Rotasikepri.com, Batam– Polsek Sekupang bersama Pemerintah Kota Batam, komunitas lingkungan, relawan, dan masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong (goro) bersama dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) tingkat Kota Batam Tahun 2026.
Kegiatan ini dipusatkan di Lapangan Masjid Nurul Huda Tanjung Riau dan dilanjutkan di kawasan Kampung Tua Tanjung Riau, Kecamatan Sekupang, dengan sasaran pembersihan lingkungan permukiman serta pelantar kampung. Kegiatan berlangsung pada Sabtu, (10/10/2026), pukul 07.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Sekupang Kompol Hippal Tua Sirait, S.H., M.H., Sekretaris Daerah Kota Batam Firman, Kepala Bidang Perlindungan Lingkungan Hidup Ip, S.T., M.T., Camat Sekupang Ersan, Lurah Tanjung Riau Panji Satria, Lurah Tiban Baru Pokas, Kanit Intelkam Polsek Sekupang Ipda Pebriadi, S.A.P., Kasi Trantib Kelurahan Tanjung Riau Mahlil, serta Bhabinkamtibmas Tanjung Riau Aiptu Andi dan Aiptu Hengki.
Turut hadir perwakilan PT Free The Sea, Alin dan Juli, perwakilan PT Batam On, Winda, perwakilan Komunitas WCD Batam, Gita Ramdani, perwakilan Komunitas Bye Bye Plastics, Ahli Muda PEDAL Didi Wahyudi, S.T., M.T. dan Dina Iriana, S.T., M.T., Kepala UPTD TPA Telaga Punggur Syaripudon; perwakilan UPTD Penanganan Sampah Wilayah I, Puskesmas Tanjung Riau, tiga personel Polsek Sekupang, perangkat RT/RW Kampung Tua Tanjung Riau, serta sekitar 150 masyarakat dan relawan.
Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 07.30 WIB dengan arahan dari Sekretaris Daerah Kota Batam, Firman, kepada seluruh peserta goro. Selanjutnya, pada pukul 08.00 WIB, dilaksanakan penyerahan plakat dan peralatan gotong royong sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan World Cleanup Day tingkat Kota Batam Tahun 2026. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penutupan rangkaian seremonial dan foto bersama sebelum seluruh peserta bergerak menuju lokasi pembersihan lingkungan.
Pada pukul 08.30 WIB, peserta mulai melaksanakan gotong royong di kawasan permukiman Kampung Tua Tanjung Riau, termasuk gang-gang dan pelantar-pelantar permukiman warga.
Para peserta bahu-membahu mengangkut sampah yang menumpuk, mengumpulkan puing-puing yang berserakan, serta meratakan tanah di area jalan. Kegiatan ini dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tertata, dan nyaman bagi masyarakat setempat.
Melalui kegiatan tersebut, sekitar 150 warga Kampung Tua Tanjung Riau bersama personel kepolisian, unsur pemerintah, komunitas lingkungan, dan relawan berpartisipasi aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Dari hasil gotong royong, sekitar 70 kantong sampah berhasil dikumpulkan dan diangkut menggunakan mobil Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam. Hasil ini menjadi bentuk nyata kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung upaya pengurangan sampah serta meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan permukiman.
Kegiatan gotong royong dalam rangka World Cleanup Day 2026 ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta membangun budaya hidup bersih.
Partisipasi masyarakat diharapkan dapat terus berlanjut melalui kebiasaan membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menjaga kebersihan gang, pelantar, dan fasilitas umum di lingkungan tempat tinggal.
Polsek Sekupang mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian alam, serta bersama-sama memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Apabila masyarakat membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan situasi yang memerlukan penanganan segera, masyarakat dapat menghubungi layanan Polisi 110 yang siap menerima laporan dan pengaduan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, diharapkan kawasan Tanjung Riau semakin bersih, sehat, nyaman, dan kondusif.(Red*)


Posting Komentar