Latest Post




Rotasikepri.com
, Batam - Pemadaman listrik yang meluas di Batam pada Senin (12/10) menjadi ujian bersama bagi masyarakat dan dunia usaha. 

BP Batam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT PLN Batam beserta seluruh petugas yang telah bekerja keras mempercepat penanganan dan pemulihan pasokan listrik.

BP Batam melalui Kedeputian Bidang Investasi di bawah kepemimpinan Fary Djemy Francis, Selasa pagi, langsung menerjunkan tim untuk mengunjungi sejumlah kawasan industri, investor, pelaku UMKM, serta fasilitas pelayanan publik, termasuk rumah sakit.

Kunjungan ini bertujuan mendengarkan langsung kendala yang dihadapi pelaku usaha, menyampaikan perkembangan informasi, dan memastikan komunikasi serta pendampingan tetap berjalan.

“Kami mengapresiasi kerja keras PLN Batam dalam mempercepat pemulihan. Dalam keadaan seperti ini, yang dibutuhkan bukan hanya solusi teknis, tetapi juga kepedulian dan kebersamaan. 

BP Batam ingin hadir, mendengar, dan memastikan para investor serta pelaku usaha tidak menghadapi kesulitan ini sendirian,” ujar Fary Djemy Francis.

Langkah tersebut mendapat sambutan positif dari dunia usaha.

Johanes Kennedy Aritonang, Chairman Panbil Group, mengapresiasi respons cepat PLN Batam serta kepedulian BP Batam yang turun langsung mendengarkan dan mendampingi pelaku usaha di tengah situasi sulit.

Senada dengan itu, Ali Ulai, Ketua DPC IPERINDO Kepulauan Riau, menyampaikan penghargaan atas kesigapan PLN Batam dan kehadiran BP Batam yang memperkuat semangat kebersamaan antara pemerintah, penyedia infrastruktur, dan dunia industri.

Sementara itu, dalam kunjungan ke PT Philips Industries Batam, tim BP Batam diterima langsung oleh Mr. Sia Lee Heng, dari jajaran manajemen perusahaan. 

Pihak Philips menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian BP Batam kepada pelaku usaha, khususnya dalam menghadapi situasi seperti ini.

Secara paralel, BP Batam melalui Direktorat Lalu Lintas Barang juga membuka layanan helpdesk daring bagi pelaku usaha yang membutuhkan konsultasi dan pendampingan teknis perizinan.

Bagi BP Batam, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya terus memperkuat keandalan infrastruktur, kualitas pelayanan, serta kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

“Kepercayaan investor tidak hanya dibangun ketika semua berjalan baik, tetapi juga melalui cara kita hadir dan saling mendukung saat menghadapi kesulitan. Setiap tantangan harus menjadi kesempatan untuk belajar, berbenah, dan menjadikan Batam semakin baik,” tutup Fary.

Batam kuat karena kebersamaan. Investasi tumbuh karena kepercayaan. (Red*)





Rotasi Kepri.com, Batam – Polsek Batam Kota, Polresta Barelang, melaksanakan kegiatan pengamanan dan pemantauan terhadap sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pascapadamnya aliran listrik di wilayah Kota Batam. 


Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), mengantisipasi potensi gangguan keamanan akibat antrean kendaraan, serta memastikan aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) berjalan dengan aman dan tertib. 


Pengamanan dipimpin oleh Kapolsek Batam Kota, AKP Benny Syahrizal, S.H., M.H., pada Selasa, (13/10/2026). Pukul 08.00 WIB.Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Batam Kota melaksanakan pengamanan di 11 SPBU yang tersebar di wilayah hukumnya. 


Lokasi pengamanan meliputi SPBU PT. Majesty Mediterania di Baloi Permai, SPBU PT. Hulu Banda Banda Baru di Sungai Panas, SPBU PT. Batam Riau Perkasa di Belian, SPBU PT. Lima Mas Sentosa di Sukajadi, SPBU PT. Sinar Agung Kencana di kawasan KDA, serta SPBU PT. Majesty Sejahtera di Plamo Garden.


Pengamanan juga dilakukan di SPBU PT. Majesty Petrolindo Batam Botania, SPBU PT. Ismadi Salam Bandara di kawasan Belian, SPBU PT. Majesty Petroleum Gelael di Teluk Tering, SPBU PT. Tata Murdaya Laksana Ocarina di kawasan Simpang Ocarina, serta SPBU Pandan Wangi Sukajadi. 


Personel ditempatkan di masing-masing lokasi dan melaksanakan pengamanan secara bergantian dengan personel piket patroli maupun personel lainnya sesuai kebutuhan di lapangan.


Berdasarkan hasil monitoring, seluruh SPBU di wilayah hukum Polsek Batam Kota telah beroperasi sejak pukul 06.00 WIB. 


Pascapadamnya aliran listrik, antrean kendaraan di sejumlah SPBU terpantau cukup padat, dengan mayoritas kendaraan yang mengantre merupakan kendaraan roda dua. 


Meskipun demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh lokasi pengamanan tetap terpantau aman dan kondusif.


Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, personel Polsek Batam Kota melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di sekitar SPBU, berkoordinasi dengan pengawas SPBU, serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya perselisihan akibat antrean kendaraan yang cukup panjang.


Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat yang hendak mengisi BBM agar tetap tertib, mengikuti antrean, dan mematuhi arahan petugas demi kelancaran pelayanan.


Melalui kegiatan tersebut, Polsek Batam Kota berupaya memastikan aktivitas masyarakat di SPBU tetap berjalan dengan lancar sekaligus mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas. 


Kehadiran personel kepolisian di lokasi juga menjadi bentuk pelayanan kepada masyarakat untuk memberikan rasa aman, menjaga ketertiban, serta mengantisipasi potensi kerawanan yang dapat muncul akibat meningkatnya antrean kendaraan setelah gangguan aliran listrik.


Hingga pelaksanaan monitoring berlangsung, situasi di 11 SPBU yang menjadi sasaran pengamanan terpantau aman dan kondusif. 


Personel Polsek Batam Kota tetap melaksanakan pengamanan dan pemantauan secara berkelanjutan guna mengantisipasi perkembangan situasi di lapangan serta memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga di wilayah hukum Polsek Batam Kota, Polresta Barelang.


Polresta Barelang mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tertib saat mengantre BBM, dan bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas agar tetap aman dan kondusif. 


Apabila masyarakat mengetahui adanya gangguan keamanan, tindak kriminalitas, atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi layanan Polisi 110 yang dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan laporan maupun permintaan bantuan kepolisian.(Red*)



Rotasikepri.com, Batam - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menjalin kerja sama dengan Ombudsman Republik Indonesia untuk memperkuat pengawasan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.


Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Balairung Sari BP Batam, Selasa, 13 Oktober 2026.


Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Ketua Ombudsman RI, Nuzran Joher, serta disaksikan Asisten Madya Keasistenan Utama Manajemen Pencegahan Maladministrasi Ombudsman RI, Aat Sugihartati; Kepala Perwakilan Ombudsman Prov. Kepri, Lagat Siadari; dan para Anggota/Deputi di lingkungan BP Batam.


Adapun kerja sama tersebut mencakup pencegahan maladministrasi, percepatan penyelesaian pengaduan masyarakat, pertukaran informasi, pemanfaatan sarana dan prasarana, serta pengembangan sumber daya manusia.


Pada kesempatan pertama, Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengatakan pelayanan publik menjadi salah satu perhatian serius BP Batam dalam mendukung pengembangan Batam sebagai kawasan industri yang tangguh dan berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi nasional.


“Peningkatan pelayanan untuk Batam sebagai kawasan investasi adalah sebuah keniscayaan. Sehingga BP Batam harus berkomitmen untuk memperbaiki dan meningkatkan pelayanan publik untuk masyarakat maupun pelaku usaha,” ujar Amsakar.


Melalui kerja sama ini, BP Batam diharapkan dapat memperkuat tata kelola pelayanan yang lebih baik, meningkatkan respons terhadap pengaduan masyarakat, serta mencegah potensi maladministrasi dalam penyelenggaraan layanan.


Ketua Ombudsman RI, Nuzran Joher, menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini, yang diharapkan dapat memperkuat sinergi kedua lembaga sekaligus membangun mekanisme penanganan pengaduan dan meningkatkan kualitas layanan publik.


Nuzran juga mengatakan, MoU ini menjadi landasan saat BP Batam menjalankan tugas dan fungsinya agar terhindar dari risiko maladministrasi serta mendorong percepatan pelayanan publik.


“Sinergi antara Ombudsman RI dan BP Batam diharapkan dapat memperkuat mekanisme penyelesaian pengaduan sekaligus menghadirkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat dan pelaku usaha,” kata Nuzran.


Selain seremoni penandatanganan, BP Batam dan Ombudsman RI juga menggelar sosialisasi persiapan penilaian maladministrasi penyelenggaraan pelayanan publik BP Batam Tahun 2026.


Kegiatan ini diikuti para pejabat di lingkungan BP Batam sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan maladministrasi dan pemenuhan standar pelayanan publik. (Red*)




Rotasikepri.com, Batam – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM., menyampaikan keprihatinan kepada masyarakat yang terdampak pemadaman listrik di Kota Batam, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Bintan. 


Polda Kepri telah mengambil langkah-langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman, tertib, dan damai.


Langkah preventif tersebut dilakukan dengan menugaskan personel Kepolisian untuk melaksanakan patroli, penjagaan, pengaturan lalu lintas, serta pengamanan objek vital nasional.


“Alhamdulillah, selama kejadian padamnya listrik tersebut hingga hari ini, kami tidak menerima laporan adanya kecelakaan lalu lintas ataupun pencurian ataupun kasus menonjol lainnya. 


Artinya, polisi bersama-sama dengan masyarakat hadir untuk menciptakan situasi yang aman, tertib, dan damai,” ujar Kapolda Kepri.


Kapolda Kepri juga meminta pihak PLN untuk segera mengetahui penyebab pemadaman listrik tersebut sehingga dapat dilakukan langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.


Kapolda Kepri turut mengimbau masyarakat, khususnya di Kota Batam, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Bintan, untuk tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks yang belum terverifikasi kebenarannya.


“Mari kita jaga bersama Kepulauan Riau, khususnya Kota Batam, Bintan, dan Kota Tanjungpinang, untuk tetap aman, tertib, dan damai. Salam Polisi Bersama Masyarakat,” tutup Kapolda Kepri.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan Layanan Kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas. Layanan tersebut tersedia selama 24 jam dan bebas biaya.(Red)




Rotasikepri.com
, Batam – Polsek Belakang Padang bersinergi dengan Perum Bulog menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Pelabuhan Kelurahan Pulau Terong, Kecamatan Belakang Padang.

Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas harga beras dan menekan potensi kenaikan harga di pasaran. 

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Belakang Padang AKP Rio Ardian, S.H., M.H., dan mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Pada Senin, (12/10/2026). Pukul 15.00 WIB.

Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini dihadiri oleh Kapolsubsektor Kelurahan Pulau Terong Aipda Renyus, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pulau Terong Bripka Rinal Gusriadi, serta masyarakat Kelurahan Pulau Terong. 

Program tersebut terbuka untuk umum dengan sasaran masyarakat di seluruh wilayah Kelurahan Pulau Terong, Kecamatan Belakang Padang, sehingga warga dapat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih ekonomis.

Dalam kegiatan tersebut, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kemasan 5 kilogram dijual dengan harga Rp56.000 per karung, lebih murah dibandingkan harga pasar yang mencapai Rp65.000. Dengan demikian, masyarakat dapat menghemat Rp9.000 untuk setiap karung beras yang dibeli. 

Sebanyak 100 karung atau total 500 kilogram beras SPHP disediakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Pelaksanaan GPM diawali dengan pembukaan gerai penjualan beras untuk umum pada pukul 15.00 WIB. Selanjutnya, beras SPHP sebanyak 100 karung dengan total berat 500 kilogram tiba di Pelabuhan Kelurahan Pulau Terong sekitar pukul 16.00 WIB. 

Seluruh persediaan beras tersebut kemudian terjual habis, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program penyediaan bahan pangan dengan harga terjangkau.

Gerakan Pangan Murah ini merupakan bentuk sinergi Polresta Barelang melalui Polsek Belakang Padang bersama Bulog dalam mendukung pengendalian inflasi, menjaga stabilitas harga beras, serta menyediakan akses bahan pangan yang lebih murah bagi masyarakat. 

Melalui kegiatan ini, Polri turut berperan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari di wilayah Kecamatan Belakang Padang.

Masyarakat setempat menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap Gerakan Pangan Murah dapat dilaksanakan secara rutin. 

Program ini dinilai membantu meringankan beban ekonomi warga, terutama dalam memenuhi kebutuhan beras di tengah perubahan harga bahan pangan. 

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 16.00 WIB.

Polsek Belakang Padang berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat melalui sinergi bersama instansi terkait. 

Masyarakat juga diimbau untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif, serta tidak ragu melaporkan gangguan keamanan maupun membutuhkan bantuan kepolisian melalui layanan Polisi 110, yang dapat dihubungi untuk mendapatkan pelayanan kepolisian.(Red*)



Rotasikepri.com, Batam - Pemulihan distribusi air minum di Kota Batam pasca pemadaman listrik pada Senin (12/10/2026) terus berlangsung secara bertahap.

Hingga Selasa (13/10/2026) pukul 10.00 WIB, sekitar 80 persen area pelanggan telah mulai menerima aliran air, sementara BP Batam menyiapkan 319 trip mobil tangki untuk membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat di wilayah yang masih mengalami gangguan.

BP Batam terus mengawal proses pemulihan. Bersama tim teknis, jajaran Direktorat Badan Usaha (BU) SPAM juga telah meninjau instalasi pengolahan air (IPA) untuk memastikan operasional fasilitas dan distribusi air kembali berjalan.

Berdasarkan pemantauan operasional per Selasa pagi, sejumlah instalasi telah beroperasi dengan kapasitas 100 persen, yakni IPA Duriangkang 1–4, Muka Kuning 1 dan 2, Tanjung Piayu, Tembesi, Sei Ladi, serta Sei Harapan.

Namun, pemulihan belum sepenuhnya merata. IPA Duriangkang 5 berhenti sementara setelah kembali terdampak pemadaman listrik PLN pada pukul 09.29 WIB. Tim teknis terus berkoordinasi dengan PLN untuk memulihkan pasokan daya di instalasi tersebut.

Sementara itu, IPA Nongsa masih beroperasi dengan kapasitas 18,75 persen akibat penyesuaian operasional seiring penurunan elevasi air baku di Waduk Nongsa.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menjelaskan bahwa pulihnya operasional instalasi tidak serta-merta membuat seluruh pelanggan langsung menerima air secara normal. Jaringan perpipaan perlu kembali terisi hingga tekanan dan volume air stabil.

“Pemulihan distribusi air membutuhkan proses karena jaringan perpipaan harus kembali terisi secara bertahap. Pelanggan yang berada di ujung jaringan atau di wilayah dengan elevasi lebih tinggi berpotensi membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali mendapatkan aliran air yang stabil,” ujar Denny.

Secara keseluruhan, pemulihan jaringan perpipaan diperkirakan membutuhkan waktu hingga 2 x 24 jam. Proses ini dilakukan secara bertahap untuk menstabilkan tekanan dan volume air sekaligus mengurangi risiko kebocoran akibat perubahan tekanan secara mendadak.

Pemadaman Susulan Berdampak pada Sejumlah Wilayah

Di tengah proses pemulihan, gangguan listrik kembali terjadi pada Selasa pagi. Selain berdampak pada IPA Duriangkang 5, pemadaman pada pukul 09.30 WIB turut memengaruhi operasional tangki ozon di Seraya.

Gangguan di IPA Duriangkang 5 berdampak pada pengaliran air di KDA, Legenda, Buana Vista, Bukit Raya, Bida 3, GNC, Batu Besar, Sambau, Teluk Mata Ikan, dan wilayah sekitarnya.

Adapun gangguan pada tangki ozon di Seraya berpotensi memengaruhi distribusi air ke Seraya, Borobudur, Batu Ampar, Bengkong Polisi, Bengkong Langit, Bengkong Palapa, Melchem, Tanjung Sengkuang, Batu Merah, dan sekitarnya.

Wilayah lain yang menjadi perhatian dalam proses pemulihan adalah kawasan ujung jaringan dan dataran tinggi, termasuk Sagulung, Batu Aji, dan Marina. Tim teknis terus berkoordinasi dengan PLN untuk memulihkan pasokan listrik pada titik-titik yang terdampak.

319 Trip Mobil Tangki Disiapkan

Untuk membantu masyarakat yang masih mengalami keterbatasan pasokan air, BP Batam menyiagakan armada mobil tangki dengan target penyaluran sebanyak 319 trip pada Selasa (13/10/2026).

Penyaluran diprioritaskan untuk fasilitas kesehatan atau rumah sakit, rumah ibadah, serta permukiman yang masih mengalami gangguan pasokan air.

Rencana distribusi mobil tangki tersebut dibagi ke dalam empat wilayah, yakni Batu Aji dan sekitarnya sebanyak 138 trip dengan 10 armada, Nongsa dan sekitarnya 100 trip dengan tujuh armada, Tiban, Sekupang, dan Marina 40 trip dengan tiga armada, serta Tanjung Uma dan sekitarnya 41 trip dengan dua armada.

Langkah ini disiapkan sebagai dukungan sementara bagi warga selama proses pemulihan jaringan berlangsung, terutama di kawasan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai tekanan air normal.

Warga Diimbau Tidak Mengambil Air Langsung dari Waduk

BP Batam mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan waktu bagi proses normalisasi distribusi air. Pengisian jaringan pipa harus dilakukan secara bertahap agar tekanan tidak meningkat secara mendadak dan menimbulkan risiko kebocoran.

Masyarakat juga diminta tidak mengambil air secara langsung dari Waduk Duriangkang, menyusul beredarnya rekaman aktivitas tersebut di media sosial. 

Selain berisiko terhadap keselamatan, pengambilan air secara langsung tanpa pengolahan juga tidak menjamin kualitas dan kehigienisan air untuk kebutuhan sehari-hari.

Area waduk berada dalam pengawasan petugas keamanan. Masyarakat diharapkan menggunakan sumber air yang aman dan mengikuti informasi resmi mengenai perkembangan pemulihan distribusi.

Denny menegaskan bahwa koordinasi dengan operator dan pihak terkait terus dilakukan untuk mempercepat pemulihan pelayanan air minum di Batam.

“Kami terus berkoordinasi dengan mitra operator dan pihak terkait untuk memastikan pemulihan berjalan optimal. Kebutuhan air merupakan bagian penting dari aktivitas masyarakat sehari-hari. 

Karena itu, pemantauan operasional, penanganan wilayah terdampak, dan dukungan distribusi melalui mobil tangki terus kami upayakan hingga pelayanan kembali normal,” tutup Denny. (Red)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.