Pimpinan DPRD Siantar Mangatas Silalahi Sebut Wali kota Pematang Siantar Tidak Ada


 

Ket foto  :  Wakil Ketua DPRD Kota Pematang Siantar Mangatas Silalahi

RotasiKepri.com ( Pematang Siantar) --Pimpinan DPRD Kota Pematangsiantar, Mangatas Silalahi sebut tidak ada walikota Pematangsiantar


Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kota Pematangsiantar dari Partai Golkar, Mangatas Silalahi saat menjadi narasumber di acara Sarasehan Kebangsaan Alumni GMNI Kota Pematangsiantar, dengan mengambil thema " Membangun Komunikasi, Kerukunan, Dan Nilai Kebangsaan di Kota Pematangsiantar. Selasa {16/3/2021). di Hotel Grand Palam, Jalan, MH Sitorus.


Dalam pemaparannya Mangatas mengatakan, Toleransi adalah warisan dari leluhur kita, dan sebagai warga Indonesia kita harus merawat dan menjaga toleransi di Kota Pematangsiantar.


"Kita hidup dan bernafas di Republik ini dan ada warisan yang ditinggalkan pendahulu kita dari berbagai lintas agama dan lintas suku" ucap Mangatas. 


Menurut Mangatas, para pendiri bangsa  tidak gampang merumuskan nilai-nilai Pancasila, ada kesepakatan bersama oleh para pendahulu terkait dengan ideologi Pancasila" tidak gampang merumuskan Pancasila itu, dan atas kesepakatan pendahulu kita lahir lah Pancasila ini, dan itulah Dasar Negara kita dan ini sebenarnya tidak bisa ditawar-tawar" tegas Mangatas.


Mangatas juga meminta  bila ada warga Kota Pematangsiantar melenceng dari ideologi pancasila agar di ingatkan."bila ada yang melenceng mari kita saling mengingat kan" ucapnya 


Masih Mangatas, dari sudut pandang APBD Siantar  kegiatan merawat kebangsaan layak di dukung.


"Saya kira APBD kita bagus hanya saja dalam pelaksanannya tidak bagus" ucap Mangatas Kritisi Walikota Pematangsiantar terkait terlemparnya Kota Pematangsiantar dari 10 besar kota Paling Toleran se Indonesia.


Bahkan Mangatas menilai pemerintah Kota Pematangsiantar terlambat lakukan perawatan kebangsaan, " harusnya pemerintah yang buat kegiatan ini" ucap Mangatas. 


Dia juga menilai Walikota Pematangsiantar tidak perduli soal toleransi di Kota Pematangsiantar, "Mau peringkat 10 mau peringkat 11 mana ada masalah  dia (Walikota Siantar)" ucapnya kecewa.


Saat ini kata Mangatas Walikota Kota Pematangsiantar tidak ada bila dikaitkan dengan Toleransi." Kalau saya ditanya ada enggak Walikota di Kota Pematangsiantar? Saya bilang tidak ada. Kalau dibilang ada enggak pemerintahan di Kota Pematangsiantar, ada tapi tidak jalan" ucap Mangatas kecewa (RK - taman/Sabar)



Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.