Latest Post



Rotasikepri.com
, Batam - Badan Pengelola dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam mencatat kinerja positif sepanjang Januari hingga September (Triwulan III) 2026. Baik sektor operasional dan finansial menunjukkan pertumbuhan positif secara tahunan (year-on-year/YoY) dan kian mengukuhkan posisi Batam sebagai simpul logistik dan konektivitas strategi maritim di kancah internasional.


Direktur Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan BP Batam, Benny Syahroni, memaparkan bahwa hingga akhir September 2026, realisasi penerimaan jasa kepelabuhanan berhasil menyentuh angka Rp 365,56 miliar atau telah memenuhi 75 persen dari target tahunan 2026 sebesar Rp 490,15 miliar. Posisi penerimaan ini berada dalam koridor target (on track) dengan kenaikan 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.


“Aktivitas logistik maritim di Batam terus melaju pesat. Volume bongkar muat general cargo tembus 9.518.956 Ton atau meningkat 11 persen (YoY), didorong oleh kargo domestik sebesar 20 persen. Di sisi lain, arus peti kemas mencapai 627.493 TEUs, tumbuh 8 persen (YoY) dan telah merealisasikan 83 persen dari target tahunan 750.000 TEUs,” urai Benny.


Secara khusus, komoditas general cargo di Terminal Umum Batu Ampar kembali menorehkan prestasi gemilang dengan mencatatkan volume 1.580.343 Ton atau menembus 117 persen (kategori Sangat Baik), melampaui target setahun penuh sebesar 1,35 juta ton. Sementara itu, Terminal Umum Curah Cair Kabil mencatatkan pencapaian signifikan sebesar 3.255.252 Ton atau terealisasi 93 persen dari target tahunan.


Selain sektor logistik barang, mobilitas penumpang laut dan kunjungan kapal juga mencatatkan torehan yang mengesankan. Tercatat, total arus penumpang domestik dan internasional mencapai 7.506.730 orang atau naik 8 persen (YoY) serta merealisasikan 86 persen dari target tahunan (8,75 juta orang).

Rinciannya terdiri dari 3,38 juta penumpang domestik (tumbuh 10 persen) dan 4,12 juta penumpang internasional (tumbuh 6 persen).


Sementara itu, kinerja BP Batam dalam memperkuat citra Batam dan ekosistem pelabuhan ikut memberikan dampak signifikan terhadap tren kunjungan kapal. Total panggilan kapal (ship call), kapal barang dan penumpang mencapai 82.677 panggilan (naik 1 persen), dengan total bobot kapal melonjak drastis sebesar 17,68 persen menjadi 62.382.360 GT (Gross Tonnage), di mana bobot kapal barang melonjak signifikan sebesar 21 persen mencapai 47,14 juta GT.


Optimisme Unit Bisnis & Tata Kelola Pengusahaan


Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, mengapresiasi mempercepat kinerja operasional dan komersial kepelabuhanan yang kian matang memasuki triwulan keempat.


“Realisasi penerimaan yang stabil di 75 persen, melesatnya general cargo di Batu Ampar hingga 117 persen, serta memutar bobot tonase kapal barang hingga 21 persen mencerminkan bahwa ekosistem bisnis pelabuhan kita beroperasi semakin efisien. Melalui tata kelola Badan Pengelolaan dan Pengusahaan Kepelabuhanan, kami terus mengoptimalkan pemanfaatan aset-aset pelabuhan komersial BP Batam secara profesional, transparan, dan terfokus pada peningkatan nilai tambah bagi perekonomian serta penerimaan negara,” ujar Denny Tondano.


Peningkatan Kualitas Layanan & Sinergi CIQP


Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menekankan pentingnya standarisasi layanan publik dan keselamatan pelayaran di tengah tingginya mobilitas orang dan barang.


“Tembusnya arus penumpang laut di angka 7,5 juta orang hingga September ini menegaskan posisi Batam sebagai salah satu pintu gerbang perlintasan orang tersibuk di Indonesia. Oleh karena itu, modernisasi fasilitas terminal, digitalisasi sistem tiket pelabuhan, dan kebersihan dermaga harus selalu menjadi prioritas utama. BP Batam berkomitmen memperkuat kolaborasi bersama instansi CIQP (Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, Kesehatan Pelabuhan) dan mitra maritim agar pelayanan berjalan cepat, aman, dan berstandar internasional,” tegas Li Claudia.


Komitmen Pimpinan: Mengukuhkan Batam Hub Logistik Global


Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa keinginan tren positif di sektor pelabuhan ini merupakan bukti nyata stabilitas ekonomi dan daya tarik investasi di Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.


“Kinerja kepelabuhanan yang terus bertumbuh solid hingga September 2026 ini membuktikan bahwa roda perdagangan dan investasi industri Batam bergerak sangat dinamis. Pelabuhan adalah urat nadi utama Batam. BP Batam akan terus memacu penyempurnaan infrastruktur dermaga, penambahan alat bongkar muat modern, hingga percepatan integrasi logistik digital. Langkah terintegrasi ini menjadi fondasi kunci untuk mewujudkan Batam sebagai transshipment hub dan simpul logistik internasional terkemuka di jalur Selat Malaka,” Amsakar Achmad. (Red)

Rotasikepri.com, Batam - BP Batam terus memperkuat komitmen dalam meningkatkan keterbukaan informasi publik. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui silaturahmi dan diskusi bersama Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Riau (KI Kepri) di Tanjungpinang, Kamis (29/10/2026).


Kunjungan tersebut dipimpin Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum selaku Atasan PPID BP Batam, Ariastuty Sirait, didampingi Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga selaku Ketua PPID BP Batam, Sthefani Barlian.


Dalam pertemuan tersebut, Ariastuty menyampaikan berbagai upaya BP Batam dalam meningkatkan pelayanan informasi publik. Salah satunya melalui pengembangan Land Management System (LMS) yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat mengakses informasi terkait lahan.


Ia juga berharap KI Kepri dapat memberikan masukan dan Arahan kepada BP Batam untuk menyempurnakan regulasi dan prosedur pelayanan, khususnya dalam menangani permohonan informasi serta memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID).


Rombongan BP Batam diterima langsung oleh Ketua KI Kepri, Arison, bersama Wakil Ketua Drs. M. Djuhari, Komisioner/Koordinator Penyelesaian Sengketa Informasi Saut Maruli Samosir, ST, serta sekretaris dan staf KI Kepri.


Sejalan dengan hal tersebut, diskusi juga membahas tentang penyempurnaan prosedur operasional standar (SOP), pemutakhiran Daftar Informasi Publik (DIP) dan Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK), serta penguatan komunikasi dengan pemohon informasi. KI Kepri juga menekankan pentingnya komitmen pimpinan dalam mendukung keterbukaan informasi publik, termasuk melalui pelaksanaan monitoring dan evaluasi.


Ketua KI Kepri, Arison, mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan PPID BP Batam dalam memberikan informasi pelayanan publik. Ia berharap koordinasi dan kerja sama kedua pihak dapat terus diperkuat untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan informasi publik.


“Kami mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh PPID BP Batam dalam memberikan pelayanan informasi publik selama ini. Harapannya, ke depan KI Kepri dan BP Batam dapat terus bersinergi untuk membawa kemajuan dalam pelayanan informasi publik,” ujarnya.


Sementara itu, Ariastuty menyampaikan apresiasi atas masukan dan Arah yang diberikan KI Kepri. Menurutnya, hal tersebut menjadi bahan evaluasi bagi BP Batam untuk terus menyempurnakan regulasi dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik.


“Kami berterima kasih atas masukan dan arahan dari KI Kepri. Hal ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk menyempurnakan regulasi dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik di BP Batam yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.


Melalui pertemuan ini, BP Batam berharap koordinasi dan sinergi dengan KI Kepri dapat terus diperkuat guna mewujudkan pelayanan publik yang transparan, responsif, dan akuntabel.


Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam mendorong tata kelola kelembagaan yang transparan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.


Turut hadir Kasubdit Komunikasi Publik, Andi R. Rangkuti; Kasi Pengelolaan dan Diseminasi Informasi Publik, Meydi Gilang Pratama; serta Tenaga Ahli Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, David Panjaitan.(Red*)



Rotasikepri.com,Batam - Kapolresta Barelang Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri sekaligus mendampingi Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM., dalam kegiatan Penutupan Bimbingan Teknis dan Sertifikasi Bahasa Inggris bagi Floor Supervisor dalam rangka Program Quick Wins Kapolri POLIRAN (Polisi Peduli Pengangguran). 


Kegiatan ini menjadi bentuk dukungan Polri terhadap peningkatan kompetensi sumber daya manusia serta kesiapan masyarakat dalam menghadapi persaingan dunia kerja. Kegiatan berlangsung di Ballroom Beverly Hotel, Kelurahan Lubuk Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, pada Kamis, (29/10/2026). Pukul 15.45 WIB.


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Irwasda Polda Kepri Kombes Pol. Tato Pamungkas Suyono, S.I.K., M.Si., Dirbinmas Polda Kepri Kombes Pol. Anton Prasetyo, S.H., S.I.K., M.Si., Dirpamobvit Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Rudy Cahya Kurniawan, S.I.K., M.Si., M.H., M.Kn., Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., Kapolsek Lubuk Baja AKP Cindo Kottama, S.Tr.K., S.I.K., M.H., Sekretaris Disnaker Kota Batam Moh. Zani, S.Si., serta Direktur PT Stepahead Raihanindo Batam Tongam Sitorus. Kehadiran para pejabat dan pemangku kepentingan tersebut mencerminkan sinergi lintas sektor dalam mendukung peningkatan kualitas tenaga kerja di Kota Batam.


Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan pembacaan doa, dilanjutkan pemutaran video dokumentasi kegiatan bimbingan teknis dan sertifikasi Bahasa Inggris. Acara juga diisi dengan penyampaian pesan dan kesan dari perwakilan peserta, Mario Alvino dan Stevi Siahaan, serta laporan hasil asesmen oleh Lusi Reni Intan dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Bahasa Inggris yang berada dalam skema sertifikasi BNSP. Selanjutnya, Direktur PT Stepahead Raihanindo Batam Tongam Sitorus menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan pelatihan dan sertifikasi Bahasa Inggris bagi Floor Supervisor.


Dalam sambutan sekaligus arahannya, Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM., menyampaikan ucapan selamat kepada 25 peserta yang dinyatakan lulus dan kompeten di bidangnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. 


Menurutnya, perkembangan investasi di Kota Batam membuka peluang kerja yang semakin besar sehingga diperlukan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan kompetensi sesuai kebutuhan dunia industri.


Kapolda Kepri menegaskan bahwa kemampuan berbahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan penting untuk meningkatkan daya saing masyarakat dalam menghadapi persaingan dunia kerja, termasuk dengan tenaga kerja asing. Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, peserta diharapkan memiliki bekal yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan industri serta memperbesar peluang memperoleh pekerjaan. 


Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi Quick Wins Kapolri melalui POLIRAN (Polisi Peduli Pengangguran), yang mendorong peran Polri dalam mendukung peningkatan kompetensi masyarakat dan membantu mengurangi angka pengangguran.


Lebih lanjut, Kapolda Kepri mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat kolaborasi dan sinergi dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. 


Ia berharap program serupa dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya Provinsi Kepulauan Riau yang maju dan sejahtera. Upaya tersebut dinilai penting seiring pertumbuhan investasi dan kebutuhan tenaga kerja yang semakin kompeten di Kota Batam.


Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan peserta, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat dan piagam serta pelepasan tanda pengenal kepada peserta terbaik, yakni Tara Vebi Angela dan Jansen Sinaga. Penyerahan dilakukan oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Suhendri, S.H., S.I.K., M.PSDM. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 16.35 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.


Melalui kegiatan ini, Polresta Barelang bersama Polda Kepri berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan keterampilan, perluasan kesempatan kerja, dan penguatan kesejahteraan. 


Masyarakat juga diimbau untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta tidak ragu melaporkan kejadian yang membutuhkan kehadiran kepolisian melalui layanan Polisi 110, yang dapat dihubungi untuk memperoleh bantuan kepolisian.(Red*)



Rotasikepri.com
, Batam – Sipropam Polresta Barelang melaksanakan kegiatan Subsatgas Propam Operasi Mandiri Kewilayahan Patuh Seligi 2026 di Mako Polresta Barelang. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kedisiplinan personel, meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2026. Kegiatan dipimpin oleh Kasipropam, Iptu Robin Tua Pandapotan, S.H., bersama personel yang terlibat dalam pelaksanaan tugas pengawasan dan pemeriksaan. Pada Kamis, (29/10/2026). Pukul 06.30 WIB s.d. selesai.


Kegiatan Subsatgas Propam Operasi Mandiri Kewilayahan Patuh Seligi 2026 dilaksanakan oleh Aiptu Zulkifli Walin, Aipda Yihan Saputra, Bripka David Saladiko, Bripka Jajang Warsana, Brigadir Istoni, dan Brigadir Rahmawati. Seluruh personel melaksanakan pengecekan dan pengawasan sesuai dengan tugas yang telah ditentukan guna mendukung pelaksanaan operasi serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap aturan.


Dalam pelaksanaannya, Subsatgas Propam melaksanakan pengecekan dan pengawasan terhadap kehadiran personel yang terlibat dalam Operasi Patuh Seligi 2026. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan setiap personel hadir sesuai ketentuan dan siap melaksanakan tugas secara profesional, disiplin, serta bertanggung jawab dalam mendukung keberhasilan operasi.


Selain melakukan pengecekan kehadiran, personel Subsatgas Propam juga memeriksa kelengkapan surat-surat kendaraan dan data diri personel yang terlibat dalam Operasi Patuh Seligi 2026. Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya pengawasan internal untuk memastikan personel Polri memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dalam hal kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas dan kelengkapan administrasi berkendara.


Kegiatan pemeriksaan turut menyasar kelengkapan surat-surat kendaraan dan data diri personel Polresta Barelang secara umum. Langkah ini menjadi bentuk pengawasan dan penegakan ketertiban serta disiplin di lingkungan Polri, sehingga setiap personel senantiasa mematuhi aturan, baik saat melaksanakan tugas kedinasan maupun dalam kehidupan sehari-hari.


Kasipropam, Iptu Robin Tua Pandapotan, S.H., selaku penanggung jawab kegiatan, menekankan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan seluruh personel terhadap peraturan yang berlaku. Melalui kegiatan ini, setiap anggota diharapkan dapat menjaga sikap, perilaku, dan ketertiban, serta menjadi teladan bagi masyarakat. Pengawasan internal juga menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang profesional, humanis, dan berintegritas.


Melalui kegiatan ini, Polresta Barelang berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan internal dan meningkatkan kualitas kedisiplinan personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Diharapkan, pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2026 dapat berjalan optimal serta mendorong terwujudnya budaya tertib berlalu lintas, baik di kalangan anggota Polri maupun masyarakat. 


Polresta Barelang juga mengimbau masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas dan menjaga keselamatan selama berkendara. Apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan kejadian yang memerlukan penanganan segera, masyarakat dapat menghubungi layanan Polisi 110 yang siap menerima laporan dan pengaduan masyarakat.(Red*)



Rotasikepri.com
, Batam - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) dan Universitas Internasional Batam (UIB) menandatangani perjanjian kerja sama tentang penyelenggaraan rumah sakit pendidikan utama dan kepaniteraan klinik, Selasa (27/10/2026).


Penandatanganan yang berlangsung di Marketing Center BP Batam tersebut dilakukan oleh Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, bersama Dekan Fakultas Kedokteran UIB, dr. Wira Mondana.


Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang ditandatangani BP Batam dan UIB pada 26 Oktober 2025. Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak akan mempersiapkan RSBP Batam sebagai rumah sakit pendidikan utama untuk mendukung pembelajaran klinik bagi calon dokter.


Dalam sambutannya, Ariastuty Sirait menyampaikan bahwa perjanjian kerja sama ini menjadi langkah bersama BP Batam dan UIB dalam mempersiapkan penyelenggaraan rumah sakit pendidikan.


“Perjanjian kerja sama ini menjadi langkah bersama antara BP Batam dan UIB dalam mempersiapkan RSBP Batam sebagai rumah sakit pendidikan utama. Kami berharap kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti dan berjalan dengan baik bagi kedua belah pihak,” ujar Ariastuty.


Ia menjelaskan, RSBP Batam memiliki 27 poliklinik spesialis yang didukung layanan rawat inap, instalasi gawat darurat, kamar bedah, laboratorium, dan radiologi.Menurutnya, ragam fasilitas dan layanan tersebut menjadi modal bagi RSBP Batam untuk mendukung pengalaman belajar klinik bagi calon dokter.


Ariastuty juga berharap komunikasi yang baik antara RSBP Batam dan UIB terus terjalin agar setiap tahapan persiapan dapat dilaksanakan bersama.


Kerja sama ini diharapkan turut mendukung upaya BP Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, dalam mengembangkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.Sementara itu, Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan, menyampaikan apresiasi kepada BP Batam dan RSBP Batam atas terjalinnya kerja sama tersebut.


Ia berharap kerja sama ini dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan dokter yang dibutuhkan masyarakat. Ke depannya, kolaborasi antara kedua pihak juga diharapkan dapat berkembang di bidang kesehatan masyarakat.


“Melalui kerja sama ini, kami berharap pendidikan dokter dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dukungan BP Batam dan RSBP Batam menjadi penyemangat bagi kami untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas,” kata Iskandar.


Penandatanganan perjanjian kerja sama ini disaksikan oleh Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain; Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan; serta Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto.Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat BP Batam, manajemen RSBP Batam, serta delegasi UIB. (Red)



Rotasikepri.com, Batam - Polresta Barelang menggelar konferensi pers pengungkapan tindak pidana pembunuhan yang terjadi di wilayah Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam. Konferensi pers dipimpin langsung oleh Kapolresta Barelang, Kombes Pol. Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Agung Tri Poerbowo, S.I.K., M.M., Kapolsek Sungai Beduk, Iptu Ady Satrio Gustian, S.Tr.K., M.H., Kasi Humas Polresta Barelang, AKP Budi Santosa, S.H., serta Wakasat Reskrim Polresta Barelang, AKP M. Ridho Lubis, S.H. Kegiatan berlangsung di lobi Mapolresta Barelang pada Kamis, (29/10/2026), pukul 09.30 WIB.


Dalam konferensi pers tersebut, Kapolresta Barelang menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah mengamankan seorang terduga pelaku berinisial A (20) terkait kasus pembunuhan terhadap seorang perempuan berinisial SA (24). Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Selasa, 27 Oktober 2026, sekitar pukul 10.30 WIB, di sebuah rumah kos di Perumahan Puri Agung 4 Tahap 2, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam.


Pengungkapan kasus bermula ketika saksi yang merupakan ibu kos korban mencium aroma tidak sedap yang menyengat dari arah kamar korban. Saksi kemudian menghubungi ketua RT setempat, yang selanjutnya meneruskan informasi tersebut kepada pihak kepolisian Polsek Sei Beduk. Menindaklanjuti informasi itu, petugas berkoordinasi dengan tim Inafis dan Unit Jatanras Polresta Barelang serta mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).


Setelah kamar kos dibuka menggunakan kunci cadangan milik ibu kos, petugas menemukan korban telah meninggal dunia dalam posisi terlentang di lantai kamar dengan wajah tertutup kain. 


Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, ditemukan sejumlah luka tusuk pada tubuh korban. Petugas kemudian melakukan olah TKP, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap peristiwa tersebut dan mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat.


Melalui serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi, tim gabungan Unit Jatanras Satreskrim Polresta Barelang bersama Unit Reskrim Polsek Sei Beduk berhasil mengungkap kasus pembunuhan tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam sejak peristiwa diketahui. Pada Rabu, 28 Oktober 2026, sekitar pukul 07.00 WIB, petugas memperoleh informasi mengenai keberadaan terduga pelaku berinisial A (20) di kawasan Kavling Senjulung, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, dan segera melakukan penangkapan. Saat menjalani interogasi awal, terduga pelaku mengakui telah menusuk korban beberapa kali menggunakan sebilah pisau. 


Keberhasilan pengungkapan dalam waktu singkat ini merupakan hasil dari langkah cepat petugas dalam melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, serta menindaklanjuti informasi yang diperoleh selama proses penyelidikan.


Berdasarkan hasil penyelidikan, terduga pelaku diduga masuk ke tempat tinggal korban melalui jendela, kemudian menyerang korban menggunakan pisau. Adapun motif sementara yang terungkap berkaitan dengan rasa sakit hati dan dendam terhadap korban. 


Hal tersebut bermula dari peristiwa pada Sabtu, 24 Oktober 2026, ketika terduga pelaku merasa tersinggung atas perkataan dan tindakan korban saat melintas di dekatnya. Peristiwa itu diduga menjadi pemicu munculnya dendam yang berujung pada tindak pidana tersebut. Penyidik masih memproses perkara sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Dalam pengungkapan perkara ini, Satreskrim Polresta turut mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu bilah pisau berwarna cokelat, satu unit telepon genggam merek Tecno berwarna biru, satu unit sepeda motor Honda Beat berwarna putih beserta kuncinya, serta sejumlah barang milik korban yang ditemukan berkaitan dengan penanganan perkara. Seluruh barang bukti tersebut akan digunakan untuk mendukung proses penyidikan dan pembuktian dalam perkara tindak pidana pembunuhan ini.


Atas perbuatannya, tersangka A (20) dipersangkakan melanggar Pasal 459 dan/atau Pasal 458 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Pasal 459 mengatur tindak pidana pembunuhan berencana dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 (dua puluh) tahun. 


Sementara itu, Pasal 458 ayat (1) mengatur tindak pidana pembunuhan dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun. Penetapan pertanggungjawaban pidana dan penjatuhan hukuman akan ditentukan melalui proses peradilan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Kapolresta Barelang mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Batam serta tidak ragu melaporkan setiap persoalan maupun gangguan kamtibmas kepada kepolisian. “ayo kita sama-sama terus menjaga Batam ini untuk terus kondusif, aman, nyaman untuk kita semuanya. 


Semua persoalan di dalam masyarakat silakan dilaporkan kepada kami. Layanan kepolisian 110, silakan masyarakat memanfaatkannya. Insya Allah, kami dari jajaran kepolisian Polresta Barelang dan jajaran akan terus memberikan yang terbaik untuk masyarakat, karena polisi akan terus bersama masyarakat,” ujar Kapolresta Barelang.


Polresta Barelang menegaskan komitmennya untuk terus melakukan penegakan hukum secara profesional dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kota Batam. 


Masyarakat juga diimbau memanfaatkan layanan Polisi 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.(Red*)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.