Articles by "Peristiwa"

Tampilkan postingan dengan label Peristiwa. Tampilkan semua postingan


Batam,Rotasikepri.com -- Rumpun Melanesia Bersatu (RMB) menggelar Deklarasi suatu kumpulan gabungan masyarakat  NTT, Maluku, dan  Papua, dengan memiliki kesamaan ciri khas seperti, kulit hitam dan rambut keriting , acar tersebut berlangsung di ballroom Restoran Golden Prawn Kelurahan Tanjung Puntung Kecamatan Bengkong Kota Batam kepulauan Riau.


Hadir dalam kesempatan itu Kasat Intelkam Polresta Barelang Kompol Yudiarta Rustam Amd,S.S,M.M dan Jajarannya, tokoh Pendiri Ras Melanesia serta seluruh Pengurus serta anggota yang tergabung dalam ras Melanesia, bertekad menjadikan Kota Batam aman dan Kondusif serta menjalin komunikasi yang baik


Modi Timisela saat diwawancarai mengatakan Ide Ras Melanesia terbentuk disebabkan banyak persoalan yang melibatkan masyarakat Indonesia Timur, dengan tujuan menyatukan perbedaan pendapat baik dari suku agama dan ras, terutama kepada masyarakat Ras Melanesia di- kota Batam, ucap Ketua Umum Dewan Pendiri RMB.


Lanjut beliau kami berterima kasih kepada Kapolda Kepri, Kapolresta Barelang, Kasat Intelkam Polresta Barelang dan jajarannya, yang telah memfasilitasi terlaksananya Deklarasi ini ,  terbentuknya Ras Melanesia bersifat sosial bukan semata-mata menjadi saingan dari Perkit dan Pemuda Perkit yang telah terbentuk, tegas Modi.


Kasat Intelkam Polresta Barelang mengatakan, Hadirnya RMB di nilai positif karena mewadahi sekumpulan orang yang berasal dari NTT, Papua,dan Maluku, sehingga kedepannya dapat berkordinasi dengan baik untuk menciptakan situasi aman dan kondusif di kota Batam, kata Kompol Yudiarta Rustam Amd,S.S,M.M. ( Charly )


Batam,RotasiKepri.com -- Ikatan Keluarga Besar Jambi (IKBJ) Kota Batam periode 2022-2025 menggelar mubes ke - VI, dan  Abdi Lissami Firdaus Nahkodai dipercaya menjadi ketua. Ia terpilih secara aklamasi lewat Musyawarah Besar (Mubes) IKBJ ke-VI yang dilaksanakan di Hotel PIH, Batam Center pada Sabtu (12/3/2022) lalu. 


Tak berapa lama usai gelar Mubes IKBJ ke-VI, Gubernur Jambi, Al Haris saat itu menyempatkan diri untuk datang ke Kantor Sekretariat IKBJ Kota Batam. 


Pada kesempatan itu, Gubernur Jambi turut bangga dan menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran pengurus IKBJ Kota Batam. 


"Saya turut bangga dan apresiasi kepada seluruh jajaran IKBJ Kota Batam. Sekaya apa pun kita, sehebat apapun kita kalau tidak bersama-sama, tidak ada rasa kebersamaan dan tidak ada komunikasi, apalagi sesama orang Jambi, semua itu tidak ada artinya," ucap Gubernur Jambi. 


"Untuk itu, pesan saya, IKBJ Kota Batam tetap kompak, solid dan saling bahu membahu satu sama lain," ajaknya. 


Sementara itu, Firdaus mengatakan, kedatangan Gubernur Jambi itu adalah hal pertama kalinya selama IKBJ Kota Batam terbentuk. 


Kata dia, setelah terpilihnya sebagai ketua umum IKBJ Kota Batam, dirinya berjanji akan membawa perubahan IKBJ lebih baik lagi kedepannya. 


"Dengan terpilihnya saya sebagai ketua umum IKBJ Kota Batam, saya akan membawa perubahan yang lebih baik lagi kedepannya. Dimana, selama 25 tahun belakangan ini, IKBJ Kota Batam terlihat Vakum," ucap menantu dari pada Alm. Nahar yang tak asing adalah tokoh masyarakat Kampung Belian Tua pada masanya, Jumat (25/3/2022). 


"Tentu ini adalah tanggungjawab saya, untuk memajukan keluarga besar ini di Kota Batam. Dan niat itu sudah lama saya pendam," tambahnya. 


Terkait apa yang sudah ia lakukan sejak menjabat sebagai Ketum IKBJ Kota Batam, dirinya telah menyediakan tempat atau Kantor Sekretariat IKBJ Kota Batam beserta perlengkapan ATK. 


Tak hanya itu, dalam waktu dekat ini IKBJ Kota Batam akan memiliki mobil ambulance.

"Untuk sementara ini, kantor kita dan ATK nya sudah ada, dan dalam waktu dekat ini akan kita sediakan sarana mobil ambulance ber plat BH asal Jambi yang nantinya bisa dipergunakan oleh seluruh anggota IKBJ Kota Batam," Kata Firdaus yang juga Ketua Forum Peduli Masyarakat Kepri. 


Kata dia, untuk seluruh Kota Batam saat ini ada 15.000 anggota yang tergabung dalam IKBJ Kota Batam, sehingga sarana dan fasilitas perlu dibenahi.


Sementara untuk pelantikan pengurus baru IKBJ Kota Batam periode 2022-2025, pihaknya akan menjadwalkan setelah Idul Adha. (Tim)


Batam,RotasiKepri.com -- Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH Hadiri Peresmian Kampung Restoratif Justice Perdamaian Adhyaksa Kejaksaan Negeri Batam Bertempat di Tembesi Bengkel Kebun Kelurahan Kibing Kecamatan Batu Aji Kota Batam. Selasa (15/03/2022).


Kegiatan dihadiri oleh Kapolresta Barelang  Kombes Pol. Nugroho Tri N, S.H, SIK, MH, Walikota Batam HM Rudi SE MM, Drs. Jefridin, MPd, Kajari Batam Herlina Setyorini, SH, MH, Perwakilan Pengadilan Negeri Batam Itu Marta, Mewakili Ketua DPRD Kota Batam Ahmad Surya, mewakili Danlanal Batam Mayor Pardede, Danramil Batam Barat Kapten Inf Hendri Mulyadi, mewakili Danlanud Batam Mayor Wardoyo, Dandenpom Batam Mayor Cpm Roby Zulkarnaen, S.IP, Camat Batu Aji  Ridwan Afandi, S,STP, M.Eng, Kapolsek Batu Aji  Kompol Daniel Ganjar Kristanto, S.Sos, S.I.I, Lurah se- Kecamatan Batu Aji, Tokoh masyarakat Kecamatan Batu Aji.


Tokoh Masyarakat Bpk. Muhtarom mengucapkan terimakasih dari masyarakat Kecamatan Batu Aji kepada Walikota dan Kajari Batam dengan adanya Kampung Restoratif Justice semoga kelanjutannya bisa berkembang dan maju, Semoga tempat yang tadinya kumuh ini menjadi tempat yang layak serta bisa bermanfaat bagi masyarakat disini. 


Sambutan Kajari Batam Ibu Herlina Setyorini S.H, M.H mengatakan Restoratif Justice adalah Penyelesaian perkara tindak pidana dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku/ korban dan pihak lain yang terkait untuk bersama - sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula dan bukan pembalasan. 


Berdasarkan (pasal 1 angka 1 Kejaksaan 15/ 2020) Persyaratan Restorasi Justice ialah  Tersangka baru sekali melakukan perbuatan pidana, Nilai kerugian tidak lebih Rp 2,5 juta rupiah, Ancaman tidak lebih dari 5 tahun, Kerugian dikembalikan, Ada kesepakatan antara kedua belah pihak, Namun apabila dalam penyelesaian perkara tidak ada kesepakatan, kepada korban dipersilahkan untuk melaporkan ke polisi.


Bila kepolisian mengirimkan SPDP dan persyaratan Restoratif Justice bisa dipenuhi, maka kasus tersebut bisa diselesaikan secara Restoratif Justice, Kami dari Kejari Batam akan melakukan sosialisasi terhadap masyarakat terkait kegiatan Restoratif Justice.


Kampung Restoratif Justice di Tembesi Kelurahan Kibing Kecamatan Batu Aji ini akan dijadikan sebagai pilot projeck di Batam dan besok Kejaksaan Agung akan dilakukan Launching Kampung Restoratif Justice se- Indonesia, kami mengucapkan Terimakasih atas dukungan semua pihak dengan terbentuknya Kampung Restoratif Justice di Tembesi Bengkel Kebun Kelurahan Kibing Kecamatan Batu Aji Kota Batam. ucap Kajari Batam Ibu Herlina Setyorini S.H, M.H.


Dalam kegiatan ini dilaksanakan Pemutaran video Kampung Restorasi Justice Perdamaian Adhyaksa Kejaksaan Negeri Batam Peresmian dan penanda tanganan Prasasti.(Tim)

Ket. Foto : Foto Bersama Roni Marzuki, GM PT. Fiber Network Indonesia ( Kiri ) Bersama Staff

Batam,Rotasikepri.com -- PT. Fiber Network Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan layanan internet sejak 2002 , seiring jalan nya waktu dengan tingginya kepercayaan pelanggan dan SDM tim yang selalu support selama 24 jam dalam hal melayani kebutuhan pelanggan, PT. Fiber Network Indonesia semakin Memperluas Jaringannya sampai ke Kota Batam untuk cabang Ke 15 selain jabotabek dan beberapa daerah di Jawa , Kalimantan , Sumatera dan Bali. 


Selasa malam (15/03/2022) di Hotel Swiss Belt Baloi, PT. Fiber Network Indonesia mengadakan Grand Opening Our Branch in Batam dengan Meluncurkan Produk IT yaitu FIHOS, Saat diwawancarai awak media Ronny Marjuki Selaku General Manager juga memberikan penjelasan terkait keunggulan produk Fihos yaitu Didalam pengaksesan Fihos tersebut tidak memerlukan dife khusus untuk mengaksesnya , dikarenakan sudah mengunakan sistem cloud langsung dapat sinkronies antara sistem dari hotel atau perusahaan dengan sistem kita dimana akan mempermudah IT hotel atau perusahaan melakukan beberapa pengaturan, contohnya tamu hotel dapat lebih mudah untuk mengakses WiFi yang tersedia di hotel tanpa harus mempertanyakan password WiFi nya karena secara otomatis password nya sesuai nomor kamar dengan Nama tamu yang terdaftar Di database pemesanan kamar.


Ronny juga menambahkan, pihak mereka akan selalu berkomunikasi dengan komunitas IT yang tergabung dalam HITA ( Himpunan IT Assosiasi) untuk dapat menganalisa kebutuhan pasar di Kota Batam  dan secara langsung mengenalkan produk keunggulan kita yaitu FIHOS.


PT.Fiber Network Indonesia yang sering didengar dengan sebutan Fibernet ini juga sudah mulai berjalan sejak bulan Januari Tahun 2022 di Kota Batam , dalam kualitas produk dari fibernet tersebut didukung oleh sistem pemasangan kabel optik yang mampu meningkatkan kecepatan dalam akses internet.


" Semoga fibernet dapat bisa di terima masyarakat kota batam dalam bursa pasar penyedia kebutuhan internet , dan dapat menjaga konsisten kami dalam pelayanan purnajual dari internet ini kita memberikan produk harga yang terjangkau dengan kualitas terbaik" tutup bapak Ronny.


Bagi masyarakat khususnya pengusaha perhotelan dan perusahan jika berminat untuk mengunakan dan mengetahui lebih jelas Produk Keunggulan dari PT. Fiber Network Indonesia ( Fibernet) yaitu FIHOS dapat mengakses langsung di website " www.fiber.net.id "( Chraly)


Ket. Foto :  Ucok, Pengurus Aliansi Rakyat Menggugat ( ALARM )

Batam,Rotasikepri.com - Ruas jalan di daerah bukit kemuning Tanjung Piayu tepatnya di depan mesjid albakar sekitar kurang lebih 100 meter mengalami kerusakan di berbagai titik diduga akibat kualitas jalan yang buruk saat proses pembagunan jalan tersebut.


Dari pantau awak media hari Kamis (10/03/2022) di lokasi dekat bukit kemuning kecamatan Piayu terdapat beberapa ruas jalan yang mengalami kerusakan parah dan sedang di perbaikan oleh masyarakat setempat, awal nya kerusakan tersebut di duga karena selalu di lalui oleh damruck yang mengangkat tanah dari proyek pemotongan lahan yang berjarak kurang lebih 200 meter, ternyata bukan hanya itu saja.


Aliansi Rakyat Menggugat ( ALARM ) saat di lokasi juga mengatakan bahwa terdapat proyek pembagunan asal jadi dalam pembangunan jalan tersebut, dimana terlihat jelas kurangnya bahan - bahan yang di gunakan tidak sesuai dengan aturan, diantaranya tidak ada pemasangan besi di ruas jalan tersebut.

Ket Foto : Kondisi Jalan Yang di lokasi dekat bukit kemuning kecamatan Sei Beduk

" Jalan ini jelas tidak ada besi nya , semua pekerjaan nya seperti asal jadi , saya tidak mengerti teknis pengerjaannya yang penting jelas saya lihat tidak ada besi nya, anak kecil juga paham ada yang salah dalam pembagunannya" ungkap kesal Bapak Ucok selaku sekjen alarm saat dimintai keterangan oleh awak media.


Ucok juga menambahkan akan segara mengusut tuntas kerusakan jalan tersebut bahkan akan mendatangkan kejaksaan apa bila dinas PU tidak mengusut atas kerusakan  Jalan tersebut.


" Saya minta dinas terkait antara nya dinas pekerjaan umum atau PU untuk turun ke lokasi dan menyelesaikan permasalahan ini" tutup ucok.(Tim)

Ket. Foto : Ilustrasi Gambar

Batam,Rotasikepri.com -- Seorang pekerja galangan di PT.Marcopolo Shipyar Dapur 12 kecamatan Sagulung Kota Batam tewas di akibatkan jatuh dari Dock yang ketinggian 8 meter,diketahui korban tersebut berinisial SU usia 26 thn bertempat tinggal di Kavling Sagulung Sumber Sari Sei langkat.


Hasil keterangan dari Kepolisian Sektor Sagulung yang di terima oleh awak media pada hari Jumat (11/03/2022) melalui whatshapp membenarkan peristiwa tersebut, 


Kapolsek Sagulung Iptu Mohammad Darma Ardiyaniki juga menjelaskan bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari selasa (8/3/2022) sekitaran pukul 17.00 Wib Jatuh dari Dock ketinggian 8 meter sempat dilarikan ke RS Elisabeth Sei Lekop, ternyata nasib naas korban Meninggal dunia kemudian jenazah dihaturkan ke Rs bhayangkara untuk pemulasaran lebih lanjut.


"Siang Rabu (9/3/2022) selesai dilakukan Pemulasaran Jenazah & diserahkan kepada pihak keluarga untuk dikebumikan di Sumut" tutup Bapak Kapolsek sagulung.


Sampai saat berita ini dirilis awak media belum dapat konfirmasi atas kronologis kejadian yang menimpa SU.(Tim)

Ket. Foto : Foto bersama pengurus MMTNJ dan Anggota 


Tanjung Pinang,RotasiKepri.com -- MMTNJ merayakan hari jadinya ke-11, Minggu, 27 Februari 2022. Acara tersebut digelar di Pantai Tanjung Setungu, Dompak, Tanjung Pinang, provinsi Kepulauan Riau dan diisi dengan acara silaturahmi dan music dangdutan.

Ketua MMTNJ yang sering biasa disapa “ Bang Mul “ mengatakan, organisasi ini mulai terbentuk sejak tahun 2011dengan azas dan tujuan untuk meningkat kan tali silaturahmi sesama masyarakat Tanjung Pinang yang mempunyai minat dan hobi mincing.


“ Dengan adanya organisasi ini, mampu menarik perhatian para wisata lokal maupun manca negara khususnya negara negara  jiran Malaysia dan Singapura yang memiliki hobi yang sama dan saya yakin, dengan semangat kebersamaan dan kekompakan serta rasa persaudaraa,  maka kita mampu mendukung  program pemeritah dibidang  olah raga kelautan ,” Ucap  bang Mul.


Dalam kesempatan yang sama,  kang Iwang yang merupa kan sekretaris MMTNJ mengatakan,  semoga dengan kegiatan kegiatan yang kita lakukan selama ini dibidang sosial,  menjadi perhatian khusus dari pemerintah daerah, karena kegiatan kegiatan  dibidang sosial yang kita lakukan selama ini adalah membantu  masyarakat  yang tidak mampu.


“ Harapan kita kesepan, pemerintah daerah bisa memperhatikan organisasi kita ini, dan mau meendukung MMTNJ dalam setiap aksi sosial yang kita lakukan kedepan,” tambah kang Iwang.


Pada perayaan hari jadi ke – 11 MMTNJ, tampak seluruh yang hadir sangat antusias mengikuti acar demi acara, dan panitia selalu menghimbau seluruh peserta yang hadir agar selalu mematuhi protocol kesehatan yang sudah dianjurkan pemerintah, guna menghindari masyarakat tidak terkena covid – 19. ( Ier )

Ket.Foto : Sudirman Situmeang, SH, Kuasa Hukum PT. Ciba Artha Mandiri

Batam,RotasiKepri.com -- Tempat wisata di kota Batam semakin marak dan berkembang sangat pesat, tampaknya bisnis pariwisata di kota Batam semakin dilirik oleh para investor, terbukti dengan bertambahnya lokasi wisata alam yang baru di kota Batam.


Tak ketinggalan juga semakin banyaknya pembangunan Villa atau Resort yang baru di bilangan wilayah Nongsa, tampak berdiri Villa atau Resort yang sangat bagus - bagus dan mentereng. Akan tetapi, kisah kontraktor yang terlibat dalam  pembangunan salah satu Villa atau Resort di wilayah Nongsa tidak itu tidak seindah Villa atau Resort yang dikerjakan.


Adalah Proyek pembangunan Villa Montigo Resort Batam yang berlokasi di wilayah Nongsa, di bawah manajemen PT. Teguh Citra Pratama ternyata masih menyisakan tagihan proyek terhadap PT. Ciba Artha Mandiri selaku kontraktor untuk membangun sebagian Villa di Montigo Resort dengan nilai yang tidak sediki yakni S$ 473.000 atau setara Rp5 Milyar. 


Informasi yang didapat awak media, proyek pengerjaan Villa ini terjadi pada tahun 2014 silam. Dimana tender pengerjaan proyek ini awalnya dipercayakan kepada PT. KBT Perkasa Mandiri yang dipimpin (Direktur) oleh Kee Beng Tiong yang merupakan Warga Negara Asing (WNA) Singapura. 


Selanjutnya, proyek ini disubkan oleh PT. KBT Perkasa Mandiri kepada PT. Ciba Artha Mandiri dengan keluarnya Tiga surat Perjanjian Borongan (SPB). 


Pertama, SPB Nomor: 007/KPM-CAM/XII/2014 pada tanggal 5 Desember 2014 untuk pengerjaan proyek pembangunan Villa Montigo No. 36 dan 37 dengan Harga borongan keseluruhannya S$ 270.000.


Kedua, SPB Nomor: 008/KPM-CAM/II/2015 pada tanggal 2 Februari 2015 untuk pengerjaan proyek pembangunan Residen Montigo Resort No. 56, 57 dan 59 dengan harga borongan keseluruhannya S$ 600.000.


Ketiga, SPB Nomor: 009/KPM-CAM/II/2015 pada tanggal 2 Februari 2015 untuk pengerjaan proyek pembangunan Montigo Resort No. 50, 53, 55 dan 58 dengan harga borongan keseluruhannya S$ 816.000.


Usai pengerjaan proyek pembangunan Villa ini berakhir pada tahun 2017, PT. Ciba Artha Mandiri belum menerima sisa tagihan pembayaran. 


Hingga akhirnya, PT. Ciba Artha Mandiri mendaftarkan gugatan ke Pengadilan Negeri Batam pada Senin (10/4/2017) silam dengan No perkara 74/Pdt.G/2017/PN Btm. Dimana Tergugat I yakni, PT. KBT Perkasa Mandiri, Tergugat II, Kee Beng Tiong dan Tergugat III, PT. Teguh Citra Pratama. 


Bergulirnya waktu, kasus perdata ini akhirnya sampai ke tingkat Mahkamah Agung. 


Meski sudah memenangkan sidang gugatan perdata pada tanggal 28 Desember 2020 lalu di tingkat Mahkamah Agung, Direktur PT. CIBA Artha Mandiri, Jonni Tumpak Sihombing mengatakan kalau dirinya sampai saat ini belum menerima ganti rugi sama sekali dari PT. Teguh Citra Pratama. 


"Putusan itu sudah setahun lebih, tetapi sampai sekarang belum ada itikat baik dari PT Teguh Citra Pratama yang merupakan manajemen Montigo Resort. Saya dengar mereka itu taat hukum, tapi mana buktinya?," kata Jonni Tumpak Sihombing penasaran kepada beberapa wartawan di bilangan Batam Center, Selasa (23/2/2022) lalu. 


Kata dia, sebelumnya ia melalui kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Gufron Wiguna & Partners telah melakukan gugatan perdata terhadap PT. KBT Perkasa Mandiri, PT. Teguh Citra Pratama dan Kee Beng Tiong yang merupakan Warga Negara Singapura.


Menurutnya. Gugatan itu dilakukan terkait pembangunan villa yang mana sisa harga borongan sebesar S$473.000 tidak dibayar oleh tergugat.

Terkait hal itu, Kuasa Hukum PT. CIBA Artha Mandiri, Sudirman Situmeang, SH dari Kantor Hukum Gufron Wiguna & Partners berkantor di Komplek Tembesi Center, Blok A10 Nomor 1, Batu Aji, Batam ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya telah memenangkan sidang perkara gugatan perdata itu di Mahkamah Agung dan sudah inkracht.


"Itu sudah inkracht, sesuai yang dituangkan diputusan Mahkamah Agung Nomor 983PK/Pdt/2020, pihak tergugat harusnya sudah melakukan kewajibannya, akan tetapi sampai saat ini, para tergugat belum melakukannya, bahkan kita sebagai kuasa hukum dari PT. CIBA Artha Mandiri, sudah dua kali mengirimkan surat permohonan aanmaning ke Pengadilan tingkat pertama supaya dilakukan eksekusi," ujar Sudirman Situmeang.


Kata Sudirman, sesuai putusan Mahkamah Agung Nomor 983PK/Pdt/2020 tersebut, menghukum para tergugat untuk membayar ganti rugi sisa borongan pekerjaan pembangunan lanjutan kepada pengugat sebesar S$473.000 secara tanggung renteng, dalam arti kata apabila satu dari tergugat telah membayarnya, maka tergugat lainnya menjadi bebas karenanya; menghukum para tergugat sebesar 1% dari S$ 473.000 setiap bulannya yang dihitung sejak perkara gugatan didaftarkan ke Pengadilan Negeri Batam.


"Perintah diputusan itu sudah jelas apa hukuman bagi para tergugat, tapi sampai saat ini, itu belum ada realisasinya, dan tidak tahu juga sampai kapan kami harus menunggunya," pungkas Sudirman Situmeang.(RK)



Batam,RotasiKepri.com --  Bertempat di kantor Kanwil DJPB Prov. Kepri Dompak Kota Tanjungpinang telah dilaksanakan kegiatan Penganugerahan Treasury Awards Tahun 2021 serta Pelaksanaan Anggaran Tingkat Kanwil DJPB Prov. Kepri 2021, Pelaksanaan evaluasi Anggaran 2021 dan Langkah Strategis Pelaksanaan Anggaran 2022. Jumat (28/1/2022).


Hadir dalam kegiatan tersebut Kakanwil DJPB Prov.Kepri Indra Soeparjanto., Irwasda Polda Kepri Kombes Pol M.Rudy Syafirudin.S.H,. S.I.K., Karo SDM Polda Kepri Kombes Pol Deni S.Utomo.S.H,. S.I.K., M.Si., Kepala Beacukai Batam, Kapolres Tanjungpinang, Kabid PPA1 Kanwil Prov. Kepri, Ka BPS Prov. Kepri dan Kabag Umum BPS Bustawi.


Dalam sambutannya Kakanwil DJPB Prov. Kepri Indra Soeparjanto mengapresiasi kepada satker yang berada di Provinsi Kepri karena capaian kerja oleh Satker pada tahun 2021 sangat baik di bandingkan dengan tahun 2020 dan mengucapkan selamat kepada Satker yang menerima penghargaan “Treasury Award” atas pelaksanaan anggaran T.A. 2021.


Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Kepri Peringkat pertama dari 362 Satker, meraih penghargaan Satker dengan penyerapan anggaran terbaik T.A. 2021 tingkat Kanwil DJPB Prov.Kepri kategori Pagu kecil dan Biro Sumber Daya Manusia (Ro SDM) Polda Kepri Peringkat pertama dari 362 Satker, meraih penghargaan Satker dengan penyerapan anggaran terbaik T.A. 2021 tingkat Kanwil DJPB Prov.Kepri kategori Pagu sedang. jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.


Dengan penyerahan “Treasury Awards” ini diharapkan dapat memacu semangat untuk bersama-sama meningkatkan sinergi dan kolaborasi Satker Polda Kepri dalam mengelola anggaran yang efektif, tepat sasaran, berkualitas, dan akuntabel. tutup Kabid Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.(RK)

Batam,RotasiKepri.com -- Untuk pertama kalinya sejak  pandemi COVID-19 mewabah di tanah air, para hamba Tuhan dan pengurus Persekutuan Gereja – Gereja di Inonesia ( PGI ) Wilayah Kepri  akhirnya bisa menggelar ibadah bersama di POUK Putri Hijau, Selasa, 25/01/2022. Para hamba Tuhan dan pengurus terlihat begitu  antusias mengikuti  kegiatan ibadah  yang dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan.

 

Kebaktian perdana ini mengambil tema " Menguduskan Hari Tuhan" ( Kel..20: 8-11).

 

Sebelum memasuki gedung ibadag, jemaat diwajibkan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjalani pemeriksaan suhu tubuh.  Tak hanya itu, susunan kursi para jemaat yang hadir  juga ditata agar tercipta jarak aman diantara jemaat.

 

Ketua PGI W Kepri Pdt.Renova J. Sitorus dalam sambutannya mengatakan, “ patut kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, karena setelah sekian lama, akhirnya kita bisa melaksanakan ibadah bulanan, tentunya dengan mentaati protocol kesehatan yang sudah dianjurkan oleh pemerintah”.

 

“ Kita berdoa  dan memohon kepada Tuhan, kiranya  pandemi  Covid – 19 segera tuntas, agar kita semua dapat melakukan aktivitas kita dengan normal, setelah sekian lama kasus Covid – 19 membatasi setiap aktivitas dan kegiatan kita, “  ungkap Pdt.Renova J. Sitorus.

 

Pdt.Renova J. Sitorus menghimbau kepada seluruh hamba Tuhan yang ada di Kepri, agar selalu menerapkan protocol kesehatan di Gereja masing – masing, sehingga tidak ada lagi jemaat gereja yang terkena Covid – 19.


Dalam kesempatan yang sama, sekretaris umum PGI W Kepri Pdt. Otniel yang juga salah satu pengajar di STT Real yang berlokasi di bilangan Batam Center mengatakan, kebaktian bersama hamba Tuhan dan pengurus PGI W akan kita laksanakan setiap bulannya, tentunya tetap mematuhi protokol kesehatan. 


" Kebaktian bersama seluruh hamba Tuhan dan pengurus PGI W diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi diantara semua hamba Tuhan yang tergabung di PGI W Kepri dan juga pengurus PGI W Kepri," tambah Pdt. Oniel. (RK)



 

 



Batam,RotasiKepri.com --  Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, SH, SIK, MH Laksanakan kegiatan pertemuan dengan Instansi terkait dalam rangka pembahasan permasalahan penolakan pembangunan rumah ibadah Gereja HKBP Resor Sei Langkai di Kampung Ulu Buton Kel. Rempang Cate Kec. Galang bertempat di Aula Lantai 3 Mapolresta Barelang. Selasa, (18/01/2022).


Kegiatan di Hadiri oleh Kapolresta Barelang Kombes Nugroho Tri Nuryanto, S.H., S.I.K., M.H, Dandim 0316 Batam Letkol Kav Sigit Dharma Wiryawan, Kasat Intelkam Polresta Barelang Kompol Yudiarta Rustam,A.Md., SS., MM, Kapolsek Galang Akp Sulam, SH, Danramil Galang Kapten Janawar, Kodim 0316 Baram Kapten H. Bangun, Camat Galang Ute Rambe, Kasatpol PP Kota Batam Reza Khadafi, Kasi Ops Satpol PP Kota Batam Anto,  Kepala Riama Kota Batam Manurung, SH, MH,  Ketua FKUB Kota Batam Chabullah Wisono, FKUB Kota Batam Shabirun Husnum, Kasi Trantib Kel. Rempang Cate Kec. Galang Bpk. Khalid. 


Serta di hadiri oleh Gunawan RT 003 Kel. Rempang Cate Kec. Galang, Pendiri LSM Lang Laut Suherman, LPM Kec. Galang Najaruddin, Perpat Galang Dedi, Pengurus IKRAL Galang Sofyan, LAM Batam Bakri, Pdt. Pakkat Sitinjak Pdt HKBP Res Sei Langkai, Bpk. S. Sianipar Jemaat Pos Pelayanan HKBP Barelang, St. B. Sitompul Koordinator Pos Pelayanan HKBP Barelang. 


Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, SH, SIK, MH mengatakan Dalam rukun beragama kita diajari untuk saling menghormati sesama umat beragama, Harapan kami permasalahan kecil ini tidak melebar maka dari itu kami mengundang instansi terkait untuk mencari solusi dari permasalahan ini. 


Di harapkan semua pihak tidak mengedepankan ego, dan hasil yang telah kita sepakati dari musyawarah ini kita hargai dan kita terima bersama, Pada dasarnya pendirian tempat ibadah memiliki syarat yang sudah diatur dalam SK 3 Menteri yaitu Dukungan dari tokoh masyarakat, Mendapat rekom dari Kemenag, Mendapat rekom dari FKUB. 


Sebagai Saran dari saya jika pembangunan gereja tersebut belum melengkapi administrasi yang ada, sebaiknya pihak gereja jangan melakukan kegiatan karena masih status quo, namun bangunan tidak perlu dibongkar. 


Kepada masrayakat sekitar Kec. Galang dan LSM Lang Laut dihimbau dapat menahan diri dan saling menghargai sesama umat beragama. Ucap Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, SH, SIK, MH.


Dandim 0316/Batam mengatakan Dalam hal ini pemerintah hadir atas inisiasi Kapolresta Barelang dalam rangka mencari solusi dari permasalahan penolakan pembangunan pos pelayanan doa, Pemerintah melindungi seluruh masyarakat dalam kebebasan beribadah dan memeluk agama sesuai kepercayaan nya masing-masing. 


TNI dan Polri sangat menginginkan agar situasi Kota Batam kondusif maka diharapkan semua pihak dapat menyelesaikan permasalahan ini dengan kepala dingin ucap Dandim 0316/Batam. 


Kakan Kemenag Batam menyampikan permasalahan ini telah sampai kepada Menteri Agama dan saya telah dipanggil oleh Menteri Agama terkait permasalahan ini, Beberapa waktu lalu permasalahan ini sempat viral blow up dimedia sosial dimana konten tersebut memiliki bahasa yang bersifat provokasi dengan bahasa LSM Lang Laut membongkar rumah ibadah. 


Jika umat gereja belum dapat memenuhi syarat untuk pembangunan gereja tersebut maka pemerintah menyediakan tempat ibadah untuk digunakan umat tersebut, Diharapkan semua pihak dapat menahan diri dan dapat menerima kesepakatan yang telah ada. Ucap Kakan Kemenag Batam. 


Camat Galang menyampaikan Melihat situasi yang ada di lokasi rumah ibadah Gereja HKBP Resor Sei Langkai memang sangat kecil, Namun diharapkan pihak Majelis Gereja dapat memahami aturan-aturan yang ada untuk menjaga kondusifitas Kota Batam. 


Kepala Kesbangpol Batam mengatakan Persoalan ini iyalah persoalan yang sangat fundamental karena hal beragama ialah hak dasar bagi setiap orang, Di harapkan permasalahan ini dapat diselesaikan hari ini juga agar tidak semakin melebar dan mengganggu kondusifitas Kota Batam.


Ketua FKUB Kota Batam mengatakan Permasalahan ini telah beberapa kali dibahas dan diadakan pertemuan dan hingga saat ini belum selesai juga, Semua agama mengajarkan saling menyayangi dan mengasihi sesama umat beragama Jangan sampai dari permasalahan ini ada pihak-pihak yang menggiring ke ranah politik. 


Ketua Lang Laut Batam menyampaikan Saya telah mengundurkan diri dari Ketua LPM Galang agar masyarakat paham bahwa penolakan pembangunan gereja bukanlah kemauan saya melainkan kemauan masyarakat Galang, Telah berulang kali diadakan pertemuan membahas permasalahan ini namun tidak ada hasil. 


Masyarakat Galang sangat memahami kerukunan umat beragama. Di Galang ada gereja Katolik ada tempat ibadah Kong Hucu tidak pernah di usik sama sekali karena memang sudah sesuai aturan yang ada. 

Pendeta HKBP Res Sei Langkai mengatakan Persekutuan Gereja di Galang dibentuk di bulan Mei 2021 saat tingkat konfirmasi Covid-19 di Kota Batam meningkat, Sebelumnya ibadah dilakukan dirumah Sdr. Manullang dimana lokasi rumah tersebut  sangat sempit dan tidak layak digunakan terutama saat pandemi Covid-19, Jemaat hanya memohon waktu ibadah 2 jam dalam satu minggu untuk itu Kami siap untuk dipindahkan atau diarahkan jika pemerintah memberi solusi fasilitas kepada kami, karna yang terpenting bagi kami hanya bisa beribadah. 


Dari Pertemuan Kapolresta Barelang dengan Instansi terkait dalam rangka pembahasan permasalahan penolakan pembangunan rumah ibadah Gereja HKBP Resor Sei Langkai ini di dapati hasil yakni Tidak akan ada pembongkaran terhadap Rumah Doa / Pos Pelayanan Gereja HKBP Res Sei Langkai, Rumah Doa / Pos Pelayanan Gereja HKBP Res Sei Langkai untuk sementara waktu tidak digunakan dulu karna masih status quo. 


Kemudian Sementara waktu Jemaat Rumah Doa / Pos Pelayanan Gereja HKBP Res Sei Langkai akan beribadah dirumah Sdr. Manullang, Koordinator Rumah Doa / Pos Pelayanan Gereja HKBP Res Sei Langkai akan mengupayakan mencari lokasi baru dan mengurus segala perizinan untuk Lokasi baru tersebut sehingga dapat digunakan sebagai tempat ibadah sementara selama 2 tahun.


Serta Masyarakat Galang dan LSM Lang Laut agar menahan diri dan saling menghargai sesama umat beragama. Ungkap Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, SH, SIK, MH.(RK)



Batam,RotasiKepri.com -- PT. Island Club Development selaku pemilik lahan berdasarkan surat somasi 1, 2 dan 3 dan juga papan plank yang tertancap tidak jauh dari rumah  L. Sitorus/M.Silalahi warga Kel. Tanjung Uncang  Kecamatan Batu Aji melakukan upaya untuk mengosongkan lahan yang masih ditempati oleh beberapa warga. 


Warga yang sudah lama menempati lokasi tersebut dikejutkan oleh sejumlah oknum yang mengaku sebagai petugas atas perintah dari pihak PT. ICD untuk mengosongkan lokasi lahan tanpa disertai surat tugas dari pihak PT. ICD tersebut Pada 8 Januari 2022 sekira pukul 13 ;34 siang hari, akan tetapi karena tidak ada titik temu, perwakilan dari pihak perusahaan pergi dari lokasi dan berjanji akan datang kembali. 


Dan ternyata benar , seperti seorang pangeran yang berjanji kepada sang putri pujaan hatinya, perwakilan dari pihak perusahaan itu menepati janjinya untuk datang ke lokasi lahan yang sudah lama ditempati oleh keluarga L Sitorus itu, Senin, 10/01/2022, sekira pukul 13.000.



Dari pantauan beberapa awak Media di lokasi, warga yang menempati lahan tersebut ada tiga keluarga diantaranya keluarga L. Sitorus/M. Silalahi, yang tidak terima kedatangan dan perlakuan sejumlah oknum yang mengaku suruhan pihak PT. ICD,  dengan alasan bahwa yang mengaku pemilik lahan belum memenuhi permintaan warga.


" Saya tidak bisa Berkata apa-apa pak, sekalipun kalian harus memaksa kami mengosongkan lahan dan Rumah yang sudah lama kami tempati ini,  kami tidak akan pergi sebelum Permintaan kami dipenuhi," ujar L. Sitorus salah satu warga yang digusur paksa.


Sitorus menambahkan, memang betul surat somasi sudah saya terima, disurat somasi itu berbunyi, agar kami mengosongkan lahan, jika tidak dikosongkan, akan ditempuh dengan jalur hukum, yang saya bingung, apoakah cara seperti ini yang dinamakan jalur hukum ? dengan mengirimkan sekelompok orang untuk menyuruh saya kosongkan lahan ini.


Sementara dari sejumlah oknum yang mengaku perwakilan dari pihak PT. Indonesian Club tersebut mencoba menjelaskan dengan menunjukkan surat somasi yang sudah dilayangkan sebelumnya melalui Kuasa Hukum PT. ICD yang menghimbau segera mengosongkan lahan  milik PT. Indonesian Club Development  tersebut. 


"Kami hanya menjalankan tugas sesuai yang diamanahkan oleh atasan kami, yaitu pemilik lahan ini, untuk warga agar segera kosongkan sesuai prosedur yang berlaku, " tegas P salah seorang dari oknum yang menggusur. 


Tambahnya, " Sudah empat bulan kami berikan kelonggoran sampai 3 Surat Somasi sudah kami berikan ke warga namun sampai sekarang belum ditinggalkan namun Jika ada warga yang keberatan, silahkan laporkan kepihak yg berwajib, " Jelas P, kepada beberapa awak  media. 


Saat awak media menanyakan kepada perwakilan perusahaan, apakah mereka disertai surat tugas, para perwakilan perusahaan tersebut tidak bisa menunjukkan surat tugasnya

" Kami ini freelance, " ucap salah seorang perwakilan dari PT. ICD

Sangat disayangkan sekali, ada perwakilan perusahaan yang ditugaskan untuk pengosongan  lahan tanpa disertai dengan surat tugas. Jika terjadi sesuatu yang tidak kondusif, siapa yang akan bertanggungjawab akan hal itu? Apakah boleh perwakilan perusahaan bekerja tanpa disertai surat tugas? 


Setelah matahari terbenam di ufuk Barat, akhirnya antara perwakilan PT. ICD dan keluarga L. Sitorus menemukan titik temu, keluarga L Sitorus bersedia meninggalkan lokasi setelah diberikan sagu hati oleh perwakilan PT Island Club sebesar RP. 6.000.000,-. Selanjutnya, pihak perusahaan selaku pemilik lahan memberikan waktu satu minggu kepada keluarga L. Sitorus untuk mengosongkan lahan tersebut.(RK)




Bintan,RotasiKepri.com -- Selama dua tahun lebih  Muhammad Supriyanto dan keluarga hidup di dalam kegelapan tanpa ada penerangan listrik, serta hidup dalam garis kemiskinan. Sangat ironis, selama ini pemerintah daerah mulai dari rt sampai tingkat kabupaten hingga provinsi terkesan tutup mata dengan keadaan keluarga supriyanto alias pak yanto yang merupakan masyarakat Rt O4 Rw 02 galang batang, desa gunung kijang, kecamatan Gunung Kijang, kabupaten Bintan.


Melihat kehidupan keluarga supriyanto yang sangat pemprihatinkan ini, MMTNJ bekerja sama dengan awak media rotasikepri. com dan rekan rekan penampung rongsokan menjambangi kediaman pak yanto.


Kedatangan rekan - rekan dari media dan MMTNJ ini untuk memberi bantuan berupa sembako, bantuan ini merupakan kepedulian awak media dan MMTNJ serta rekan rekan penampung barang bekas kepada masyarakat yang kurang mampu.


Saat dikunjungi di kediamannya, pak yanto mengatakan sangat berterimakasih kepada semua yang datang, dan memberikan bantuan kepada keluarga mereka.


" Terimakasih buar semuanya, ternyata masih ada orang yang peduli dengan keluarga kami, terima kasih pak sudah sudi datang ke rumah saya ujar pak yanto sekali lagi, beginilah kodisi rumah kami, gelap gak ada listrik dengan mata yang berkaca - kaca," ucap Yanto.

 

Saat ditanya sudah berapa lama tinggal di kediamannya dan mengapa penerangan listrik tidak ada dirimahnya,, pak yanto mengatakan , “  sudah dua tahun lebih saya dan keluarga tinggal dirumah ini, dan kalau listrik sepertinya susah masuk, karena selama ini, saya sudah sering mengajukan permohonan ke Perusahaan Listrik Negara ( PLN ), namun sampai saat ini belum juga disetujui”.

 

Pak Yanto menambahkan, “ Saya pernah menanyakan biro Perusahaan Listrik Negara, mengapa permohonan pasang baru meteran listrik yang saya ajukan belum bisa disetujui, pihak PL mengatakan, saya harus minta ijin dulu ke pihak PT. BAI”.

 

“ Terus terang saya bingung, kenapa saya harus ijin dulu ke PT. BAI, tanah dimana rumah saya berdiri adalah milik saya sendiri, bukan milik PT. BAI, saya punya sertifikat dan saya bayar pajak,” tambah pak Yanto.

 

Pak Yanto berharap, agar pihak PLN bisa menyetujui permohonan pasang baru meteran listrik yang saya ajukan, supaya saya dan keluarga bisa menikmati penerangan  listrik dirumah saya.(IER)

bersambung.....



Ket. Foto : Jonrius Sinurat, Ketua DPW SPI Kepri Terpilih

Batam,RotasiKepri.com -- Solidaritas Pers Indonesia (SPI) merupakan wadah baru yang menghimpun setiap insan pers, yang berkantor pusat di Jalan Patimura, Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.


Solidaritas Pers Indonesia atau yang disingkat dengan SPI telah berkekuatan hukum dan resmi menjadi satu wadah bersama bagi setiap insan Pers di manapun berada. SPI telah memiliki SK KEMENKUMHAM, dengan NOMOR AHU-0001912.AH.01.07.TAHUN 2021.


SPI terus mengembangkan sayap di seluruh daerah yang ada di Indonesia, dan saat ini mengadakan rapat pembentukan pengurus dewan pimpinan wilayah (DPW) provinsi Kepulauan Riau yang diselenggarakan di kantor sekretariat DPW SPI Kepri, Ruko Central Raya Blok B1 No.3A, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam, Sabtu (20/11/21).


Berdasarkan hasil musyawarah bersama seluruh peserta rapat, yang di ikuti puluhan orang dari berbagai media, Jonrius Sinurat dipercaya menjadi ketua DPW SP Kepri, sedangkan sekretaris DPW SPI Kepri dijabat Efendy Tampubolon dan sebagai bendahara DPW SPI Kepri yakni Boby Tampubolon.


Usai pelaksanaan rapat tersebut, Jonrius Sinurat sebagai ketua DPW SPI Kepri terpilih mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang diberikan seluruh peserta rapat untuk memimpin Solidaritas Pers Indonesia di Wilayah Kepri.


"Terimakasih banyak atas kepercayaan rekan-rekan sekalian yang memberikan kepercayaan kepada saya menjadi Ketua DPW SPI Kepri," ujar Jonrius Sinurat kepada awak media yang turut hadir dalam rapat tersebut.


Jonrius Sinurat, yang juga pemilik media online jejaksiber.com berharap, agar kedepannya DPW SPI Kepri selalu solid dalam mengembangkan Organisasi Profesi Wartawan itu.


"Saya berharap kepada rekan-rekan yang tergabung di Solidaritas Pers Indonesia ini dapat bekerjasama dalam membesarkan organisasi SPI, khususnya di Kepulauan Riau ini, saya berharap agar kita dapat bersinergi dengan instansi pemerintah, untuk memajukan daerah yang didominasi dengan lautan ini," tutur Jonrius Sinurat. (RK)

ket foto : foto bersama Jemaat, Majelis Gekisia Batam Center dan Pengacara Jemaat Bapak Osner Jhonson Sianipar, dihalaman depan Gekesia Batam Center
Batam,RotasiKepri.com -- Dikeluarkannya surat mutasi dan tidak berapa lama kemudian  dikeluarkan surat pemecatan terhadap pendeta Gereja Gekisia Batam Center, Kepulauan Riau (Kepri), Kriston Labonda, S. Th oleh Sinode Gekisia sangat disayangkan seluruh jemaat.


Kuasa hukum jemaat dan pendeta Kriston Labonda, Osner Johnson Sianipar, SH dari LBH Pro NKRI, mengundang awak media untuk menggelar konferensi pers di halaman depan Gereja Gekisia, Batam Center, Batam, Senin (25/10/2021) siang.


Selain kuasa hukum, konferensi pers ini juga turut dihadiri oleh majelis Jemaat Gereja Gekisia Batam Center dan pendeta Kriston Labonda.


Kepada media, Osner Johnson mengatakan, tujuan konferensi pers itu dilakukan, untuk meluruskan kabar yang berkembang selama ini dikalangan masyarakat, yakni, bahwa kliennya, pendeta Kriston Labonda dipecat lantaran tidak mau dimutasi.


"Perlu saya tegaskan, klien saya bukannya tidak mau dimutasi seperti yang beredar dilapangan, akan tetapi majelis dan jemaat gereja yang tidak mau pendeta Kriston Labonda ini dipindahkan. Jika jemaat masih menginginkan pendeta terebut melayani di gereja ini, kenapa harus dipindahkan, dan pendeta Kriston Labonda pun  baru 3 tahun bertugas di gereja ini, sesuai dengan peraturan sinode, tahapan mutasi itu per lima tahun, dan tidak tertutup kemungkinan bisa lanjut jika jemaat masih menginginkan," kata Osner Johnson Sianipar.


Lanjut Osner Jhonson Sianipar, memang benar, secara administratif sinode yang punya wewenang memutasi setiap pendeta, tetapi keinginan dari jemaat harus juga didengarkan dan jadi bahan pertimbangan, dan jemaat juga punya hak, sebab yang memberikan fasilitas kepada pendeta itu adalah jemaatnya, bukan sinode.


Selain itu, Osner Jhonson Sianipar juga sangat menyayangkan, adanya upaya paksa untuk mengusir pendeta Kriston Labonda, S.Th dari gereja oleh pihak sinode.


"Harusnya, tindakan untuk mengusir paksa pendeta Kriston Labonda tidak terjadi. Saya juga mau katakan bahwa sinode tidak berhak mengusir paksa pendeta dari gereja, gereja ini milik jemaat bukan milik sinode, gereja ini di bangun oleh jemaat," tegasnya.


Ditempat yang sama, Erni Susi, salah satu majelis gereja yang bertugas sebagai bendahara  menuturkan bahwa dirinya dan jemaat yang lain tidak terima pendeta Kriston Labonda dipindahkan apalagi saat ini telah dipecat.


"Jujur saja, kami sebagai jemaat sangat tidak terima dan menyayangkan pemecatan itu. Padahal sebelumnya kami sudah menyurati pihak sinode agar bapak pendeta tidak dimutasi, sebab bapak pendeta baru 3 tahun bertugas di gereja ini, dan kami sangat menginginkan bapak pendeta Kriston Labonda bertugas di gereja ini setidaknya sampai 5 tahun, tetapi surat kami tidak ada balasannya, yang ada, keluar surat mutasi dan selanjutnya bapak pendeta dipecat dengan alasan tidak mau dimutasi," katanya.


Lanjut Erni Susi mengatakan, ada pun alasan jemaat mempertahankan pendeta Kriston Labonda karena pendeta itu dinilai sosok yang memiliki sikap terbuka dan transparan terhadap jemaat.


"Ya, kami senang dengan  bapak pendeta Kriston Labonda karena orangnya terbuka, selalu melibatkan jemaat terkait gereja, baik itu soal pembangunan atau pun yang lainnya. Jadi tidak yang ditutupi, transparan dan kami suka," ungkapnya.


Tak hanya itu, Osner Johnson Sianipar juga mengatakan bahwa seorang dari anggota jemaat gereja itu juga telah dilaporkan ke polisi. Jemaat itu dilaporkan terkait dugaan penganiayaan.


"Saat upaya pengusiran paksa pendeta Kriston Labonda dari gereja, seluruh jemaat mencoba untuk menghalangi, ada pihak yang hendak mengusir pendeta yang jatuh, setelah itu dilakukan visum dan selanjtnya dibuat laporan polisi tentang tindak penganiayaan, padahal waktu itu tidak ada jemaat yang melakukan penganiayaan dan saat kejadian, ada puluhan aparat kepolisian di tempat yang sama, artinya apa, jika ada tindak penganiayaan, mengapa pelakunya tidak langsung diamankan saat itu juga? Nah inikan aneh, tidak masuk akal," kata Osner sambil tersenyum.


Kata osner mengakhiri, akan mementahkan laporan panganiayaan terhadap jemaat Gekisia tersebut. ( RK)





Batam,RotasiKepri.com -- Senin, 25 Oktober 2021, dilakukan acara serah terima jabatan pengurus majelis wilayah XVII GMII provinsi Kepulauan Riau. Dari Pendeta Hendratmon Lamaindi, S.Th, M.Th yang diwakili oleh bapak Parlin Purba kepada Pendeta Chornalius Blegur S.Th, bertempat di GMII Bukit Zaitun Mitra Mall, Batu Aji.


Acara dimulai dengan kebaktian, selanjutnya dilaksanakan acara serah terima jabatan pengurus. 


Dalam sambutannya, ketua Majelis wilayah XVII GMII provinsi Kepri yang baru, Pendeta Cornelius Blegur, S. Th menyampaikan banyak terimakasih kepada seluruh pengurus mawil XVII GMII yang lama dan akan melanjutkan program-program pengurus yang lama, pendeta Chornalius Blegur juga berterimakasih kepada seluruh pengurus yang baru, yang  bersedia menjadi pengurus dan bersedia bersama - sama untuk melayani Tuhan bersama - sama dalam mengembangkan misi gereja. 


" Saya ucapkan banyak terimakasih kepada seluruh pengurus yang bersedia bersama - sama melayani Tuhan dan mengemban misi gereja di mawil XVII ini", ucap Pendeta Chornalius Blegur, S. Th. 


Pendeta Chonalius Blegur, S. Th yang juga sebagai Pendeta Gembala di GMII Eklesia Sei Lekop, Sagulung menambahkan, bahwa keberhasilan majelis wilayah XVII bukan ditentukan karena ketuanya, akan tetapi karena semua pengurus majelis wilayah. Untuk itu, ia berharap kerja sama semua pengurus untuk bisa mengembangkan pelayanan Gereja Misi Injili Indonesia di provinsi Kepulauan Riau. 


"Kita berdoa kepada Tuhan dan ber iman, kedepannya, jemaat GMII bisa bertambah diluar kota Batam ini , yaitu didaerah kabupaten /kota yang ada diprovinsi Kepulauan Riau ini, " tutupnya.

Dalam acara serah terima itu, hanya dihadiri oleh pengurus dan beberapa perwakilan jemaat saja, mengingat situasi pandemi covid-19 belum juga usai, dan seluruh kegiatan mengikuti protokol kesehetan yang dianjurkan pemerintah. (RK)





 



Simalungun,RotasiKepri.com --   Aksi  demontrasi terjadi di halaman depan kantor DPRD Kabupaten Simalungun, Selasa (28/9-2021), bergabung dengan Gemapsi, puluhan pegawai Perusahaan Air Minum PDAM Tirta Lihou mendesak Pemerintah dan DPRD Kabupaten Simalungun agar melakukan pemeriksaan terhadap keuangan PDAM Tirta Lihou, karena diduga ada kejanggalan.


Selain mendesak diturunkan auditor, puluhan pegawai PAM itu juga menuntut keadilan agar gaji mereka egera dibayarkan. 


Dalam aksi tersebut, puluhan pegawai PDAM itu mengatakan, tidak ada transparansi keuangan di PDAM Tirta Lihou.


“Kami meminta keadilan, masih banyak pegawai PAM yang belum menerima gaji, soal kas minus itu bohong” ungkap Nina Sitanggang, salah seorang pegawai PAM Tirta Lihou dalam aksi demontrasi tersebut.


Nina Sitanggang juga menyoroti terkait penggunaan kas PDAM Tirta Lihou, untuk pembelian bahan-bahan MBR Tahun 2018 sebesar Rp2.045.803.000, yang sifat nya pinjaman sementara menunggu pencairan dana dari Pemkab Simalungun. Namun sampai sekarang belum juga dikembalikan.


Nina Sitanggang juga mengatakan, adanya permainan rekening di dalam PDAM Tirta Lihou Kabupaten Simalungun.


“Kami meminta auditor diturunkan, periksa kas keuangan PDAM Tirta Lihou, dan kami minta hak-hak kami dibayarkan” pinta Pegawai PAM bernama Nina itu dihadapan para Anggota DPRD Simalungun yang menerima kedatangan mereka.


Ketua DPRD Simalungun Timbul Jaya Hamonangan Sibarani menanggapi terkait apa yang dikatakan para pegawai PAM tersebut, ia mengatakan akan melakukan kajian dan akan kembali memanggil pegawai.


“Tinggalkan nomor kontaknya, nanti akan kita periksa” ucap Timbul Jaya Sibarani. (RK - taman)



Batam,RotasiKepri.com --  Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur, SH, SIK, MH yang di wakili oleh Kasat Binmas Polresta Barelang AKP Mangiring Hutagaol, SH menghadiri Acara Rapimnas Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Kepri Dalam rangka Meningkatkan Cakupan Pelayanan Vaksin Covid-19 untuk Ibu Hamil dan Menyusui bertempat di Aula Universitas. Minggu (26/09/2021).
 

Dalam kegiatan tersebut di Hadiri oleh Mentri Kesehatan yg diwakili ibu Dr, dr cut putri hariani, Gubernur Kepulauan Riau Bapak ANSHAR AHMAD. MM, mewakili Kapolresta Barelang Kasat Binmas AKP Mangiring Hutagaol, SH, Kepala BKKBN pusat Dr, dr Hastro Wardoyo, Walikota Batam Yang diwakili oleh Asisten 2 (dua) Bapak Febrialin, Dir Bina Peremajaan Remaja, Ketua Umum PII  Bapak Insinyur Heru Dewanto, Ketua PW PII Kepri BPK Insinyur Mulia, Rektor UNIBA, Kepala RS. Hj.Bunda Halima dr. Ibrahim, Kadinsos, Persatuan Umum Dokter Indonesia, Persatuan Bidan Indonesia, Camat Seluruh Batam, Lurah Seluruh  Batam, Ketua Yayasan Uniba Rusli Bintan, Ketua BPKKBN Kepri Medi harianto, Bripka Ferdinal Sirait. 


Dalam sambutannya Ketua Umum PII Pusat mengatakan PII mendukung Penuh pelaksanaan vaksin covid 19 untuk ibu Hamil dan menyusui yang ada di Kepulauan Riau,  Dengan adanya Pelaksanaan Vaksin untuk ibu yg hamil dan menyusui, PII ikut membantu dan turun langsung dalam mencari peserta Vaksin Covid 19 untuk Ibu hamil dan Menyusui. Serta II akan bekerja sama dengan Camat, Lurah dan RT / RW Dalam mencari peserta vaksin Covid 19 khusus untuk Ibu hamil dan Menyusui. 


Bapak Anshar Ahmad, Mm  Gubernur Kepulauan Riau Mengapresiasi kpd warga kepri yg mana kasus Pandemi Covid 19 sudah sangat jauh Menurun dan melandai, Khusus Vaksin Covid 19  ibu hamil dan menyusui akan fokus dipercepat dan dengan segera dilaksanakan di Kepulauan Riau;


kita akan fokus menangani vaksin covid 19 untuk ibu hamil dan menyusui dan kurang lebih 5000 org akan kita utamakan kita vaksin untuk wilayah Kepri, kita akan bentuk tim dengan bekerja sama dengan Camat, lurah, dengan rt/rw dan stek holder yang ada untuk mendata warganya yg hamil dan menyusui untuk di vaksin covid 19;


Menteri Kesehatan diwakili oleh Dr, dr cut putri mengatakan Kemenkes berterima kasih kepada PII yg telah mendukung program pemerintah untuk vaksinasi covid 19 untuk ibu hamil dan menyusui dan Akan mendukung penuh kegiatan vaksinasi covid 19 untuk ibu hamil dan menyusui di wilayah kepri.(RK)



Tanjung Pinang,RotasiKepri.com -- Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IV Tanjungpinang (Danlantamal IV Tanjungpinang) Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han., bersama Gubernur Provinsi Kepri H.Ansar Ahmad,S.E., M.M., Unsur Forkopimda Provinsi Kepri, Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma, S.IP., dan OPD terkait hadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Ke-19 Provinsi Kepri yang berlangsung di Gedung Daerah Jl. SM. Amin Tanjungpinang Kepri, Jumat pagi (24/9/2021).


Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau dimana pasukan upacaranya terdiri dari dinas-dians terkait dibawah jajaran Provinsi Kepulauan Riau.


Dalam sambutanya Gubernur Provinsi Kepri mengatakan “Sudah 19 tahun Provinsi Kepri dalam perjalanan pemerintahannya sudah banyak dirasakan oleh masyarakat, pada tahun pertama dibawah kepemimpinan saya bersama Wakil Gubernur Provinsi Kepri, dengan mengajak seluruh pihak untuk dapat berpartisipasi dalam mensukseskan pembangunan Kepri yang kita cintai,” ujarnya.


Gubernur Provinsi Kepri juga mengatakan “Pada tahun kedua diperhadapkan dengan Pandemi Covid-19, kita harus mengantisipasi dan beradaptasi dengan kebijakan pembangunan ekonomi,” imbuhnya.


Gubernur juga menambahkan “Tema pada peringatan kali ini sangatlah relevan yaitu Kepri Sehat, Kepri Maju, Kesehatan Pulih Ekonomi Bangkit, pememrintah Provinsi Kepri telah berupaya mewujudkan program seperti percepatan penanganan Covid-19, percepatan vaksinasi Covid-19, pemulihan ekonomi masyarakat, peningkatan dunia usaha, percepatan proyek-proyek strategis,” ungkapnya.


“Pencapaian pembangunan di Provinsi Kepri sejak Triwulan ini dima

na pertumbuhan perekonomian secara positif mencapai 6.90 %, dibandingkan dengan Triwulan ditahun 2020 sempat terkontraksi mencapai 6,66%,” pungkas Gubernur Provisi Kepri.


Pada kesempatan tersebut Danlantamal IV juga memberikan Bantuan Sosial Pemprov Kepri kepada perwakilan masyarakat  tidak mampu terdampak Covid-19.(RK). 



Batam,RotasiKepri.com --  Kapolda Kepri hadiri Peringatan Hari Jadi ke - 19 tahun Provinsi Kepulauan Riau yang dilaksanakan di Tanjung Pinang pada Jumat (24/9/2021).


Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Ansar Ahmad,S.E., M.M memimpin langsung Rangkaian Kegiatan Peringatan Hari Jadi Provinsi Kepri ke- 19 tahun ini yang dilaksanakan dengan nuansa yang berbeda dari tahun tahun sebelumnya.


“Pada Rangkaian Kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Jadi Provinsi Kepri ini dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kepri, Kapolda Kepri, Pangkogabwilhan, Bakamla Kepri, Danrem 033/WP, Danlantamal IV Tanjung Pinang , Danlanud RHF, Kajati Kepri, Kabinda Kepri,PJU Polda Kepri, Kapolresta Barelang, Kapolres Tanjung Pinang, serta Kepala OPD Pemerintah Provinsi Kepri.” - ucap Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S,S.I.K., M.Si.


Rangkaian kegiatan Peringatan Hari Jadi Provinsi Kepri ke -19 tahun ini dimulai dengan Upacara Hari Jadi Provinsi Kepulauan Riau yang ke 19 tahun dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPRD Kepri serta Ziarah dan Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan.


Dalam amanat Gubernur Kepri Ansar Ahmad,S.E., M.M pada Upacara Peringatan Hari Jadi ke 19 Tahun Provinsi Kepri mengatakan "Alhamdulillah sudah 19 tahun provinsi Kepri berdiri dan sudah banyak pula pencapaian pembangunan yang telah kita rasakan bersama, hal ini dilakukan tiada lain demi keberlangsungan "Terwujudnya Provinsi Kepri yang makmur, Berdaya Saing dan Berbudaya". Provinsi Kepri telah berupaya untuk dapat mengurangi jumlah harian kasus yang terkonfirmasi dimana pada saat ini Kepulauan Riau sudah berada dalam status PPKM Level 3, Kami berharap dalam hal penanggulangan covid-19 tetap menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas.


Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S,S.I.K., M.Si mengatakan setelah melaksanakan upacara hari jadi kepulauan Riau ke 19 tahun ini dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada Kapolresta Barelang dan Kapolres Tanjung pinang, Penyerahan bantuan bantuan, peresmian proyek proyek dan penandatanganan prasasti serta penandatangan berita acara serah terima ambulance transfuse darah.


“Setelah seluruh rangkaian Upacara Hari Jadi Provinsi Kepri ke - 19 tahun telah dilaksanakan. Selanjutnya Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kepri Dalam Rangka hari jadi ke - 19 Provinsi Kepri, Dalam Rapat Paripurna Gubernur Kepri Ansar Ahmad,S.E., M.M mengajak semua elemen masyarakat Kepri untuk berperan, bersatu dan bahu membahu membangun Provinsi Kepri ditengah Pandemi Covid -19 yang saat ini masih berlangsung.” tambah Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S,S.I.K., M.Si.


“Pada Rapat Paripurna DPRD Kepri juga memberikan penghargaan kepada Kapolda Kepri, Pangkogabwilhan, Kejati Kepri, Danrem 033/WP Kepri, Danlantamal IV Kepri, Kabinda Kepri, Danlanud Tanjung Pinang serta Apindo Kepri atas dedikasi dan peran sertanya dalam menyukseskan program vakainasi covid-19 yang telah dicanangkan Pemerintah Provinsi Kepri.” - imbuh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S,S.I.K., M.Si. 


Setalah melaksanakan Rapat Paripurna DPRD Kepri Gubernur Kepri Ansar Ahmad, S.E., M.M dan Kapolda Kepri serta Para Forkopimda Provinsi Kepri melaksanankan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Pusara Bakti Tanjung Pinang. Kunjungan Gubernur ini sekaligus bersilaturahmi dengan keluarga almarhum, serta berziarah ke makam almarhum yang memiliki peran penting dalam berjuang pembentukan Provinsi Kepulauan Riau. 


“Kita hadir dalam bentuk rasa syukur dan terima kasih kepada pahlawan kusuma bangsa yang dimakamkan di taman makam pahlawan ini, yang merupakan pahlawan pembangunan Kepulauan Riau. Kemudian kami memohon doa kepada seluruh warga Kepulauan Riau, untuk bisa melanjutkan perjuangan dan cita-cita dalam memajukan Provinsi Kepri dan memulihkan kembali kondisi yang saat ini masih dilanda pandemi Covid-19.” - Tutup Gubernur Kepri Ansar Ahmad,S.E., M.M.(RK)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.