Latest Post

Personel Dit Lantas Polda Kepri, Bripka Desjan Siallagan meraih 1 medali Emas dan 3 medali perak di Kejuaraan Internasional Atlet Master, Kuala Lumpur. Malaysia
Foto: Humas Polda Kepri


Kepri, Rotasikepri.com – Kabar menggembirakan datang dari Personel Dit Lantas Polda Kepri, Bripka Desjan Siallagan yang telah meraih 1 medali Emas dan 3 medali perak pada Kejuaraan Internasional Atletik Master yang digelar di UM Arena Kuala Lumpur, Malaysia pada 3 Desember 2022 sampai dengan 4 November 2022.

Kapolda Kepri, Irjen Pol. Dr. Aris Budiman,M.Si. mengapresiasi anggota yang berprestasi dan sangat bangga atas capaian dan prestasi Bripka Desjan Siallagan yang telah mengharumkan nama institusi Polri khususnya Polda Kepulauan Riau. 

″Bakat luar biasa dari personil kita ini akan terus kita dukung, Sehingga ke depannya mampu terus menorehkan prestasi dan membanggakan Polda Kepri″. Ujar Kapolda Kepri Irjen Pol. Dr. Aris Budiman,M.Si. Senin,(5/12/2022)

Saat dihubungi oleh Humas Polda Kepri Bripka Desjan Siallagan mengatakan dengan latihan yang intensif serta dibimbing oleh pelatih yang berpengalaman sejak enam bulan yang lalu, atas prestasi yang sudah di capai adalah Kejurnas Atletik Master Indonesia yang diselenggarakan pada Bulan oktober yang lalu di Yogyakarta,

"Dalam Kejurnas tersebut, berhasil meraih 4 Medali yang terdiri dari lari 1.500 meter meraih emas, estafet 4x1 meraih emas, estafet 4x4 meraih emas dan lari 800 meter meraih medali perak." Ucap Desjan

Pada Kejuaraan Internasional Atletik Master yang digelar di UM Arena Kuala Lumpur, Malaysia, Bripka Desjan Siallagan kembali berhasil meraih 4 Medali yang terdiri dari jarak 1.500 meter meraih emas, medley relay (estafet) meraih Perak, jarak 400 meter maraih Perak dan lari 800 meter meraih perak.

″Target kedepannya, Apabila memungkinkan dapat dukungan dari Institusi Polri, Saya akan mengikuti Kejuaraan Atletik seluruh Polisi Dunia yang akan diadakan pada bulan Juli 2023 yang akan datang di Negara Canada, saya sangat bersemangat karena menurut pelatih, beliau sangat optimis saya dapat mengukir prestasi disana nantinya″. Ujar Bripka Desjan Siallagan.

Kapolsek Bengkong, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Mardalis.
Foto: Istimewa


Batam, Rotasikepri.com - Beredar isu di media sosial terkait penangkapan seorang pria diduga pelaku penculikan anak di wilayah Kecamatan Bengkong, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), pada Minggu (4/12/2022) sore.

Menyusul berkembangnya isu yang belum dipastikan kebenarannya itu, Kapolsek Bengkong, Inspektur Polisi Satu (Iptu) Mardalis menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak benar atau hoaks.

“Itu bukan video penculikan anak, tapi dia merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) bernama Sahrudin,” ujar Mardalis, Senin (5/12/2022).

Lanjut Kapolsek, pria berumur 16 tahun warga RT 02/RW 9 Bengkong Harapan 1 itu diamankan setelah kedapatan masuk dalam pekarangan rumah warga.

“Sahrudin memang suka dengan anak-anak yang bermain jadi dia ingin berbaur. Namun karena gerak-geriknya sedikit mencurigakan sehingga diamankan warga setempat,” jelas Kapolsek.

Peristiwa ini, kata Kapolsek, sudah diselesaikan oleh anggota Bhabinkamtibmas Bengkong Harapan dan Sahrudin sudah dikembalikan kepada pihak keluarga.

Untuk itu, pihaknya mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan jangan resah soal beredar video tersebut. Selain itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tidak sembarangan menyebarkan video jika belum mengetahui kebenarannya.

“Kita imbau keluarga dan terutama orang tua untuk ketat mengawasi anak dan lingkungan sekitarnya. Jangan cemas, harus tetap waspada terhadap anak-anak kita. Silakan dikroscek terlebih dahulu ke pihak kepolisian sebelum menyebarkan video-video yang berkaitan dengan penangkapan. Karena itu akan meresahkan masyarakat,” imbuhnya.

Sebelumnya, telah beredar sebuah rekaman video yang memperlihatkan seorang pria tengah dikerumuni dan diamankan warga atas dugaan penculikan.

Dalam video berdurasi 11 detik itu, terlihat seorang pria menggunakan baju berwarna coklat dan celana kuning. Dia duduk bersilang kaki dan seorang warga sedang memeganginya dari belakang.

Masih dari video, tertulis bahwa pria yang diamankan itu adalah terduga pelaku penculikan anak di kawasan Bengkong.

Kapolsek Sei Beduk, AKP Betty Novia saat mengawal Aksi UNRAS di titik kumpul dekat Halte Panbil, Senin,(5/12/2023).
Foto : Humas Sei Beduk


Batam, Rotasikepri.com - Kapolsek Sei Beduk, AKP Betty Novia pimpin pengamanan massa aksi unjuk rasa koalisi rakyat terkait UMK 2023 di titik kumpul dekat halte Panbil, dengan tujuan ke Kantor Walikota Batam. Senin,(05/12/22). sekira pukul 07.00 wib, sampai dengan selesai.

Sebelum pengamanan dimulai, Kapolsek Sei Beduk AKP Betty Novia memimpin apel untuk memberikan pengarahan dan informasi kepada anggota yang akan melaksanakan pengamanan tersebut.

AKP Betty menyerukan kepada massa aksi untuk tetap menjaga kondusifitas keamanan selama kegiatan berlangsung dan jangan mudah terprovokasi.

Personil yang hadir dalam pengamanan yakni, Personil Sat IK Polresta Barelang, Personil Sat Res Narkoba Polresta Barelang, Personil Sat Lantas Polresta Barelang, Personil Sat Samapta Polresta Barelang, serta Personil Polsek Sungai Beduk yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sei Beduk.

Adapun tuntutan massa Serikat Buruh sebagai berikut : 

1. Tolak Pembahansan Upah menggunakan PP No. 36 

2. Tetapkan Upah Minimum 2023, berdasarkan inflasi & pertumbuhan Ekonomi

3. Tetapkan Upah Minimum Th 2023 sebesar 13 %.

Sebanyak 400 orang massa hadir dalam aksi, yakni massa dari FSPMI sebanyak 70 orang, massa dari Garmet sebanyak 30 orang dan 300 orang massa dari FSPMI Kawasan Tunas.

Selanjutnya dalam kegiatan tersebut, Polsek Sei Beduk juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, untuk mencegah penyebaran covid-19.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Sei Beduk AKP Betty Novia mengatakan kami berharap dalam aksi unjuk rasa tersebut tetap menjaga ketertiban, keamanan serta tetap memperhatikan protokol kesehatan”.

Sekira pukul 09.30 Wib Massa Tikum Halte Panbil sejumlah ± 400 org bergerak menuju Kantor Wali Kota Batam dgn Pengawalan Polisi (Patwal Sat lantas Polresta Barelang. (Red).

Aktivitas pematangan lahan disinyalir tanpa izin dan rekomendasi di Kecamatan Galang Baru. Minggu,(4/12/2022).


Batam, Rotasikepri.com - Pematangan lahan menjadi salah satu kegiatan yang kerap dilakukan tanpa mengantongi izin. Kegiatan ilegal itu bukan pertama kali terkuak dan ditindaklanjuti. Hingga kini, masih ada pemilik lahan yang masih nakal ketika menggarap lahan. Minggu, (4/12/2022).

Dari pantauan awak media, pada hari Kamis, (1/12/2022). terlihat jelas ada kegiatan pematangan lahan di daerah Kecamatan Galang Baru yang diketahui pemilik lahan berinisial A,

"Saya disini hanya pengawas bang, pemiliknya berinisial A, teruntuk surat-surat izin nya bisa tanyakan ke dia, karena saya kurang tau juga." Kata sumber berinsial AT yang mengaku sebagai pengawas kegiatan saat di wawancarai dalam lokasi lahan tersebut

"Mereka hanya memiliki alas hak dalam mengerjakan pekerjaan tersebut dan lokasi itu akan di bangun tambak udang,” ungkap AT.

Di lokasi juga terpantau ada dua alat berat dan beberapa lori digunakan untuk melakukan aktifitas Cut and Fill serta terlihat jelas masih banyaknya tumbuhan bakau atau Mangrove sekitaran lokasi ikut dan hendak ditimbun.

Sehingga kegiatan tersebut disinyalir tidak mengantongi izin maupun rekomendasi dari instansi terkait.

Sedangkan di ketahui bahwa kawasan Barelang sampai saat ini masih status Quo, pihak yang akan mengelolanya oleh BP Batam dan Dinas lingkungan hidup dan Kehutanan ( DLHK ) Provinsi Kepulauan Riau dan adanya oknum perusak Hutan Mangrove di Galang Baru saat ini sedang berlangsung.

Namun di dalam Aturan dan Peraturan DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan) yang telah di ketahui dalam pembabatan hutan mangrove dapat dijerat melanggar pasal 50 Undang-Undang (UU) Kehutanan, dan diatur masalah pidananya pada pasal 78 dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar.

Dalam hal ini, diharapkan instansi terkait dapat menindaklanjuti dan melakukan pengawasan terhadap kegiatan tersebut.

Telah diterbitkan berita, belum dapat di konfirmasikan Kepala DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dan BP Batam

Resa Fahlewi (37), terduga pelaku pembuhanan berhasil di ringkus Unit Reskrim Polsek Batu Ampar, Jumat,(2/12/2022)
Foto: Humas Polsek Batu Ampar 


Batam, Rotasikepri.com - Seorang perempuan yang diketahui bernama Riska Trisnawati (33), ditemukan tewas di Tanjungsengkuang, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, Rabu (30/11/2022) kemarin.

Diduga, ia menjadi korban pembunuhan. Sebab, pada mayatnya terdapat luka memar. Diduga ia dibunuh oleh suaminya sendiri.

Tidak membutuhkan waktu lama, penyelidikan yang dilakukan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Batu Ampar membuahkan hasil. 

Terduga pelaku yang bernama Resa Fahlewi (37), sempat melarikan diri setelah kejadian. Namun pelariannya tidak berlangsung lama. Ia berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Batuampar di tempat persembunyiannya di Tiban Koperasi, Jumat (2/12/2022) sore, sekitar pukul 16.30 WIB.

Pelaku juga berusaha melarikan diri saat hendak diamankan. Sehingga tim terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur. Ia dilumpuhkan dengan tembakan pada bagian kakinya.

Pantauan, RP sudah diamankan di Mapolsek Batuampar. Saat ini, ia masih menjalani pemeriksaan.

"Terduga pelaku sudah diamankan dan saat ini masih dalam pemeriksaan. Ia diamankan saat berada di rumah kerabatnya," ujar Kapolsek Batuampar, Kompol Salahuddin.(Red).

Perempuan berinisial RYL terduga pelaku pencurian berhasil diamankan Reskrim Polsek Sei Beduk, Jumat,(2/12/2022).
Foto: Humas Polsek Sei Beduk 


Batam, Rotasikepri.com - Unit reskrim Polsek Sei Beduk berhasil mengamankan 1 orang perempuan pelaku tindak pidana pencurian, Jumat, (02/12/ 2022).

Diketahui, Korban mendapat informasi dari pihak koperasi pada hari Senin, 28 November 2022. sekitar pukul 09.36 Wib, bahwa ijazah miliknya telah digadai oleh terduga pelaku berinisial RYL. yang mana teman satu kos korban.

"Ada 2 Ijazah tergadai di Koperasi An. FKN dan An. DPA, kedua ijazah tersebut yakni milik korban serta teman kos terduga pelaku sebesar Rp.4.200.000,- dan Rp. 4.800.000,-" ujar Kapolsek Sei Beduk, AKP Betty Novia

Kata Betty lagi, atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar Rp. 9.000.000,- dan melaporkan ke pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Sei Beduk." tutupnya

Lanjut Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk, IPTU Yustinus Halawa, S.H.,M.H menjelaskan kronologis penangkapan yakni Pada hari Selasa 29 November 2022 sekira Pukul. 08.30 wib,

"Unit Reskrim mendapat info dari pelapor bahwa pelaku ada di Dormitori Panbil Kel. Muka Kuning Kec. Sei Beduk Batam, kemudian Ops Reskrim segera ke lokasi dan berhasil mengamankan 1 ( satu ) orang Perempuan dewasa An. RYL," ungkap Yustinus

Lanjut Yustinus, setelah di lakukan interogasi pelaku mengakui perbuatannya telah mengambil 2 ( dua ) lembar Ijazah An. DPA dan Ijazah An. FKN yang telah di gadaikan kepada pihak koperasi. Selanjutnya terhadap tersangka dan barang bukti di bawa ke Polsek Sei Beduk untuk dilakukan pengusutan perkara lebih lanjut," tambah Yustinus.

"Korban Berinisial DPA (20thn) dan FKN (20thn), teman kos terduga pelaku dan 1 ( satu ) Lembar Ijazah Asli An. DPA yang di keluarkan oleh SMK NEGERI 3 Payakumbuh serta 1 ( satu ) Lembar Ijazah Asli An. FKN yang di keluarkan oleh SMK NEGERI 4 Klaten di amankan sebagai barang bukti." tutup Kanit Reskrim 

Kapolsek Sei Beduk AKP Betty Novia mengatakan “pelaku yang diamankan berjumlah 1 orang yakni RYL (23 Th) dan pelaku tersebut juga tinggal di Dormitory Panbil Kel.Mukakuning Kec.Sei Beduk”.

Terhadap pelaku RYL (23 Th) diancam melakukan dugaan tindak pidana Pencurian dengan Pasal 362 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 5 (lima) tahun. (Red).

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.