan mengedepankan sikap sopan, ramah, dan penuh tanggung jawab dalam membantu setiap masyarakat yang membutuhkan pelayanan kepolisian.


Petugas Yanmas SPKT memberikan pelayanan kepada masyarakat yang datang untuk melaporkan kehilangan dokumen. 


Dalam proses tersebut, personel melakukan pelayanan sesuai prosedur serta membantu masyarakat memperoleh surat keterangan kehilangan sebagai dokumen pendukung untuk keperluan pengurusan administrasi maupun proses selanjutnya pada instansi terkait.


Sebagai bentuk respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat, petugas SPKT berupaya memberikan pelayanan secara efektif dan tepat, sehingga masyarakat dapat memahami tahapan yang harus dilakukan dalam pengurusan laporan kehilangan. 


Pelayanan yang diberikan juga mengutamakan kejelasan informasi, ketelitian administrasi, serta kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian.


Selain mengedepankan kecepatan dan ketepatan, personel SPKT Polresta Barelang juga menjunjung tinggi profesionalisme dengan memberikan pelayanan yang ramah, transparan, dan tidak dipungut biaya. 


Pendekatan humanis tersebut diharapkan dapat memberikan rasa nyaman kepada masyarakat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri, khususnya dalam pelayanan laporan dan pengaduan di SPKT.


Melalui kegiatan ini, Polresta Barelang terus berupaya mendukung Program 4 Quick Wins Kapolri dengan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang responsif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. 


Kehadiran petugas yang siap membantu di ruang pelayanan SPKT menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Polri untuk memberikan pelayanan yang mudah diakses, cepat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


Selama kegiatan berlangsung, situasi di Gedung Parama Satwika, Ruang Pelayanan SPKT Polresta Barelang, terpantau aman dan kondusif. 


Polresta Barelang mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian apabila membutuhkan bantuan, menyampaikan laporan, atau mengajukan pengaduan. 


Masyarakat juga dapat menghubungi Layanan Polisi 110 untuk memperoleh bantuan kepolisian secara cepat sesuai kebutuhan.(Red)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.