Latest Post


ROTASIKEPRI.COM, BATAM - Personel gabungan Polresta Barelang dan Polda Kepri melaksanakan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar sejumlah titik keramaian di wilayah Kota Batam. 


Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), mengantisipasi tindak kriminalitas serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. 


Kegiatan diawali dengan apel patroli yang dilaksanakan di depan Mako Polresta Barelang, dipimpin oleh Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Suyono, S.I.K., S.H., M.H., serta dilanjutkan dengan ploting personel pengamanan yang dipimpin oleh Kabag Ops Polresta Barelang Kompol Arbi Guna Bimantara, S.I.K. Pada Sabtu, (07/11/2026). Pukul 21.00 WIB.


Dalam pelaksanaannya, personel gabungan Polresta Barelang dan Polda Kepri dibagi ke dalam beberapa wilayah dan zona patroli guna memastikan kegiatan pengamanan berjalan optimal. 


Adapun sasaran patroli meliputi tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas), pencurian dengan pemberatan (Curat), pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), aksi premanisme, kepemilikan senjata tajam, peredaran narkoba, kepemilikan senjata api, obat-obatan terlarang, penyakit masyarakat (Pekat), kejahatan jalanan serta berbagai bentuk tindak kriminalitas lainnya.


Adapun sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli meliputi kawasan Bandara Hang Nadim dan Bundaran, Pelabuhan Batam Center dan Mega Mall, kawasan Golden City, BCS Mall, Grand Mall serta Harbour Bay. 


Pembagian zona tersebut dilakukan untuk meningkatkan jangkauan pengawasan di pusat-pusat aktivitas masyarakat, kawasan perdagangan, objek wisata dan lokasi yang ramai dikunjungi warga maupun wisatawan.


Sekitar pukul 21.20 WIB, tim patroli KRYD Polresta Barelang mulai bergerak dari Mako Polresta Barelang menuju wilayah dan zona yang telah ditentukan. 


Dalam kegiatan tersebut, personel melaksanakan pengaturan lalu lintas, memberikan imbauan serta menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat. 


Selain itu, patroli dialogis juga dilakukan sebagai bentuk pendekatan humanis sekaligus menghadirkan kehadiran Polri secara langsung di tengah-tengah masyarakat.


Pada kesempatan lain, Kabag Ops Polresta Barelang Kompol Arbi Guna Bimantara, S.I.K., menyampaikan bahwa pelaksanaan patroli KRYD merupakan salah satu upaya preventif Polri dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian. 


Melalui kegiatan ini, personel diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan, mencegah terjadinya tindak kriminalitas serta memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat sehingga situasi Kamtibmas di wilayah Kota Batam tetap terjaga.


Dari hasil pelaksanaan patroli, masyarakat menerima dengan baik kehadiran personel Polri serta pesan-pesan Kamtibmas yang disampaikan. Kegiatan tersebut juga berhasil menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Batam. 


Selama patroli berlangsung, tidak ditemukan adanya kejadian menonjol maupun gangguan Kamtibmas yang berpotensi mengganggu situasi keamanan di wilayah yang menjadi sasaran kegiatan.


Sekitar pukul 01.00 WIB, seluruh rangkaian kegiatan patroli KRYD selesai dilaksanakan dan dilanjutkan dengan apel konsolidasi. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. 


Polresta Barelang bersama Polda Kepri akan terus meningkatkan kegiatan preventif melalui patroli rutin dan patroli dialogis guna menjaga stabilitas keamanan serta menciptakan situasi Kota Batam yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.


Polresta Barelang juga mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindak kriminalitas maupun gangguan Kamtibmas. 


Masyarakat dapat menghubungi Layanan Polisi 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam untuk mendapatkan bantuan kepolisian secara cepat.(Red)

Foto ils: doc/red.
Rotasikepri.com, Batam – Puluhan peserta dari berbagai kelompok usia mengikuti lomba menyanyikan lagu perjuangan dan lagu daerah yang digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perempuan Rakyat Indonesia (PeRi) Kepulauan Riau di Lantai Dasar Mall Botania 2, Batam Kota, Minggu (8/11).

Kegiatan yang merupakan bagian dari sayap Partai Rakyat Indonesia (PRI) tersebut diikuti sekitar 40 peserta. Perlombaan dibagi menjadi tiga kategori, yakni kategori A untuk usia 3-8 tahun, kategori B usia 9-12 tahun, serta kategori C untuk peserta berusia 13 tahun ke atas.

Ketua DPD PeRi Kepri, Herli Mardiana, mengatakan perlombaan tersebut tidak semata-mata bertujuan mencari pemenang, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengembangkan bakat dan keberanian dalam bidang seni tarik suara.

Ia berpesan agar seluruh peserta mengikuti perlombaan dengan penuh semangat, percaya diri, serta tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Menurut Herli, kesempatan mengikuti perlombaan harus dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi diri, mempererat persaudaraan, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni, budaya, dan bangsa Indonesia.

"Jangan hanya mengejar kemenangan dan menjadi juara. Jadikan kesempatan ini sebagai wadah untuk mengembangkan bakat, membangun keberanian, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan kecintaan terhadap seni, budaya, dan bangsa Indonesia," kata Herli.

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, baik yang berhasil meraih juara maupun yang belum memperoleh penghargaan.

"Bagi yang nantinya memperoleh juara, saya ucapkan selamat. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati, karena setiap penampilan adalah sebuah prestasi dan setiap usaha merupakan langkah menuju keberhasilan," ujarnya.

Dalam perlombaan tersebut, panitia menghadirkan tiga orang juri, yakni Bunda Lia, Heri, dan Nina.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Rakyat Indonesia (PRI) Kepri, Sendi, melalui Ketua Dewan Penasihat DPD PRI Kepri, Datuk Malik, menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurut Datuk Malik, lomba menyanyikan lagu perjuangan dan lagu daerah bukan sekadar ajang kompetisi untuk menentukan peserta terbaik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya menjaga dan mewariskan nilai-nilai perjuangan serta kekayaan budaya bangsa kepada generasi penerus.

"Melalui kegiatan ini, PRI ingin menegaskan bahwa semangat nasionalisme harus terus hidup di tengah masyarakat. Kita boleh berbeda suku, bahasa, adat istiadat, dan budaya, tetapi kita tetap satu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Datuk Malik.

Di sisi lain, Sendi berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Menurut dia, kegiatan kebudayaan seperti ini memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang berkarakter, menjunjung persatuan, serta tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.

Ia menegaskan, keberadaan Partai Rakyat Indonesia di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas politik, tetapi juga melalui kegiatan sosial, kebudayaan, pendidikan, dan berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

"Partai Rakyat Indonesia harus hadir dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, bukan hanya melalui kegiatan politik, tetapi juga melalui kegiatan sosial, kebudayaan, pendidikan, dan kegiatan positif lainnya yang memberikan manfaat bagi rakyat," ujar Sendi.

Ia menambahkan, perjuangan bangsa tidak berhenti setelah kemerdekaan diraih. Semangat perjuangan harus terus dilanjutkan melalui karya, persatuan, kepedulian, serta pengabdian kepada rakyat, bangsa, dan negara.

Menutup pesannya, Sendi mengucapkan selamat berlomba kepada seluruh peserta. Ia berharap setiap peserta dapat menampilkan kemampuan terbaik, menyanyikan lagu perjuangan dengan penuh penghayatan, serta membawakan lagu daerah dengan rasa bangga terhadap kekayaan budaya Indonesia. (Red).


ROTASIKEPRI.COM, BATAM - Polresta Barelang melalui Polsek Lubuk Baja bersama Tim Jatanras Polda Kepri berhasil mengamankan seorang pria yang diduga melakukan tindak pidana pencurian patung Fore Face Buddha atau Dewa Empat Wajah di tempat ibadah SHAN FO TANG MIAO (Vihara Kecil), Ruko Baloi Point Blok B2 Nomor 12, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam. 


Terduga pelaku berinisial VH alias O (27) diamankan setelah dilakukan serangkaian penyelidikan berdasarkan informasi yang diterima petugas. Pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat. Pada Minggu, (08/11/2026).


Peristiwa dugaan pencurian tersebut diketahui terjadi pada Minggu, 11 Oktober 2026, sekira pukul 10.33 WIB, di SHAN FO TANG MIAO (Vihara Kecil), Ruko Baloi Point Blok B2 Nomor 12, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam. 


Korban berinisial AS (47), seorang wiraswasta, mendapatkan informasi dari salah seorang jemaat bahwa patung Fore Face Buddha atau Dewa Empat Wajah yang berada di tempat ibadah tersebut telah hilang.


Setelah menerima informasi tersebut, korban segera melakukan pengecekan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di lokasi. Dari rekaman CCTV, terlihat seorang laki-laki mengenakan hoodie berwarna hitam, celana pendek, dan helm masuk ke dalam tempat ibadah. 


Pelaku kemudian terlihat mengangkat patung Fore Face Buddha menggunakan kedua tangannya dan membawanya keluar dari lokasi.


Korban selanjutnya memeriksa rekaman CCTV yang berada di ruko miliknya dan melihat terduga pelaku berlari sambil membawa patung tersebut menuju arah Perumahan Baloi Mas. 


Setelah mengetahui kejadian tersebut, korban mendatangi lokasi dan memastikan patung miliknya telah hilang, sehingga selanjutnya melaporkan peristiwa dugaan tindak pidana pencurian tersebut kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.


Menindaklanjuti pengungkapan kasus tersebut, pada Sabtu, 7 November 2026, sekira pukul 09.00 WIB, Tim Jatanras Polda Kepri memperoleh informasi dari masyarakat mengenai keberadaan seorang pria berinisial VH alias O yang diduga terlibat dalam perkara pencurian tersebut. 


Terduga pelaku diinformasikan berada di kawasan Ruli belakang Perumahan Putra Jaya Cluster D, RT/RW 06/15, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam.


Berbekal informasi tersebut, Tim Jatanras Polda Kepri bersama personel Opsnal Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja segera melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diinformasikan. 


Upaya tersebut membuahkan hasil, sekira pukul 12.50 WIB, petugas berhasil mengamankan VH alias O (27) di kawasan Ruli belakang Perumahan Putra Jaya Cluster D, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam.


Selanjutnya, terduga pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Lubuk Baja guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. 


Adapun barang bukti yang diamankan berupa satu buah flashdisk merek Sandisk, satu helai hoodie berwarna abu-abu, satu helai kaos berwarna hitam, satu lembar fotokopi kuitansi pembelian patung Fore Face Buddha senilai Rp19.800.000, serta satu buah helm berwarna hitam.


Atas perbuatannya, terduga pelaku disangkakan melanggar Pasal 477 Ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan, dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun atau pidana denda paling banyak Kategori V dan terhadap perkara tersebut, penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


Polresta Barelang mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, memastikan keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila mengetahui atau mengalami tindak pidana maupun gangguan kamtibmas. 


Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Polisi 110 yang dapat dihubungi secara gratis untuk memperoleh bantuan kepolisian secara cepat. 


Polresta Barelang berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Batam.(Red*)

Rotasikepri.com, Batam - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Unit Samapta Polsek Batu Aji Polresta Barelang melaksanakan kegiatan Patroli Blue Light atau Batara Biru Aji dengan menyasar sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, kawasan permukiman, pusat perbelanjaan, perbankan, serta ruas jalan raya di wilayah hukum Polsek Batu Aji. 


Kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus upaya mengantisipasi tindak pidana Curas, Curat, dan Curanmor (C3), serta kejahatan jalanan. Kegiatan berlangsung mulai Jumat malam hingga Sabtu pagi, (06/11/2026) sampai dengan (07/11/2026), pukul 20.00 WIB hingga 08.00 WIB.


Patroli tersebut dilaksanakan oleh Regu I Unit Samapta Polsek Batu Aji dengan kekuatan dua personel, yaitu Aipda Saipul Bahri dan Aipda Rudy, di bawah pengawasan Perwira Pengawas (Pawas), Kanit Binmas Polsek Batu Aji, Ipda Binsar Junison Pardede, serta penanggung jawab kegiatan Kapolsek Batu Aji, AKP Satri Putra, S.E., M.H. 


Sebelum melaksanakan patroli, personel terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kendaraan dinas patroli Batara Biru Aji, meliputi pengecekan oli mesin, air radiator, air aki, minyak rem, dan kondisi ban guna memastikan kendaraan dalam keadaan baik dan siap digunakan.


Dalam pelaksanaannya, mulai pukul 20.30 WIB hingga 01.00 WIB, personel menyambangi sejumlah lokasi, di antaranya Mitra Mall dan Aviari, Ruko Genta Dua, Jalan Raya Mata Kucing, Base Camp, Simpang Tobing, kawasan perumahan Merlion, ATM, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, SPPG, Perumahan Permata Hijau, serta Perumahan Pandawa Asri. 


Pada kesempatan tersebut, personel juga melakukan pemantauan aktivitas masyarakat dan menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi aksi kejahatan.


Selanjutnya, pada pukul 02.00 WIB hingga 04.00 WIB, patroli dilanjutkan dengan menyasar ATM Center Fanindo, Jalan Raya Tanjung Uncang, Jalan Raya Makam Pahlawan, Perumahan Pandawa Asri, Perumahan Putra Jaya, Jalan Raya Base Camp, Perumahan Taman Carina, Jalan Raya Tembiang, serta Jalan Raya Aviari dan Mata Kucing. 


Kegiatan tersebut difokuskan pada upaya pencegahan tindak pidana C3 dan kejahatan jalanan, khususnya pada jam-jam rawan ketika aktivitas masyarakat mulai berkurang.


Memasuki pukul 04.00 WIB hingga 06.00 WIB, personel kembali melaksanakan patroli di kawasan Merlion Square, Pasar Aviari, Pasar Fanindo, Perumahan Puskopkar, Jalan Raya Simpang Aini, Simpang Tobing, Simpang RKT, Perumahan Genta 1, hingga Jalan Raya Tanjung Uncang. Kemudian, pada pukul 07.00 WIB hingga 08.00 WIB, patroli difokuskan pada pemantauan arus lalu lintas dan antisipasi kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas di Simpang Lampu Merah Polsek Batu Aji dan Simpang Tobing.


Kapolsek Batu Aji, AKP Satri Putra, S.E., M.H., menyampaikan bahwa Patroli Blue Light merupakan salah satu upaya preventif Polri untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui kehadiran personel kepolisian di lapangan. 


Kegiatan patroli akan terus dioptimalkan, terutama pada lokasi dan waktu yang berpotensi terjadi tindak kriminalitas. Ia juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan.


Berdasarkan hasil pelaksanaan patroli sejak pukul 20.00 WIB hingga 08.00 WIB, situasi di seluruh wilayah hukum Polsek Batu Aji terpantau aman, lancar, tertib, dan terkendali. 


Tidak ditemukan kejadian menonjol maupun gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung. Setelah seluruh rangkaian patroli selesai, personel melaksanakan serah terima tugas dari petugas piket lama kepada petugas piket baru sebagai bentuk kesinambungan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.


Polresta Barelang melalui Polsek Batu Aji berkomitmen untuk terus meningkatkan kegiatan patroli preventif guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. 


Masyarakat juga diimbau agar tidak ragu menghubungi layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian, menemukan gangguan kamtibmas, atau mengetahui adanya tindak kriminalitas. Layanan Polisi 110 siap menerima laporan dan pengaduan masyarakat sebagai wujud pelayanan Polri yang cepat, responsif, dan profesional.(Red*)

Rotasikepei.com, Batam - Perekonomian Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan kinerja positif dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 7,52 persen secara tahunan (year-on-year/y-on-y) pada Triwulan III 2026.


Capaian tersebut menjadi yang tertinggi di antara seluruh provinsi di Sumatera dan berada jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.


Di balik capaian tersebut, Kota Batam memegang peranan penting sebagai motor utama penggerak ekonomi Kepri. Berdasarkan perhitungan kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Batam menyumbang rata-rata 66,63 persen terhadap total perekonomian Kepri pada Triwulan I dan II 2026.


Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyambut positif capaian tersebut. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Kepri yang berada di atas rata-rata nasional merupakan sinyal positif bagi perkembangan ekonomi kawasan, sekaligus mencerminkan besarnya peran Batam dalam mendorong aktivitas ekonomi regional.


“Pertumbuhan ekonomi Kepri yang mencapai 7,52 persen tentu patut kita syukuri. Terlebih, Batam memberikan kontribusi yang sangat besar terhadap perekonomian provinsi. Ini menunjukkan bahwa aktivitas industri, investasi, perdagangan dan sektor jasa di Batam terus bergerak dan memberikan dampak bagi perekonomian daerah,” kata Amsakar di Batam Centre, Jumat (6/10).


Ia menyebutkan, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk terus memperkuat fondasi ekonomi Batam agar pertumbuhan yang tercipta dapat memberikan multiplier effect bagi kawasan sekitar dan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Ke depan, kita ingin pertumbuhan ini tidak hanya tercermin dalam angka statistik, tetapi juga mampu mendorong masuknya investasi berkualitas, membuka lebih banyak lapangan pekerjaan, memperkuat industri bernilai tambah dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.


Batam Jadi Penggerak Utama Ekonomi Kepri


Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau, nilai PDRB Kepri pada Triwulan III 2026 mencapai Rp107,15 triliun atas dasar harga berlaku (ADHB), atau Rp59,86 triliun atas dasar harga konstan (ADHK).


Dari sisi lapangan usaha, industri pengolahan menjadi kontributor terbesar dengan pangsa 40,34 persen terhadap PDRB dan memberikan andil pertumbuhan sebesar 3,18 poin persentase. Selanjutnya, sektor konstruksi memiliki pangsa 20,20 persen dengan andil 1,25 poin persentase, disusul pertambangan dan penggalian dengan pangsa 11,15 persen serta andil 0,73 poin persentase.


Ketiga sektor tersebut secara bersama-sama memberikan kontribusi sebesar 5,16 poin persentase terhadap pertumbuhan ekonomi Kepri. Kondisi ini memperlihatkan bahwa aktivitas industri, pembangunan infrastruktur dan sektor berbasis sumber daya masih menjadi penopang utama perekonomian daerah.


Sementara dari sisi pengeluaran, Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) memiliki pangsa terbesar sebesar 45,87 persen terhadap PDRB dengan andil pertumbuhan 2,38 poin persentase.


Konsumsi rumah tangga menyumbang 40,29 persen dengan andil 1,60 poin persentase, sedangkan net ekspor memiliki pangsa 8,44 persen dengan andil pertumbuhan 1,18 poin persentase.


Komposisi tersebut menunjukkan bahwa investasi, konsumsi masyarakat dan aktivitas perdagangan menjadi faktor penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Kepri.

Perkuat Sinergi untuk Batam Lebih Maju


Besarnya kontribusi Batam terhadap perekonomian Kepri tidak terlepas dari peran strategisnya sebagai pusat industri, perdagangan, investasi dan jasa di Kawasan Barat Indonesia.


Di bawah kepemimpinan Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam sekaligus Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, penguatan iklim investasi dan percepatan pembangunan kawasan terus menjadi prioritas.


Sinergi antara BP Batam dan Pemerintah Kota Batam menjadi modal penting dalam menciptakan ekosistem usaha yang kondusif, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat infrastruktur dan menjaga daya saing Batam sebagai kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.


Amsakar optimis, dengan kolaborasi yang semakin solid antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat, Batam akan terus memperkuat posisinya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi Kepri.


“Kita ingin Batam terus tumbuh dan semakin maju. Bukan hanya menjadi penggerak ekonomi Kepri, tetapi juga semakin diperhitungkan sebagai kawasan investasi yang kompetitif di tingkat nasional maupun internasional,” tutup Amsakar.


Dengan kontribusi ekonomi yang dominan dan dukungan berbagai sektor unggulan, Batam memiliki peran strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan Kepri sekaligus memperkuat daya saing ekonomi kawasan.(Red*)



Rotasikepri.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam menggelar Pameran Foto Pembangunan Batam pada 7–8 November 2026 di Atrium K-Square Mall, sempena dengan rangkaian peringatan Hari Bakti ke 55 tahun Badan Pengusahaan Batam.


Pameran yang digagas oleh Direktorat Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, menampilkan 125 visualisasi sejarah dan perjalanan pembangunan Batam yang dimulai sejak tahun 1971 hingga saat ini.


Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini menjadi salah satu upaya BP Batam dalam memperkenalkan perkembangan dan berbagai potret pembangunan Batam kepada masyarakat.


Melalui rangkaian foto yang ditampilkan, masyarakat diajak melihat lebih dekat perjalanan pembangunan Batam, mulai dari pengembangan infrastruktur, kawasan industri, konektivitas transportasi, hingga berbagai fasilitas pendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi.


Pameran ini juga menjadi media komunikasi publik yang menghadirkan dokumentasi visual mengenai transformasi Batam sebagai kawasan strategis yang terus berkembang dan berbenah dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.


Kepala BP Batam, Amsakar Achmad hadir membuka secara langsung, mengatakan bahwa pembangunan Batam merupakan hasil kerja para pendiri BP Batam terdahulu, bersama partisipasi seluruh elemen masyarakat.


“Pembangunan Batam bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga bagaimana kita membangun kepercayaan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menghadirkan kemajuan yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. 


Melalui pameran foto ini, kami ingin memperlihatkan perjalanan dan berbagai upaya pembangunan yang telah dilakukan, sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melanjutkan kemajuan Batam.” Katanya.


Amsakar juga berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang interaksi antara BP Batam dan masyarakat, sehingga publik semakin mengenal peran serta kontribusi BP Batam dalam mendukung pembangunan dan pengembangan Batam.


Menurutnya, dokumentasi pembangunan memiliki nilai penting karena tidak hanya merekam perubahan suatu kawasan, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan dan sejarah perkembangan Batam.


Penyelenggaraan Pameran Foto Pembangunan Batam ini sekaligus menjadi momentum peringatan Hari Bakti BP Batam ke-55 untuk memperkuat komitmen institusi dalam mendukung pembangunan Batam yang berkelanjutan, meningkatkan daya saing daerah, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pelaku usaha.


Sementara itu, Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan bahwa pameran foto tersebut merupakan salah satu bentuk pendekatan komunikasi publik yang dikemas secara informatif dan menarik.


“Kami ingin menghadirkan informasi pembangunan Batam dengan cara yang lebih dekat dan mudah dipahami masyarakat. Melalui visualisasi foto, masyarakat dapat melihat berbagai perkembangan dan perubahan yang terjadi di Batam. 


Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang apresiasi terhadap hasil pembangunan, tetapi juga meningkatkan pemahaman dan rasa memiliki masyarakat terhadap kemajuan daerah.”


BP Batam mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan menyaksikan Pameran Foto Pembangunan Batam di Atrium K-Square Mall pada 7–8 November 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.


Melalui kegiatan ini, BP Batam berharap masyarakat dapat semakin mengenal perjalanan pembangunan Batam sekaligus menjadi bagian dari semangat bersama dalam mewujudkan Batam yang semakin maju, modern, dan berdaya saing.


Turut hadir dalam opening ceremony, Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan Alexander Zulkarnain, Anggota/Deputi Bidang Pengelolaan Kawasan Syahrin Joyo, Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga Sthefani Barlian, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam Ardiwinata, perwakilan dari Balai Deteksi Sinyal (BDS) BSSN Batam dan pengunjung K-Square. (Red*)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.