Articles by "Polri"

Tampilkan postingan dengan label Polri. Tampilkan semua postingan


Bali,Rotasikepri.com -- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan beberapa hal penting dalam Apel Kasatwil Polri. Dihadapan personel, Ia meminta agar capaian pengendalian pandemi Covid-19 yang sudah sangat baik terus dipertahankan. Atas hal ini, Kapolri mengapresiasi seluruh kerja keras personel Polri dalam penganganan Covid-19 selama ini. 


“Dalam kesempatan ini saya selaku Kapolri mengucapkan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya pada seluruh personel Polri baik di Mabes, Polda, maupun di pulau terjauh, terpencil yang telah melaksanakan seluruh kerja kerasnya. Keberhasilan penanganan Covid-19 tidak lepas dari kerja keras rekan-rekan semua. Saya ucapkan makasih dan apresiasi setinggi tingginya,” kata Kapolri saat memberikan pengarahan Apel Kasatwil, Jumat (3/12) malam.
 

Mantan Kapolda Banten ini menilai, kerja keras yang dilakukan seluruh personel Polri dalam menangani pandemi Covid-19 membuahkan optimisme bangkitnya negara untuk bisa keluar dari hantaman Pandemi. 


Disamping itu, lanjutnya, dengan laju Covid-19 yang dapat dikendalikan dengan baik maka Indonesia berhasil dan sukses menyelenggarakan sejumlah event nasional seperti PON di Papua, maupun internasional World Superbike di Mandalika, NTB serta Indonesia Badminton Festival (IBF) di Bali yang sedang berlangsung. 


Bahkan, berkat kerja keras bahu membahu tangani Covid-19, Kapolri menekankan, Indonesia dipercaya untuk menyelenggarakan Presidensi G20 dan event MotoGP di Sirkuit Mandalika. 


“Karena itu tentunya dalam kesempatan ini saya dorong rekan-rekan terus pertahankan posisi yang diraih berbagai pencapaian dan ucapan apresiasi ke seluruh rekan-rekan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus pertahankan,” ujar Kapolri. 


Masih dalam sambutannya, Kapolri menyinggung transformasi menuju Polri Presisi. Terkait hal itu mantan Kabareskrim ini menekankan bahwa hal itu bisa menjadi upaya untuk menjawab tantangan masyarakat yang mengharapkan Polri lebih baik. Disamping itu, transformasi perubahan adalah sebuah keharusan sebagai organisasi modern. 


Dari evaluasi pencapaian transisi menuju Polri Presisi, Kapolri melihat kuantitas capaian sudah cukup bagus. Dimana rata-rata di atas 95 persen. Meski secara kuantitas positif, Ia mengharapkan agar kualitas dari program-program yang dibuat serta inovasi yang dilakukan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. 


“Karena jargon salam Presisi tidak hanya berhenti sampai disitu. Tapi gimana kemudian salam Presisi betul-betul dirasakan di hati masyarakat,” ucap Sigit. 


Oleh sebab itu, dalam kerangka ini Kapolri meminta agar seluruh jajarannya menghindari tindakan-tindakan kontraproduktif yang berdampak kepada organisasi. Untuk itu, lanjut Kapolri, oknum-oknum yang manfaatkan situasi sehingga mencemari dan menciderai, ia mengingatkan agar mereka menghormati komitmen personel lain yang sudah bekerja dengan baik. 


“Artinya secara kuantitas turun, namun hanya beberapa peristiwa pelanggaran yang kemudian diviralkan maka kepercayaan publik ke kita langsung turun,” kata Kapolri. 


Kapolri mengingatkan sekali lagi, bahwa transformasi perubahan mutlak harus dilakukan dan menjadi arus pikir bersama seluruh personel. Pasalnya, kata dia, Polri sebagai organisasi besar harus menyesuaikan dengan kondisi dan keadaan ditengah perkembangan zaman. 


Lantas Kapolri mengurai, setiap personel Polri wajib memiliki tiga kompetensi didalamnya, yakni kompetensi teknis, hal ini terkait dengan profesionalisme. Kompetensi leadership yang mumpuni saat memimpin dari satuan terkecil hingga terbesar dan kompetensi etika. 


Kapolri tak cukup khawatir dengan dua kompetensi yang ia anggap telah dimiliki seluruh personel. Namun ia menitik beratkan kompetensi etika, yakni bagaimana mengubah kultur budaya organisasi dalam benaknya. 


“Yang paling sulit kompetensi etika inilah yang tentunya akan mereka kultur dan budaya organisasi gimana kita tanamkan nilai baik untuk dibiasakan sehingga itu menjadi perilaku keseharian itu menjadi suatu modal keutamaan tanpa kita sadar kalau ini bisa kita lakukan maka risiko untuk lakukan pelanggaran akan berkurang,” papar Kapolri.


Kapolri sangat yakin, jika dapat mengubah kultur budaya organisasi maka bisa dipastikan Polri akan sangat betul-betul dicintai dan sangat dekat dengan masyarakat. 


“Ini adalah hal yang mungkin paling sulit karena memang gimana kita harus mampu mengubah dari zona nyaman namun disisi lain ini harus kita lakukan. Apabila kita ingin organisasi kita jadi baik, apabila kita ingin anggota kita baik, tanamkan budaya untuk berbuat baik. Ini harus dilakukan berulang-ulang,” ujar Kapolri.


Selanjutnya, manajemen metode yang dimana transformasi Polri Presisi untuk mengedepankan pola Pemolisian Prediktif guna mencegah dan menyelesaikan segala permasalahan sosial dan kejahatan di masyarakat. Hal itu juga mengatur soal tugas dengan melakukan pendekatan Pre-emtif, Preventif dan Represif. 


"Kedepan tentunya kita juga menginginkan Polri dapat memanfaatkan teknologi informasi yang dapat terkoneksi dengan satu kesatuan big data, contohnya yang dimiliki Kemenkes untuk aplikasi PeduliLindungi. Ini tentunya menjadi sangat baik apabila kita dapat mengelola semua data menjadi satu antara kementerian/lembaga. Sehingga peristiwa di suatu tempat dapat kita baca dan kita lakukan upaya Pre-emtif dan Preventif sebelum kejahatan terjadi. Ini merupakan cita-cita dan harapan kedepan," kata Kapolri.


Selanjutnya soal manajemen sarana dan prasarana. Dalam hal ini, jajaran Polri diminta untuk terus menyesuaikan lingkungan strategis yang akan dihadapi kedepannya. Dalam hal ini, tentunya harus dipastikan seluruh kebutuhan pelaksanaan tugas disiapkan guna menghadapi tantangan tugas kedepannya. 


Dan keempat adalah manajemen anggaran. Untuk hal ini, Kapolri meminta untuk terus mempertahankan tren positif yang ada dengan cara terus melaksanakan tugas dengan baik dan mempertanggungjawabkan kepercayaan yang telah diberikan oleh negara terhadap Polri. 


Masih dalam pengarahannya, Kapolri juga menyinggung soal jiwa kepemimpinan yang harus bisa menjadi teladan bagi seluruh anggotanya. Sehingga, transformasi pengawasan harus terus dilaksanakan kedepannya. Karena itu para Kasatwil, kata Kapolri, harus mau turun ke bawah untuk mengetahui permasalahan dan kesulitan apa yang dihadapi oleh jajarannya. 


"Sehingga pada saat kita ambil keputusan atau memberikan perintah, akhirnya perintah tersebut benar. Jadi sangat penting bagaimana saat situasi sulit kita turun ke lapangan. Kemudian kita ambil langkah untuk ambil alih terhadap permasalahan yang ada. Ini menjadi penting," ujar Kapolri. 


Tak hanya itu, menurut Kapolri, pemimpin harus mampu memberikan pemahaman terhadap anggota untuk membiasakan berbuat baik mulai dari hal terkecil. Dengan membiasakan berperilaku positif, hal tersebut akan selalu tertanam dalam mindset sehari-hari. Tentunya itu memiliki dampak untuk perseorangan maupun organisasi. 


"Kita tentunya harus kita biasakan lakukan hal-hal yang sifatnya berbuat baik. Mulai dari hal kecil saja, seperti misalnya kegiatan menyeberangkan anak-anak kecil, orng tua, dorong mobil. Hal kecil seperti itu," tutup Kapolri.(RK)



Bali,RotasiKepri.com -- Mabes Polri menggelar Apel seluruh Kepala Satuan Wilayah (Kasatwil) mulai dari Kapolda hingga Kapolres. Agenda tersebut membahas sejumlah pemantapan hal, mulai dari persiapan agenda kenegaraan hingga penanganan dan pengendalian Covid-19. 


"Polri menggelar apel Kasatwil, ini memang dalam rangka untuk menyatukan persepsi. Kemudian juga mempersiapkan agenda-agenda penting yang harus dilakukan Polri, baik diakhir tahun 2021 ini maupun diawal 2022," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di Bali, Jumat (3/12).


Dengan suksesnya event nasional dan internasional yang akan digelar di Indonesia, maka hal itu juga akan berpengaruh pada pertumbuhan perekonomian masyarakat. 


Dedi mengungkapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi), dalam pengarahannya juga meminta kepada seluruh Kasatwil untuk terus berada di garda terdepan dalam rangka penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19. 


Presiden, kata Dedi, juga menekankan persiapan penanganan dan pengendalian yang dilakukan untuk mencegah dan bentuk antisipasi masuknya varian baru Covid-19, Omicron. 


"Kegiatan ini antara lain tadi diharapkan oleh Bapak Presiden, mengingatkan yang pertama tentang penanganan Covid-19. Kita harus berhati-hati menghadapi varian terbaru untuk Covid-19 yaitu Omicron," ujar Dedi.


Dedi menekankan, kepolisian diminta untuk tetap tidak lengah dan abai dengan kondisi Pandemi Covid-19 di Indonesia, meskipun sudah mengalami penurunan saat ini. Ia menyebut, bersama dengan TNI, Polri akan terus melakukan akselerasi vaksinasi, penguatan 3M, dan 3T serta penerapan kedisiplinan protokol kesehatan (prokes). 


"Kita tidak boleh lengah, kita tidak boleh abai, meskipun saat ini Indonesia diposisi bisa dikatakan cukup baik dalam hal penanganan Covid-19. Kalau kita termasuk salah negara yang sudah menduduki level 1," tutur Dedi.

Guna mengantisipasi lonjakan pertumbuhan Covid-19 di saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), Dedi mengatakan, sebagaiman arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri bakal memperkuat pengawasan melalui Posko PPKM Mikro. 


"Untuk Nataru kita merujuk pada Inmendagri. Bahwa, semuanya diterapkan regulasi level 3. Polri sudah persiapkan itu, dengan menggelar pos, serta melaksanakan optimalisasi posko PPKM Mikro yangada di tingkat RT/desa itu akan diperketat. Termasuk di lokasi atah daerah yang menjadi tujuan para pemudik. Posko PPKM akan lebih dimaksimalkan," kata Dedi.


Tak hanya itu, Dedi juga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi memberikan apresiasi kepada Polri lantaran  menggelar lomba mural dan orasi. Yang dimana, hal itu memberikan ruang soal kemerdekaan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi atau pendapat. 


"Kemudian beliau juga memberikan apresiasi juga, ya khususnya terkait masalah kemerdekaan menyampaikan pendapat. Polri sudah membuka diri, dengan langsung mensosialisasikan, menggelar mural. Dan Polri juga sudah menyiapkan juga kegiatan-kegiatan kemerdekaan menyampaikan pendapat dimuka publik. Antara lain dengan berencana kita menggelar lomba orasi unjuk rasa, ini yang beliau tekankan," papar Dedi.


Kegiatan Apel Kasatwil tersebut digelar secara Offline dan Online. Adapun peserta yang hadir secara langsung sebanyak 27 PJU Mabes Polri dan 102 personel jajaran Kapolda, Karo Ops dan Dir Intelkam Polda. Sedangkan, yang secara daring, 1.513 jajaran.(RK)

 


Batam,RotasiKepri.com --  Bertempat di Lapangan Damkar Bandara Hang Nadim Kota Batam, Kepolisian Daerah Kepulauan Riau menggelar Apel dalam rangka Pelepasan Personil Sat Brimob Polda Kepri Kompi Penugasan Bko Polda Metro Jaya. Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Dr. Aris Budiman, M.Si., yang dihadiri oleh Irwasda Polda Kepri, PJU Polda Kepri dan PJU Sat Brimob Polda Kepri. Rabu (1/12/2021). 


Dalam sambutannya, Kapolda Kepri Irjen Pol. Dr. Aris Budiman, M.Si., menyampaikan "Laksanakan tugas kita dengan hati nurani mudah – mudahan semua pengorbanan dan Dharma Bhakti yang dilakukan, diterima dan dicatat sebagai amal ibadah oleh tuhan yang maha kuasa. Saat laksanakan tugas jaga kehormatan kita semuanya, jangan melakukan pelanggaran sekecil apapun." Tutur Kapolda Kepri Irjen Pol. Dr. Aris Budiman, M.Si.


"Laksanakan tugas dengan sebaik - baiknya dan mari bersama menjaga serta melindungi masyarakat kita dan negara yang kita cintai ini. Patuhi perintah pimpinan dalam bertugas. Kemudian jika ada kesempatan, saya akan berkunjung melihat rekan - rekan semuanya yang melaksanakan Bko ke Polda Metro Jaya." Ujar Kapolda Kepri Irjen Pol. Dr. Aris Budiman, M.Si.


"Adapun total personel Sat Brimob Polda Kepri yang di berangkatkan ke Polda Metro Jaya sebanyak 105 personel yang terdiri dari Perwira dan anggota. Semoga dalam menjalankan tugas selalu diberikan kelancaran dan kesehatan." Tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.(RK)



Lingga,RotasiKepri.com -- Polsek Dabo Singkep Gelar Konfrensi Pers pengungkapan kasus  Pencurian dalam rumah yang dilakukan tersangka atas nama JE bersama tersangka JH terhadap barang milik koban atas nama AC di Mapolsek Dabo Singkep Kabupaten Lingga. Jum'at (3/12/2021).


Kegiatan Konfrensi pers tersebut dihadiri Kasubaghumas Polres Lingga AKP Hasbi Lubis,Kapolsek Dabo Singkep Iptu Akmadi yang diwakili  Kanit Reskrim Polsek Dabo Singkep AIPTU Safri MZ,S.Sos, Personil Reskrim Polsek Dabo singkep, awak media dan tersangka JE serta tersangka JH.


Kanit Reskrim Polsek Dabo Singkep AIPTU Safri Mz,S.Sos mengatakan bahwa, Pengungkapan Kasus Pencurian ini berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP-B/18/XII/2021/SPKT/Polsek Dabo Singkep/Polres Lingga/Polda Kepri, tanggal 01 Desember 2021 yang dilaporkan oleh korban atas nama AC sehubungan telah terjadi Pencurian terhadap barang miliknya di rumahnya Jl. Gergas Dabo Singkep.


"Terhadap laporan pencurian tersebut dilakukan Penyelidikan dari hasil penyelidikan diduga  dilakukan oleh tersangka JE bersama JH, kemudian terhadap tersangka JE dan JH dilakukan Penangkapan." tutur AIPTU Safri.


"Dari pengakuan tersangka melakukan pencurian karena tidak memiliki pekerjaan tetap dan hasil pencurian dipergunakannya untuk berfoya-foya serta keperluan pribadinya." Ujar AIPTU Safri.


"Tersangka JE maupun tersangka JH adalah Resedivis karena telah berungkali melakukan kejahatan dan telah dihukum penjara." Jelas AIPTU Syafri.


Adapun barang bukti yang berhasil disita dalam pencurian ini berupa : 1(Satu) buah Linggis, 1(Satu) buah Obeng, 1(Satu) buah tang dan 1(satu) unit sepeda motor merk. Yamaha adalah sebagai alat yang digunakan oleh tersangka untuk melakukan pencurian tersebut.


"Sedangkan 1(satu) unit Handphone merk Realme, 1(satu) untai kalung emas, 1(satu) gelang emas adalah hasil dari pencurian yang dilakukan tersangka di rumah korban AC." Ungkap Aiptu Safri.


Terhadap tersangka JR dan JH dijerat Pasal 363 KUHP  dengan diancam pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun." Pungkas AIPTU Safri.(RK)

Ket Foto :Kapolsek Nongsa AKP Yudi Arvian, SIK  menggelar Konferensi Pers atas Tindak Pidana Persetubuhan dan Pencabulan terhadap anak di bawah umur yang di dampingi oleh Kasi Humas Iptu Tigor Sidabariba, SH, Kanit Reskrim Polsek Nongsa Ipda Sofyan Rida, SH, MH, bertempat di Mapolsek Nongsa Kota Batam.


Batam,Rotasikepri.com --  Polsek Nongsa Polresta Barelang yang di pimpin oleh Kapolsek Nongsa AKP Yudi Arvian, SIK  menggelar Konferensi Pers atas Tindak Pidana Persetubuhan dan Pencabulan terhadap anak di bawah umur yang di dampingi oleh Kasi Humas Iptu Tigor Sidabariba, SH, Kanit Reskrim Polsek Nongsa Ipda Sofyan Rida, SH, MH, bertempat di Mapolsek Nongsa Kota Batam. Jumat (03/12/2021) Sekira Pukul 13.30 Wib. 


Pelaku yang di amankan berinisial RS (22 Tahun) dan WIC (19 Tahun), kedua pelaku merupakan buruh bangunan yang di tangkap pada Rabu tanggal (24/11/2021) sekira jam 02.00 Wib. Bertempat di rumahnya di Perum Armendo Raya Kel. Kabil Kec. Nongsa.


Berawal Pada hari Senin (22/11/2021) sekira pukul 08.00 Wib pelapor yang merupakan ibu Korban M (12 Tahun) diberitahu oleh ibu pelapor bahwa anaknya telah disetubuhi oleh pelaku RS dan Pelaku WIC yaitu pada hari senin (18/10/2021)  sekira pukul 19.30 Wib di Lapangan Kavling Lama kel. Kabil, kemudian pelapor menanyakan kepada korban apakah benar telah disetubuhi oleh pelaku RS dan pelaku WIC kemudian korban membenarkan telah disetubuhi oleh kedua pelaku selanjutnya pelapor membawa korban ke RS untuk dilakukan Visum oleh dokter dan menurut keterangan dokter UGD bahwa di alat kelamin anak pelapor mengalami luka lecet. Kemudian Pelapor melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Nongsa. 


Menerima laporan tersebut (24/11/2021) sekira pukul 01.00 Wib pelapor datang bersama dengan korban dan pelaku WIC ke Polsek Nongsa dan saat itu pelapor melaporkan bahwa pelaku WIC telah melakukan persetubuhan terhadap korban bersama dengan pelaku RS, kemudian setelah menerima laporan tersebut team opsnal yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Nongsa melakukan penyelidikan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku RS di rumahnya di Perum Armendo Raya Kel. Kabil Kec. Nongsa, selanjutnya pelaku RS dan Pelau WIC dilakukan pemeriksaan dan mengakui telah melakukan persetubuhan dan cabul terhadap korban yang masih dibawah umur secara bersama-sama .


Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Nongsa AKP Yudi Arvian, SIK mengatakan berawal pada saat pelaku RS mengetahui bahwa Pelaku WIC sedang chatingan dengan korban dengan kalimat “sayang” dan juga mengetahui bahwa pelaku WIC juga telah bersetubuh dengan korban.  karena sebelumnya pelaku RS juga pernah menyetubuhi korban lalu pelaku RS dan Pelaku WIC sepakat untuk melakukan persetubuhan secara bersama-sama terhadap korban. 


Selanjutnya sekira pukul 19.30 Wib pelaku WIC mengajak korban untuk bertemu setelah bertemu dengan korban, pelaku WIC mengirimkan pesan kepada pelaku RS bahwa sudah berada di TKP yaitu di lapangan kavling lama Kel. Kabil Kec. Nongsa, saat itu pelaku RS juga langsung mendatangi TKP, kemudian pelaku WIC melakukan bujuk rayu kepada korban sehingga korban mau kedalam semak-semak untuk bersetubuh.  Dan pada saat pelaku WIC sedang bersetubuh dengan korban, datang pelaku RS dan langsung jongkok di samping kiri korban sambil memantau situasi pelaku RS meminta korban melayaninya, setelah pelaku WIC selesai bersetubuh dengan korban, pelaku RS bergantian menyetubuhi korban.


Saat ini Kedua Pelaku sudah di amankan untuk pemeriksaan lebih Lanjut.  Atas Perbuatannya pelaku di jerat dengan Pasal 81 ayat 2 Jo Pasal 76 D dan atau Pasal 82 ayat 1 Jo Pasal 76E Undang-undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5.000.000.000,-(lima milyar). Ungkap Kapolsek Nongsa AKP Yudi Arvian, SIK.(RK)



Batam,RotasiKepri.com --  Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja Berhasil melakukan Penangkapan terhadap 2 Pelaku dengan inisial JR (36 Tahun) dan IS (32 Tahun) atas dugaan tindak pidana Pengeroyokan di Parkiran Panggung Utama 98 Foodcourt Kec. Lubuk Baja Kota Batam. Selasa (30/11/2021).


Berawal pada Minggu (21/11/2021) sekira pukul 03.00 Wib, korban inisial (JY) baru sampai di Parkiran Belakang Panggung Utama 98 Foodcourt, Kec. Lubuk Baja untuk menjemput istri korban (TS) kemudian setelah korban menjumpai istrinya dan hendak pulang, tiba-tiba TS dipanggil oleh salah satu pelaku dan menanyakan "SIAPANYA KAMU ITU SDRI. TS?" Kemudian korban menjawab "BAHWA SDRI. TS ITU IALAH ISTRI SAYA" Tidak lama kemudian 2 (dua) orang pelaku tersebut langsung memukul korban dengan cara meninju bagian dada dan menendang bagian muka korban yang mengakibatkan korban terjatuh ke aspal.


Melihat kejadian tersebut Sdri. TS yang merupakan istri korban mencoba memisahkan korban dari 3 (tiga) orang tersangka tersebut, namun Sdri. TS malah di pukul di bagian pipi sebelah kanan oleh salah satu tersangka. Selanjutnya untuk menghindari dirinya semakin dipukul oleh 3 (tiga) orang pelaku, korban pun akhirnya melarikan diri ke dalam Foodcourt tersebut dan setelah kejadian tersebut korban pun langsung melakukan Visum ke Rumah Sakit Harapan Bunda dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubuk Baja.


Menerima Laporan Tersebut, kemudian pada hari Selasa (30/11/2021) sekira pukul 22.15 WIB, Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Iptu Fajar Bittikaka, S.Tr.K melakukan serangkaian tindakan penyelidikan di lapangan guna mendapatkan bukti permulaan yang cukup untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka. 


Berdasarkan informasi yang didapatkan dari sumber yang akurat, Tim Opsnal Reskrim Polsek Lubuk Baja berhasil mengetahui ciri-ciri dari terduga pelaku dan mengetahui keberadaan pelaku. Selanjutnya tim berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka (JR) dan (IS) di Kos-kosan Oren Jln. Tasbih, Depan Masjid Babusalam, Bengkong Indah Bawah, Kec. Bengkong – Kota Batam. Setelah tersangka berhasil diamankan dan mengakui telah melakukan tindak pidana tersebut, selanjutnya tersangka pun dibawa ke Polsek Lubuk Baja guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.


Terdapat Barang Bukti yang Berhasil di amankan berupa 1 Buah Sweater Berwarna Putih dengan Motif Bergaris Biru Coklat, 1 Buah Celana Kain pendek Berwarna Hitam, 1 Lembar Kwitansi Tanda Berobat Rumah Sakit Harapan Bunda an. JY.


Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur , SH, SIK, MH Melalui Kapolsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono, SIK, MM Mengatakan Pada saat kita amankan pelaku memang ada 2 orang saja di kos kosan tersebut. Sedangkan saat kejadian dan pengakuan pelaku mengatakan mereka melakukan pengeroyokan berempat. 2 orang lagi masih DPO (EK dan EP). 


Pada saat mereka sepulang dari Foodcourt pasifik melanjut ke Foodcourt 98, saat itu mungkin pelaku sudah dalam pengaruh alkohol, semua melihat korban TS yang biasanya nemanin mereka di Foodcourt 98 bersama laki-laki lain yang mana JY adalah suami TS. Motifnya cemburu, jadi sontak langsung mereka memukul korban. 


Atas perbuatannya Pelaku di jerat Pasal 170 Jo 55 KUHPidana dengan ancaman Pidana paling lama 7 tahun." ujar Kapolsek lubuk baja AKP Budi Hartono S.I.K.,M.M.(RK)


Batam,RotasiKepri.com --  Polsek Bulang Gelar Operasi Yustisi pantau penerapan Protokol Kesehatan di wilayah Hukum Polsek Bulang. Rabu (01/12/2021).


Kapolsek Bulang Ipda Walter P. Nainggolan SH bersama Personil melaksanakan Patroli dengan sasaran Pasar P Buluh Kec.Bulang, Lingkungan Rt 04 P Buluh.


Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Bulang Ipda Walter P. Nainggolan SH mengatakan Personil melaksanakan Patroli dialogis ke daerah Rawan Kerumunan dan berkumpulnya masyarakat yang melanggar Protokol Kesehatan Covid-19. Serta Melaksanakan himbauan kepada Masyarakat dan pedagang pasar agar tetap mematuhi Protokol kesehatan dan Pendisiplinan 5M. 


Ditemukan 4 orang pelanggar Protokol Kesehatan dan diberikan sanksi berupa teguran untuk tetap menggunakan masker saat berpergian. Personil Polsek Bulang juga melaksanakan Teguran Lisan kepada pelaku usaha yang melanggar Protokol kesehatan.


Kegiatan ini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Hukum Polsek Bulang  dan terciptanya situasi Kamtibmas yang Kondusif serta meningkatkan Kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai garda terdepan penanggulangan Covid-19, Ungkap  Kapolsek Bulang Ipda Walter P. Nainggolan SH melalui Kasi Humas Iptu Tigor Sidabariba, SH.(RK)


Batam,RotasiKepri.com
--  Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SIK, MH diwakili oleh Kasat Binmas AKP Mangiring Hutagaol, SH menghadiri kegitan Pembagian Sembako Pelangi Nusantara oleh Lanud Hang Nadim Batam. Selasa (30/11/2021).


Kegiatan yang dihadiri oleh Danlanud Hang Nadim Batam Letkol Pnb Iwan Setiawan, S.A.P., Dandim 0316/Batam Letkol KAV Sigit Dharma Wiryawan, DanYonif 10 Marinir Batam Letkol (Mar) Briand Iwan Prang, GM Beverly Sdr. Riki, Kepala Loka Rehabilitasi BNN Batam, dr. Danu Cahyono, Kapolresta Barelang yang di wakili oleh Kasat Binmas Polresta Barelang AKP Maringin Hutagaol, SH, Camat Nongsa Arfandi, S.STP., M.H, Danramil 03/Nongsa Kapt. Inf. H.P. Siregar, Lurah Se-Kecamatan Nongsa, Bhabinkamtibmas Polsek Nongsa serta Masyarakat Penerima Bansos. 


Dalam Kegiatan ini di laksanakan Penyerahan Simbolis Paket Sembako kepada Masyarakat serta Pengumuman Juara Batam 2nd Floor Fest. 


Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SI K, MH melalui Kasat Binmas AKP Mangiring Hutagaol, SH mengatakan Pembagian Sembako Pelangi Nusantara oleh Lanud Hang Nadim Batam di Kec. Nongsa akan dilaksanakan di Dapur Arang Kel. Sambau Kec. Nongsa sebanyak 150 Paket,  dalam kegiatan ini juga di berikan himbauan kepada masyarakat tentang Aturan terkait PPKM di Kota Batam.


Semoga Pemberian ini dapat bermanfaat dan tak lupa mengimbau kepada masyarakat untuk tetap disiplin Protokol Kesehatan 5M.(RK)

Ket.Foto : Foto Bersama Kombes Pol Yos Guntur, S.H., S.I.K., M.H, Dandim 0316 Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan, Danyonif RK 136/TS Letkol Inf Andi Ariyanto, Danlanud Hang Nadim Batam Letkol Pnb Iwan Setiawan, Danyonmar 10/SBY Letkol Briand Iwan Pran, Danlanal Batam Kolonel laut (P) Sumantri K., M.M.  


Batam,RotasiKepri.com -- Tingkatkan Imunitas dan sinergitas TNI-Polri, Polresta Barelang Menggelar Olahraga bersama bertempat di Lapangan Apel Mapolresta Barelang. Rabu (01/12/2021).


Kegiatan Olahraga Bersama yang di hadiri oleh  Kapolresta Barelang  Kombes Pol Yos Guntur, S.H., S.I.K., M.H, Dandim 0316 Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan, Danyonif RK 136/TS Letkol Inf Andi Ariyanto, Danlanud Hang Nadim Batam Letkol Pnb Iwan Setiawan, Danyonmar 10/SBY Letkol Briand Iwan Pran, Danlanal Batam Kolonel laut (P) Sumantri K., M.M. 


Dan diikuti oleh Pasukan Yon raider 136/TS sebanyak 10 orang, Yonmar 10 / SBY sebanyak 10 orang, Brimob  10 orang, Kodim : 10 orang, Personil  Polresta : 10 orang, Personil Polda Kepri : 10 orang, Pasukan Lanud Hangnadim : 10 orang, Pasukan Lanal Batam : 10 orang, Denpom : 5 orang dan Pomal 10 : 5 orang.


Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, S.H,SIK, MH mengucapkan Terimakasih atas kehadirannya pada pagi hari ini, kegiatan ini adalah bentuk dari sinergitas TNI & Polri, Semoga kedepanya sinergitas TNI & Polri berjalan dengan lancar.


Kebersamaan ini harus dijaga karena dengan sinergitas maka stabilitas keamanan, mewujudkan sinergitas TNI-Polri yang semakin kuat.


Apalagi saat ini kita dalam situasi pandemi, karena dengan kebersamaan dan Sinergitas antara instansi terkait dan TNI-Polri akan bisa tercapai apa yang diharapkan bersama.


Karena saya yakin TNI-Polri akan lebih menguatkan apa yang menjadi tanggungjawab masing-masing sehingga saya berharap agar semua anggota polri bisa bekerjasama dengan rekan-rekan TNI. Ungkap Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, S.H,SIK, MH.(RK)

Ket. Foto : Kasat Polairud AKP Syaiful Badawi, SIK ( tengah ), Kanit Gakkum Sat Polair Polresta Barelang AKP Suko Wibowo, SH ( Kanan ), Kasi Humas Iptu Tigor Sidabariba, SH (Kiri ) saat konferensi pers

Batam,RotasiKepri.com --  Sat Polairud Polresta Barelang yang di pimpin oleh kasat Polairud AKP Syaiful Badawi, SIK menggelar Konferensi Pers atas Tindak Pidana Penempatan Pekerja Migran Indonesia Illegal Tujuan Malaysia  yang di dampingi oleh Kanit Gakkum Sat Polair Polresta Barelang AKP Suko Wibowo, SH, Kasi Humas Iptu Tigor Sidabariba, SH bertempat di Mako Polairud Polresta Barelang.  Senin (22/11/2021) Sekira Pukul 13.00 Wib.  


Pelaku yang di amankan  berinisial RM  (18 Tahun) sebagai Tekong Boat,  yang di tangkap saat menuju Malaysia  di Perairan Belakang Padang – Kota Batam pada hari Jumat (19/11/2021).


Berawal Pada hari kamis (18/11/2021) sekira Pukul 20.30 wib Unit Gakkum Satpolairud Polresta barelang mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada calon pekerja migrant Indonesia yang akan diberangkatkan ke Malaysia secara Ilegal melalui perairan  belakang padang,  mendapat informasi tersebut Tim melakukan penyelidikan dengan melaksanakan Patroli  dengan menggunakan Boat.


Kemudian diseputaran perairan belakang padang sekitar pukul 20.30 Wib Tim melihat ada 1 Boat bermesin 30PK merk Yamaha melintas dengan membawa beberapa penumpang  dan dilakukan pengejaran dan berhasil dilakukan penindakan hukum setelah boat tersebut di tabrakan ke hutan bakau dan diketemukan 8 orang Calon pekerja migran Indonesia yang akan berangkat ke Malaysia.


Tekong (Pelaku  RM) sempat melompat dan melarikan diri dan berhasil ditangkap pada hari jumat (19/11/2021) dibelakang padang, serta 8 PMI yang menjadi korban berasal dari berbagai daerah diantaranya  2 orang dari Lombok, 2 dari banyuwangi, 1 malang, 1 Lamongan , 1 Sleman dan 1 Palembang. kebanyakan mereka direkrut oleh PL (pekerja lapangan) yakni salah satu agen di Surabaya yang berinisial IC, yang masih (DPO) yang bertugas mengirimkan PMI ke Batam, setelah itu di kirim kebatam dan di jemput oleh AD yang masih (DPO) di bandara dan di inapkan di salah satu Home stay yang ada di wilayah batam sebelum di bawa kebelakang padang.  Korban EP harus membayar uang sejumlah Rp 6.500.000 kepada AD (DPO) dan diberikan pada saat sampai di Bandara Hang Nadim Batam, Korban MA Membayar  Rp 11.000.000 membayar kepada IC (DPO) dan PMI yang lainnya sudah dibayarkan oleh Calon Majikan di malaysia dan akan di potong Gaji selama 4 Bulan berturut turut kalau sudah Bekerja di tempat majikan. Pelaku  RM mengaku sudah membawa Calon PMI melalui Belakang Padang 4 kali  dan mendapatkan uang sebanyak Rp 100.000 Perorang.  


Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SIK, MH melalui Kasat Polairud AKP Syaiful Badawi, SIK  membenarkan adanya Tindak Pidana Penempatan Pekerja Migran Indonesia Illegal Tujuan Malaysia yang saat ini Pelaku beserta Barang bukti sudah di amankan oleh Satpolairud Polresta Barelang untuk Penyelidikan Lebih Lanjut. 


Atas Perbuatannya Pelaku dijerat dengan Pasal 81 dan atau pasal 83 UU RI No 18 Tahun 2017  tentang Perlindungan  Pekerja Migran Indonesia dengan Ancaman pidana 10  tahun Penjara atau denda paling banyak Rp 15. 000. 000.000,00 (lima belas miliar rupiah). Ungkap Kasat Polairud AKP Syaiful Badawi, SIK.(RK)

Ket. Foto : Dir Polairud Polda Kepri Akbp Liberty P, S.I.K., M.H.

Batam,RotasiKepri.com -- Bertempat di Mako Dit Polairud Polda Kepri telah dilaksanakan Gerai Vaksin Covid-19 dalam rangka Hut Polairud Ke-71 Tahun 2021 dengan tema Polri Yang Presisi, Polairud Siap Dukung Percepatan Penanganan Covid-19 Dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Tangguh yang dipimpin langsung Dir Polairud Polda Kepri Akbp Liberty P, S.I.K., M.H didampingi Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Kepri Kompol Robby Topan Manusiwa,S.I.K., pada Hari Jumat (19/11/2021).


Dir Polairud Polda Kepri Akbp Liberty P, S.I.K., M.H., dalam kesempatannya mengatakan, sebelumn ya dalam rangkaian kegiatan hut polairud ke – 71 tahun 2021 dilaksanakan kegiatan donor darah dengan hasil yang dicapai sebanyak 452 kantong darah dikumpulkan dan ini menjadi pelaksanaan terbanyak se kepri pada tahun 2021, Gotong Royong di Rumah Ibadah dan Anjangsana.


Kegiatan vaksinasi massal hari ini dalam rangka Hut Polairud yang ke-71, kita juga berkerja sama dengan Tenaga Kesehatan Dan Satbrimob Polda Kepri. Sampai saat ini telah didatakan sebanyak 856 orang masyarakat yang akan menerima vaksin dengan rincian dan jenis vaksin sebagai berikut: astrazaneca dosis 1 dan dosis 2 sebanyak 421 orang, sinovac dosis 1 dan dosis 2 sebanyak 334 orang, moderna dosis 1 dan dosis 2 sebanyak 101 orang.”- ucap Dir Polairud Polda Kepri Akbp Liberty P, S.I.K., M.H., Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri Kompol Robby Topan Manusiwa,S.I.K.


Vaksinasi dosis 1 di wilayah Kota Batam sudah mencapai 85%, masih kurang 15% persen lagi.Kami juga membawa Tim Vaksinator untuk mendatangi rekan rekan kita nelayan yang sedang berada di pulau-pulau agar dilakukan vaksinasi guna mendukung program pemerintah menuju Herd Immunity. – Tutup Dir Polairud Polda Kepri Akbp Liberty P, S.I.K., M.H., didampingi oleh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri Kompol Robby Topan Manusiwa,S.I.K.(RK)



Batam,RotasiKepri.com --  Dalam Waktu Kurang dari 24 Jam, pelaku jambret yang beraksi di  Tepi Jalan Raya Samping Restoran Sushitei Kel. Batu Selicin Kec. Lubuk Baja – Kota Batam, Berhasil diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja Polresta Barelang yang di pimpin Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Iptu Fajar Bittikaka, S.Tr.K. Kamis (18/11/2021).


Berawal pada hari Kamis (18/11/2021) sekira pukul 20.00 Wib, korban sepulang dari makan malam di Teras Cafe berencana untuk pulang ke rumah dengan berjalan kaki. Pada saat berjalan kaki di sisi sebelah kiri jalan raya yang berada di sebelah kiri Restoran Sushitei, tiba-tiba dari arah belakang sebelah kanan sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh 1 orang laki-laki yang tidak dikenali langsung memepet korban dan menarik paksa tas milik korban dari bahu kanannya. Saat itu, korban pun terkejut dan berusaha untuk menahan tas miliknya. Namun terhadap tas milik korban berhasil diambil oleh pelaku yang saat itu langsung melarikan diri dengan menancap gas sepeda motor. 


Akibat dari kejadian tersebut korban GA mengalami kehilangan 1 buah tas sandang merk “LV” berwarna Cokelat Hitam yang berisikan 1 Unit Handphone dengan Merk/ Type Huawei berwarna Biru, 1  Buah Handphone dengan Merk/ Type Redmi Note 9 Pro warna Biru serta dokumen identitas (KTP, SIM, ATM BCA, STNK Sepeda Motor Yamaha Mio) dengan kerugian sebesar Rp. 6.300.000,- (Enam Juta Tiga Ratus Ribu Rupiah).


Selanjutnya Pada hari Jumat (19/11/2021) sekira pukul 11.30 wib Tim Opsnal Reskrim Polsek Lubuk Baja yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja telah melakukan serangkaian tindakan penyelidikan di lapangan guna mendapatkan bukti permulaan yang cukup untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari sumber yang akurat, Tim Opsnal Reskrim Polsek Lubuk Baja berhasil mengetahui ciri-ciri dari terduga pelaku. Selanjutnya  Tim berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka inisial  DW (33 Tahun)  di salah satu warung yang terletak di Bengkong Permai Kec. Bengkong – Kota Batam. Saat itu pelaku sedang makan di warung tersebut sekira pukul 13.00 wib, Jumat (19/11/2021). Kemudian didapati dari tangan tersangka berupa 1 Unit Handphone Xiaomi Redmi Note 9 berwarna Biru milik korban Setelah tersangka berhasil diamankan dan mengakui telah melakukan tindak pidana tersebut, selanjutnya tersangka pun dibawa ke Polsek Lubuk Baja guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.


Dari tangan tersangka diamankan barang bukti berupa 1  Unit Handphone Merk/ Type Xiaomi Redmi Note 9 berwarna Biru, 1 Unit Handphone dengan merk/ type Honnor 10 Lite warna Biru, 1 Unit Sepeda Motor dengan Merk/ Type Honda Beat warna Hitam, 1 Buah Kunci Sepeda Motor, 1  Lembar STNK Sepeda Motor dengan Merk/ Type Yamaha/ SE88 CW warna Merah, Thn. 2017.

 
Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono, SIK, MM membenarkan adanya dugaan tindak pidana Curas yang saat ini pelaku sudah di amankan oleh unit reskrim polsek Lubuk Baja. 


Kapolsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono, SIK, MM  mengatakan memang benar jika ada laporan polisi yang masuk di polsek lubuk baja, kami akan tangani dengan maksimal semampu kami dan tentunya dengan profesional, buktinya dengan kurun waktu kurang dari 24 jam pelaku sudah dapat kami bekuk. Ini tidak terlepas dari pada kinerja anggota opsnal yg dilapangan yang semaksimal mungkin untuk melakukan penyelidikan.


Pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHPidana ayat 2 poin 1e dengan hukuman kurungan paling lama 12 Tahun karena dilakukan pada malam hari dan di tempat umum. Semoga dengan pelaku tertangkap ini paling tidak pelaku jambret berkurang di Kota Batam. Jangan Coba sekali memancing niat dari pada pelaku kejahatan ini, karena mereka mencari celah disaat sepi dan gelap seperti di TKP mereka beraksi, hindari pergi sendirian di tempat sepi  gelap pada malam hari" Ujar Kapolsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono, S.I.K., M.M.(RK)


Batam,RotasiKepri.com -- Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SIK, MH yang di wakili oleh Kasi Humas Polresta Barelang Iptu Tigor Sidabariba, SH menghadiri kegiatan Peresmian Kantor RRI Kota Batam yang bertempat di Halaman Kantor RRI Kota Batam Jl.Abdultatama No 2 Kel.Belian Kec.Batam Kota-Kota Batam. Selasa (09/11/2021).


Kegiatan yang di hadiri oleh Dewan Pengawas LPP RRI Endriman Butar butar, Direktur Utama LPP RRI  Hari Sudaryanto, Direktur SDM dan Umum LPP RRI Nurhanudin, Direktur Ketenaga Listrikan Telekomunikasi dan Informatika Bapenas RI Rahmat Mardiana, Asisten Deputi Bidang Pertahanan,Keamanan,Komunikasi dan Informatika Sekretariat Kabinet RI Edwin Wuisang, Sekretariat Wakil Presiden RI Kaharudin, Kabid Humas Polda Kepri  KBP. Harry Goldenthardt S S.I.K, Sekda Kota Batam Hj Jefridin Mpd, Anggota DPRD Prov.Kepri/Sekretaris PMI Kota Batam Asmin Patros, Kapolsek Batam Kota  AKP Nidya A.W.Huliselan, SIK, Kasi Humas Polresta Barelang Iptu Tigor Sidabariba, SH, Kepala Badan Pusat Statistik Kota Batam  Rahmat Siswanto, Ketua KPID Prov.Kepri Sahat Saragi, Kepala Badan Meteorologi Klomatologi dan Geofisika Batam  Adi Setiadi, Pemerhati RRI Batam  Bachrul Rohim , (Ketua Fanarub Family Radio Nusantara Bersatu Perkumpulan Penggemar Radio untuk 3 Negara (Singapura Malaysia dan Indoensia) Jalak Lenteng, Angkasawan dan Angkasawati LPP RRI Kota Batam.


Kepala LPP RRI Batam mengatakan Kehadiran RRI Batam untuk meningkatan rasa nasionalisme yang berimbang di daerah perbatasan antara Malaysia dan Singapura, tanggal 11 September 2011 di tingkatkan status penyiarannya oleh LPP RI Kota Batam, Sejarah Gedung LPP RI Kota Batam telah berpindah tempat sebanyak 3 kali mulai dari Gedung Sumatra Expo,Gedung Politeknik Batam dan Gedung Graha Pena dan terakhir berada di Politeknik Negeri Batam dengan gedung yang sangat minimalis, Total tahap pengerjaan Tahap 1 dengan memakan biaya 2.3 M yakni Pada pengerjaan tahap II dengan memakan biaya 2,7 M Rupiah, Pada pengerjaan Tahap III dengan memakan biaya 1,6 M Rupiah dengan total pengerjaan RRI Kota Batam memakan biaya 5,7 M. Alhamdulillah saat ini gedung RRI Kota Batam telah berdiri saya ucapkan Terima kasih kepada Walikota Batam dan juga yang lainya yang telah membantu proses pembangunan Gedung RRI Kota Batam. 


Direktur Utama RRI mengucapkan Terima kasih kepada Semua pihak yang telah berpatisipasi dalam Pembangunan Gedung RRI Batam mulai dari Perencanaan hingga susunan cabinet, Saat ini terdapat 9 daerah yang berubah menjadi stasiun daerah RRI termasuk Kota Batam dan yang belum terbangun gedungnya hanya di daerah Takengon. 


Dewan Pengawas RRI dalam sambutannya mengatakan RRI Batam berdiri tegak dari zaman ke zaman dan mengucapkan Terima kasih kepada Walikota Batam dan kepada Semua pihak yang telah berpartisipasi dalam Pembangunan Gedung RRI Batam mulai dari Perencanaan hingga susunan cabinet,  Inilah Kantor RRI di Perbatasan dengan tanpa warna politik. Kepada angkasawan dan angkasawati bikinlah berita yang tidak membuat gaduh ataupun berita hoax. 


Dalam kegiatan ini di laksanakan Penandatanganan Prasasti dan Peninjauan Ruangan RRI Batam oleh Dewan Pengawas LPP RRI dan rombongan.(RK)

Kete Foto :  Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Aris Budiman, M.Si Foto bersama Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., S.Tr. Opsla, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, SE, MM, Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, S.Hub.Int dan Forkopimda Provinsi Kepri  di Taman Makam Pahlawan Tanjung Pinang 

Tanjung Pinang,RotasiKepri.com --  Upacara Ziarah Nasional dalam rangka Peringatan Hari Pahlawan tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2021 dilaksanakan di Makam Pahlawan Pusara Bhakti Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Bertindak sebagai Inspektur Upacara Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., S.Tr. Opsla dan dihadiri oleh Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, SE, MM, Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Aris Budiman, M.Si, Danrem 033/WP Brigjen TNI Jimmy Ramoz Manalu, S.Hub.Int dan Forkopimda Provinsi Kepri serta tokoh Masyarakat Provinsi Kepri. Rabu (10/10/2021).


Upacara diawali dengan laporan Komandan upacara kepada Inspektur upacara dan dilanjutkan dengan penghormatan bagi arwah para pahlawan. Kemudian, untuk mengenang Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya, dibunyikan sirene yang diakhiri dengan mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Inspektur Upacara. “Untuk mengenang jasa para pahlawan dan pejuang-pejuang bangsa, mengheningkan cipta dimulai,” Ucap Inspektur upacara Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI Muhammad Ali, S.E., M.M., S.Tr. Opsla.


Kemudian dilanjutkan dengan peletakkan karangan bunga dan diikuti dengan pembacaan doa bagi arwah para pahlawan, Upacara diakhiri dengan penghormatan terakhir kepada arwah pahlawan yang dipimpin oleh Komandan Upacara, selanjutnya para hadirin dan Forkopimda Provinsi Kepri melaksanakan tabur bunga.


Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si mengatakan ″Upacara Ziarah ini dilaksanakan selain untuk mengenang jasa para Pahlawan yang telah gugur, juga untuk menumbuhkan Nilai Kepahlawanan kepada kita semua generasi penerus, tidak hanya diingat setiap tanggal 10 November saja namun perjuangan pahlawan perlu terus dikenang oleh kita semua dan jadikan ″Pahlawanku Inspirasiku″ sesuai tema peringatan hari pahlawan pada tahun 2021 ini″. Ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.(RK)

Ket. Foto : Pelaku Yang Diamankan Ditresnarkoba Polda Kepri

Batam,RotasiKepri.com -- Seorang laki-laki Inisial E diamankan oleh Ditresnarkoba Polda Kepri karena telah membawa, memiliki, dan menyimpan Narkotika Jenis Kristal Bening diduga Sabu didalam anus nya dan setelah keluarkan di ketahui benda asing terdiri dari 3 kapsul kondom berwarna merah muda yang di dalamnya berisikan sabu dengan berat bruto 229 gram. Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si., didampingi Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriyadi, S.H., S.Ik., M.H. Senin (8/11/2021).


″Berawal dari Informasi masyarakat tentang keberadaan seorang yang membawa Narkotika jenis Sabu, Selanjutnya Tim Subdit III Dit Resnarkoba Polda Kepri melakukan penyelidikan dan pada Pada hari Sabtu tanggal 6 November 2021 sekira jam 08.00 wib, tim melakukan upaya paksa penangkapan terhadap seorang laki-laki yang diketahui berinisial E, pelaku diamankan saat berada kedai kopi Terminal keberangkatan Bandara Hang Nadim, Kota Batam dan ketika di interograsi pelaku mengaku ada membawa narkoba jenis sabu yang di simpan dalam tubuhnya″. Ungkap Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.


″Selanjutnya tim membawa pelaku ke RS. Bhayangkara Polda Kepri  untuk pemeriksaan Rontgen di ketahui adanya tiga benda asing, setelah di keluarkan dari dalam tubuh pelaku di ketahui benda asing tersebut terdiri dari 3 kapsul kondom berwarna merah muda yang di dalamnya berisikan sabu dengan berat bruto 229 gram″. Jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. 


″Dari keterangan pelaku bahwa Narkotika jenis sabu tersebut di peroleh dari seorang laki laki dengan inisial BTM yang saat ini masih dalam status pencarian orang dan kemudian pelaku dan barang bukti di bawa ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut″. Ucap Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.


″Barang bukti yang diamankan dari pelaku adalah satu lembar KTP milik pelaku, uang tunai sebesar Rp. 1.100.000 yang terdiri dari lembar pecahan Rp. 50.000,-., uang tunai sebesar Rp. 500.000,- yang terdiri dari lembar pecahan Rp. 100.000,-, Satu Unit Handphone, satu lembar rontgen radiologi dan berita acara dari RS. Bhayangkara Polda Kepri dan Tiga bungkus plastik kondom berwarna pink yang di dalamnya berisikan serbuk kristal diduga sabu dengan berat bruto 229 gram″. Ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.


″Pasal yang di persangkakan terhadap pelaku adalah Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia no. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun atau paling lama 20 tahun″. Tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.(RK)

Ket. Foto :Kasat Resnarkoba Polresta Barelang Kompol Lulik Febyanta Saat Pemusnahan Barang Bukti Narkotikara, SIK, MH 


Batam,RotasiKepri.com -- Satresnarkoba Polresta Barelang  Gelar Konferensi Pers Pemusnahan Barang Bukti 1.961 Gram Jenis Shabu. Yang di pimpin oleh Kasat Resnarkoba Polresta Barelang Kompol Lulik Febyantara, SIK, MH di dampingi oleh Kasubsi Penuntutan Tindak Pidana Umum Jaksa Pratama Frihesti Putri Gina,Sh, Pengadilan Negeri Batam  David P. Sitorus,S.H.,M.H , Pengacara Tersangka Juhrin Bertempat di Gedung Satresnarakoba Polresta Barelang, Jumat (05/11/2021) Sekira Pukul 09.30 Wib. 


Penangkapan Barang Bukti Keseluruhan 2.008 Gram (Dua Ribu Delapan) Gram, yang di sisihkan untuk pengujian laboratorium sebanyak 45 Gram, yang di sisihkan untuk pembuktian perkara di Pengadilan Negeri sebanyak 2 Gram dan yang di musnahkan adalah seberat 1.961 (Seribu Sembilan Ratus Enam Puluh Satu) Gram Narkotika Jenis Shabu.


Kasat Resnarkoba Polresta Barelang Kompol Lulik Febyantara, SIK, MH mengatakan penangkapan 2 tersangka ini adalah merupakan kerja keras dan keberhasilan Satresnarkoba Polresta Barelang.


Telah Berhasil di amankan 2 tersangka berinisial HN (48 Tahun) dan WB, (47 Tahun) di Tanjung Buntung Kec. Bengkong – Kota Batam. Pada Jumat (08/10/2021).


Kegiatan Pemusnahan Barang Bukti ini merupakan upaya Transparansi & Pertanggung Jawab  Sat Resnarkoba Polresta Barelang kepada Publik sebagaimana amanah Undang-Undang. Sebelum dimusnahkan, seluruh bukti telah melalui uji laboratorium oleh petugas. Jelas Kasat Resnarkoba Polresta Barelang Kompol Lulik Febyantara, SIK, MH. 


Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SIK, MH sangat mengapresiasi atas berhasilnya tangkapan narkotika yang bisa menyelamatkan Ribuan jiwa manusia. Ini merupakan keberhasilan bersama yang merupakan tanggung jawab kita semua.


Saya himbau kepada masyarakat Kota Batam, jika ada yang melihat atau mendengar informasi adanya peredaran narkotika, harap bisa melaporkan kepada pihak yang berwajib, ungkap Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SIK, MH melalui Kasi Humas Iptu Tigor Sidabariba, SH.(RK)

Ket, Foto : Kapolda Kepri  Irjen Pol. Dr. Aris Budiman M.Si Saat Menerima Penghargaan dari Ditjen Kekayaan Kemenkeu RI


Batam,RotasiKepri.com -- Kapolda Kepri Irjen Pol. Dr. Aris Budiman M.Si menerima audiensi dan silaturahmi bersama Dirjen Kekayaan Kemenkeu RI Kanwil Riau, Sumbar dan Kepri serta penyerahan piagam penghargaan BMN Awards Terbaik ke - 3 Kelompok Koordinator Wilayah, bertempat di ruang kerja Kapolda Kepri. Kamis (4/11/2021).


"Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman M.Si, Wakapolda kepri, Irwasda Polda  Kepri, Kepala Kantor Dirjen Kekayaan Kemenkeu RI Kanwil Riau, Sumbar dan Kepri,  Anton Listyanto beserta Staf, Kapolresta Barelang dan Pejabat Utama Polda Kepri". Ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.


Dalam kesempatan tersebut Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si., mengatakan "Selamat datang di Polda Kepri, kami menyambut baik atas kunjungan dari Dirjen Kekayaan Kemenkeu RI Kanwil Riau, Sumbar dan Kepri. Semoga kedepan jalinan persaudaraan ini dapat terus terjalin serta terimakasih telah memberikan penghargaan kepada Polda Kepri". Ungkap Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si.


"Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan BMN Awards Terbaik ke - 3 kategori Pengelolaan BMN kelompok koordinator wilayah dari Dirjen Kekayaan Kemenkeu RI Kanwil Riau, Sumbar dan Kepri". Tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.(RK)

Ket. Foto : Proses Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Oleh Ditresnarkoba Polda Kepri


Batam,RotasiKepri.com -- Sebanyak 1.051 gram Narkotika jenis Sabu dan 311,5 Butir Narkotika jenis Pil Ekstasi yang merupakan hasil ungkap kasus pada bulan Oktober 2021 dimusnahkan oleh Ditresnarkoba Polda Kepri, Pemusnahan Barang Bukti dilaksanakan di depan ruang Binopsnal Ditresnarkoba Polda Kepri  yang dipimpin oleh PS. Kanit 2 Unit 2 Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri Ipda Palti Simangungsong, didampingi PS. Paur I Subbid Penmas Bid Humas Polda Kepri Ipda Zia Ul Hak, SH dan dihadiri oleh Kejaksaan, BNNP Kepri, BPOM, Advokat dan LSM Granat. Kamis (4/11/2021).


″Berdasarkan dari dua Laporan Polisi Nomor : LP-A/99/X/SPKT-Kepri tanggal 8 Oktober 2021 dan Laporan Polisi Nomor : LP-A/108/X/SPKT-Kepri tanggal 21 Oktober 2021 dengan tersangka dua orang berinisial Z alias P dan DK alias D, berdasarkan Surat Hasil pemeriksaan Laboratoris Kriminalistik dan surat dari Kejaksaan Negeri Batam tentang Ketetapan status barang sitaan Narkotika maka pada hari ini kita laksanakan pemusnahan barang bukti Narkotika jenis sabu dan Pil Ekstasi″. Ucap PS. Kanit 2 Unit 2 Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri Ipda Palti Simangungsong.


″Adapun total barang bukti yang diamankan Sebanyak 1.163,5 gram Narkotika jenis Sabu dan 396,5 butir Pil Ekstasi, disisihkan untuk uji Laboratorium sebanyak 96,5 gram sabu dan 61 butir Pil Ekstasi gram, disisihkan untuk pembuktian di pengadilan sebanyak 16 gram sabu dan 24 butir Pil Ekstasi sedangkan barang bukti yang kita musnahkan adalah 1.051 gram Narkotika jenis sabu dan 311,5 butir Pil Ekstasi″ Jelas PS. Kanit 2 Unit 2 Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri Ipda Palti Simangungsong.


"Barang bukti Narkotika tersebut kita musnahkan dengan cara di larutkan kedalam air panas, dihancurkan dengan menggunakan Blender serta dibakar yang disaksikan langsung oleh para tersangka dan tamu undangan dari Kejaksaan, BNNP Kepri, BPOM, Advokat dan LSM Granat". Tutur PS. Kanit 2 Unit 2 Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri Ipda Palti Simangungsong.


"Para tersangka dikenakan Pasal 114 Ayat (1), (2) dan atau Pasal 112 ayat (1), (2) dan atau Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang  Republik Indonesia Nomor 35 Tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman Mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun atau paling lama 20 tahun." Tutup PS. Paur I Subbid Penmas Bid Humas Polda Kepri Ipda Zia UL Hak, SH.(RK)

Ket. Foto : Salah satu angggota Polsek bengkong sedang memakaikan masker salah satu warga


Batam,RotasiKepri.com --  Polsek Bengkong  Gelar Operasi Yustisi pantau penerapan Protokol Kesehatan di wilayah hukum Polsek Bengkong  bertempat di Pasar  Shoping Center, Kec. Bengkong . Rabu (03/11/2021).


Kegiatan yang di pimpin oleh Kapolsek Bengkong  AKP Bob Ferizal, S.Sos  bersama Personil melaksanakan patroli dengan sasaran  Tempat keramaian.


Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Bengkong  AKP Bob Ferizal, S.Sos  mengatakan Personil melaksanakan Patroli dialogis ke daerah Rawan Kerumunan dan berkumpulnya masyarakat yang melanggar Protokol Kesehatan Covid-19. Serta Melaksanakan himbauan kepada Masyarakat dan pedagang pasar agar tetap mematuhi Protokol kesehatan dan Pendisiplinan 5M.


Personil Polsek Bengkong  juga melaksanakan Teguran Lisan kepada masyarakat perorangan dan pelaku usaha yang melanggar Protokol kesehatan.


Kegiatan ini guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, khususnya di wilayah Kec. Bengkong  dan terciptanya situasi Kamtibmas yang Kondusif serta meningkatkan Kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai garda terdepan penanggulangan Covid-19, Ungkap Kapolsek Bengkong  AKP Bob Ferizal, S.Sos   melalui Kasi Humas Iptu Tigor Sidabariba, SH.(RK)

Ket. Foto : Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Reza Morandy Tarigan, SIK, didampingi Kasi Humas Iptu Tigor Sidabariba, SH saat konferensi Pers di Mapolresta Batam

Batam,Rotasikepri.com --  Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Reza Morandy Tarigan, SIK, MH pimpin Konferensi Pers Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan (CURAS)  yang di dampingi oleh Wakasat Reskrim AKP Juwita Oktaviani, SIK, serta Kasi Humas Iptu Tigor Sidabariba, SH bertempat di Lobby Mapolresta Barelang.  Selasa (26/10/2021)


Pelaku yang di amankan  berinisial Pelaku AH (34 Tahun) berperan sebagai joki yang membonceng pelaku Z (33 Tahun) , Pelaku Z berperan sebagai pengambil  barang 1 Unit Handphone milik korban an PMB dan pelaku yang mengayunkan 1 bilah pisau dapur warna hitam karat gagang kayu berbahan stainless steel kearah teman Korban an AN sehingga korban an AN mengalami luka tusuk di bagian dagu serta mendapatkan jahitan terhadap lukanya, serta  Pelaku DF (34 Tahun) berperan sebagai orang yang menggadaikan barang hasil dari pencurian yang dilakukan oleh Pelaku AH dan Z. 


Berawal pada Hari Minggu (17/10/2021) sekira pukul 06.30 Wib. Saat pelapor pergi bekerja sebagai security di proyek trinity samping sekolah Mondial Kel. Sadai Kec. Bengkong dan sesampainya dilokasi tersebut pelapor mendapati anaknya korban PMB (17 Tahun) dan korban AN (16 Tahun) yang dimana sebelumnnya pelapor meminta bantuan kepada korban PMB untuk berjaga di proyek tersebut sementara karena pada saat itu pelapor hendak pergi mandi dan pada saat itu korban PMB mengatakan kepada pelapor bahwa 1 unit handphone Merk Xiaomi Note 5 miliknya dicuri oleh orang yang tidak dikenal. 

ket foto : Sepeda motor yang digunakan pelaku saat beroperasi

Kemudian temannya korban AN mengalami luka robek bagian bawah bibir sebelah kanan karena ditikam menggunakan pisau oleh salah seorang Pelaku karena memergoki pelaku saat mengambil handphone milik korban PMB akibat  kejadian tersebut korban mengalami kerugian Sebesar Rp. 2.500.000, Selanjutnya pelapor melaporkan kejadian ini ke Polsek Bengkong guna proses penyidikan dan saat ini sudah dilakukan pelimpahan perkara oleh Sat Reskrim Polresta Barelang.


Terdapat barang bukti yang berhasil di amankan berupa 1 Unit Handphone Merk Xiaomi Note 5 warna Rose Gold,  1 Unit Kotak Handphone Merk Xiaomi Note 5, 1 unit sepeda motor merk honda beat warna putih biru. 


Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SIK, MH melalui Kasat Reskrim Kompol Reza Morandy Tarigan, SIK, MH membenarkan adanya Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan,  yang mana Para pelaku mengambil barang milik korban an PMB pada saat korban sedang tertidur lelap didalam Pos Proyek, namun aksi para pelaku tersebut dipergoki atau dilihat oleh korban an AN sehingga salah seorang pelaku yaitu Pelaku Z  mengeluarkan 1  bilah pisau dapur warna hitam karat gagang kayu berbahan stainless steel yang diselipkan di bagian pinggang sebelah kiri dan langsung mengayunkannya kearah Korban an AN sehingga korban an AN mengalami luka tusuk di bagian dagu serta mendapatkan jahitan terhadap lukanya dan para pelaku berhasil melarikan diri.  Saat ini kedua Pelaku beserta Barang bukti sudah di amankan oleh Satreskrim Polresta Barelang untuk pemeriksaan lebih lanjut.     


Atas Perbuatannya Pelaku dijerat dengan Pasal 365 Jo Pasal 55 KUHPidana Dengan ancaman pidana maksimal 12 Tahun penjara. Ungkap Kasat Reskrim Kompol Reza Morandy Tarigan, SIK, MH.(RK)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.